Sekilas, film zombi terlihat menawarkan cerita yang berbeda. Ada yang dimulai dari eksperimen laboratorium gagal, ada yang berawal dari virus misterius, bahkan ada yang tidak pernah menjelaskan sumber wabah sama sekali. Namun, saat ditonton lebih jauh, banyak film zombi justru terasa memiliki pola yang mirip satu sama lain.
Mulai dari kepanikan pada hari pertama wabah, kelompok penyintas yang terus berpindah tempat, hingga karakter egois yang sering kali lebih berbahaya daripada zombi itu sendiri, berbagai elemen tersebut muncul berulang kali dalam banyak film. Bukan karena sineas kehabisan ide, melainkan karena genre zombi sejak lama memiliki formula yang terbukti efektif membangun ketegangan bagi penonton. Berikut beberapa alasan kenapa banyak film zombi terasa sama meski punya cerita berbeda.
