Kenapa Drama Scarlet Heart Thailand Ganti Judul Menjelang Tayang?

Scarlet Heart Thailand merupakan drama terbaru GMMTV yang akhirnya akan tayang setelah ditunda selama hampir 3 tahun. Drama yang diadaptasi dari novel legendaris China karya Tong Hua ini disebut sebagai proyek termahal dan drama unggulan GMMTV pada 2026 ini, lho. Namun, drama ini justru menuai kontroversi menjelang waktu tayangnya.
Saking disorotnya, GMMTV memutuskan untuk mengganti judul drama ini. Lantas, kenapa drama Scarlet Heart Thailand malah ganti judul menjelang tayang? Simak penjelasan di bawah ini, yuk!
1. Menuai kontroversi karena ketidaksesuaian budaya

cuplikan drama Scarlet Heart Thailand (dok. GMMTV/Scarlet Heart Thailand) Thailand terkenal memiliki kekayaan budaya yang beragam. Lewat drama unggulan ini, GMMTV ingin mengangkat budaya Thailand supaya lebih dikenal dunia. Namun, saat trailer resmi Scarlet Heart Thailand dirilis, drama ini malah menuai kecaman.
Pasalnya, pakaian tradisional dan tari-tarian hingga beberapa hal lain memiliki kesamaan yang besar dengan budaya Myanmar. Warganet Myanmar kemudian mulai melakukan aksi protes kepada GMMTV karena mengakui budaya Myanmar sebagai budaya Thailand. Penggemar Thailand juga ikut protes kepada GMMTV karena dianggap tidak totalitas dalam melakukan riset budaya untuk Scarlet Heart Thailand.
2. Ubah judul menjadi Scarlet Heart Ullavee

cuplikan drama Scarlet Heart Thailand (dok. GMMTV/Scarlet Heart Thailand) Sudah banyak penggemar yang protes. Akhirnya, GMMTV mengambil jalan tengah untuk mengganti judul drama ini. Kalau tadinya berjudul Scarlet Heart Thailand, kini drama ini berubah jadi Scarlet Heart Ullavee.
Ullavee sendiri adalah kerajaan fiktif yang diceritakan dalam drama ini. Banyak penggemar yang setuju dengan penggantian judul ini. Namun, tidak sedikit juga yang menyayangkan keputusan GMMTV karena seharusnya drama unggulan ini bisa jadi momen mengenalkan budaya Thailand.
3. Penggantian judul dilakukan demi meminimkan kerugian

cuplikan drama Scarlet Heart Thailand (dok. GMMTV/Scarlet Heart Thailand) Mengganti judul drama ini bukan keputusan yang mudah bagi GMMTV. Namun, keputusan ini terpaksa diambil karena dianggap paling mudah. Beberapa pilihan lainnya ialah membatalkan drama, menunda waktu tayang, atau kembali melakukan syuting dari awal dengan memakai budaya Thailand yang asli.
Namun, tiga pilihan ini sangat sulit untuk dilakukan. Membatalkan drama yang sudah memakan anggaran produksi paling besar pada tahun ini tentu membawa kerugian yang sangat besar. Menunda waktu tayang hanya akan membuat penggemar geram karena drama ini sudah ditunda selama hampir 3 tahun. Syuting ulang dari awal akan berkali-kali lipat susahnya karena selain riset budaya yang panjang, para aktor dan aktris juga supersibuk serta sulit menyatukan jadwal.
Melihat tiga hal di atas, rasanya mengganti judul menjadi Scarlet Heart Ullavee merupakan pilihan tengah yang paling aman dan meminimkan kerugian. Sayangnya, karena kontroversi ini, beberapa acara promosi drama ini harus dibatalkan. Bagaimanapun, semoga ke depannya GMMTV bisa belajar dari permasalahan produksi drama ini. Oh, ya, Scarlet Heart Ullavee akan mulai tayang pada 6 November mendatang. Masukkan dalam watch list, yuk!





















