Kenapa Nasib Peter Diprediksi Buruk di Spider-Man: Brand New Day?

Fans sejati Marvel tampaknya sedang tersenyum lebar, nih. Pasalnya, sepanjang Juli 2026, Marvel Studios telah menggoda fans lewat trailer perdana Avengers: Doomsday (2026) yang dijadwalkan tayang pada 18 Desember. Tak berhenti sampai di situ, pada akhir bulan ini, Spider-Man: Brand New Day (2026) juga siap menyapa fans sebagai petualangan terbaru Peter Parker (Tom Holland) di jagat Marvel Cinematic Universe (MCU).
Spider-Man: Brand New Day diprediksi bakal membawa Peter ke fase paling berat dalam hidupnya. Berbagai trailer yang dirilis Marvel Studios bersama Sony Pictures memunculkan spekulasi kalau sang superhero bermotif laba-laba ini akan menghadapi cobaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan film-film Spider-Man sebelumnya. Lantas, mengapa banyak fans memprediksi nasib Peter bakal jauh lebih buruk di Spider-Man: Brand New Day?
1. Peter memulai hidup baru tanpa keluarga dan sahabat yang mengenalnya

Dalam Spider-Man: No Way Home (2021), Peter Parker harus menghadapi para musuh Spider-Man dari berbagai semesta akibat mantra Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) yang gagal. Peter bersama dua variannya (Tobey Maguire dan Andrew Garfield) berhasil menghentikan mereka, tetapi itu belum cukup untuk menutup celah multiverse yang telanjur terbuka. Demi menyelamatkan multiverse, Peter dari jagat MCU akhirnya meminta Doctor Strange untuk membuat seluruh dunia melupakan identitasnya, termasuk Happy Hogan (Jon Favreau), Ned Leeds (Jacob Batalon), dan Michelle "MJ" Jones (Zendaya).
Empat tahun setelah Spider-Man: No Way Home, Spider-Man: Brand New Day bakal memperlihatkan Peter yang hidup sendirian di sebuah apartemen sederhana di New York. Sekilas, kondisi ini mungkin mengingatkanmu pada Peter versi Maguire yang pernah menghuni apartemen murahan sambil berjuang menyeimbangkan kehidupan pribadinya dengan tanggung jawab sebagai Spider-Man. Berbeda dengan Peter versi Maguire yang masih memiliki orang terdekat, Peter versi Holland benar-benar memulai hidup dari nol tanpa ada sosok yang dapat dijadikannya tempat bersandar.
2. Peter menghadapi perubahan fisik yang mengancam hidupnya

Usut punya usut, Peter Parker disebut-sebut akan melawan musuh dari dalam dirinya sendiri. Sejumlah trailer Spider-Man: Brand New Day telah memunculkan petunjuk kalau Peter tengah mengalami perubahan fisik yang mengerikan, mulai dari mata yang menghitam hingga perilakunya yang terlihat semakin agresif. Peter bahkan diperlihatkan meminta bantuan Bruce Banner (Mark Ruffalo), seorang ilmuwan sekaligus anggota inti Avengers yang telah lama mempelajari fenomena transformasi biologis.
Berdasarkan premis resmi Spider-Man: Brand New Day yang beredar di halaman resmi Marvel, Peter disebut menghadapi evolusi fisik yang dipicu oleh tekanan hidup sebagai superhero. Banyak fans yang menduga film ini akan mengadaptasi cerita The Other: Evolve or Die (2005—2006) ketika Peter yang sedang sekarat mengalami evolusi biologis dan memperoleh kekuatan baru. Jika dugaan tersebut benar, dia bakal menghadapi ujian yang jauh lebih berat karena harus berjuang melawan evolusi fisik ini tanpa dukungan orang-orang terdekat.
3. Peter bertemu musuh baru dan sekutu yang berbeda prinsip dengannya

Di tengah upayanya mengatasi perubahan fisik yang sedang dialaminya, Peter Parker juga harus berurusan dengan musuh-musuh yang mengancam kota New York. Dia harus menghadapi Scorpion (Michael Mando), Tombstone (Marvin Jones III), Tarantula, Boomerang, Ramrod (Billy Clements), hingga Hulk yang sedang mengamuk. Situasi semakin pelik dengan kedatangan karakter misterius yang diperankan Sadie Sink, bintang serial Stranger Things (2016—2025), yang sampai sekarang belum diketahui apakah dia menjadi lawan atau kawan bagi sang manusia laba-laba.
Alih-alih bertarung bersama sesama superhero, Peter kali ini terpaksa bekerja sama dengan Frank Castle alias Punisher (Jon Bernthal). Debut dalam serial Marvel's Daredevil Season 2 (2016) sebelum mendapatkan serial solonya, Punisher adalah seorang antihero sekaligus veteran perang yang tidak segan menghabisi musuh-musuhnya dengan brutal. Mengingat Peter selalu berpegang teguh pada prinsip no killing, bukan tidak mungkin perbedaan ini akan memicu bentrokan ideologi di antara dirinya dan Punisher.
4. Peter kini menjalani hidup sebagai full-time Spider-Man sendirian

Menurut premis resmi Spider-Man: Brand New Day, Peter Parker diceritakan telah meninggalkan kehidupan normalnya demi mengabdikan seluruh hidupnya sebagai Friendly Neighborhood Spider-Man. Keputusan ini menjadi konsekuensi dari mantra Doctor Strange dalam Spider-Man: No Way Home ketika seluruh orang terdekatnya tak lagi mengingat Peter. Dengan kata lain, dia harus menjalankan kehidupannya sebagai pelindung kota New York seorang diri tanpa seorang pun yang mengetahui identitasnya di balik topeng Spider-Man.
Dalam wawancaranya dengan Entertainment Weekly, Tom Holland menjelaskan kalau Spider-Man: Brand New Day dimaksudkan sebagai babak baru bagi Peter di MCU. Film ini mencoba menghadirkan kisah Peter yang lebih membumi tanpa bergantung pada bayang-bayang Avengers. Pendekatan ini mungkin membuatmu teringat pada Peter versi Tobey Maguire dan Andrew Garfield yang beraksi sebagai Spider-Man tanpa campur tangan para superhero lain.
5. Peter kehilangan satu-satunya orang yang paling dia cintai

Sepanjang kiprah Spider-Man di layar lebar, kekasih atau love interest selalu menjadi bagian penting dari kisah sang manusia laba-laba. Tak cuma dikenal karena menghadapi villain berbahaya, sang superhero laba-laba juga identik dengan hubungan asmara yang hampir selalu berakhir kandas. Hampir setiap kisah romansa Peter meninggalkan luka mendalam, seperti yang dialami Peter versi Andrew Garfield yang harus merelakan Gwen Stacy (Emma Stone) tewas dalam The Amazing Spider-Man 2 (2014).
Bayangkan harus menjalani hidup ketika orang yang paling dicintai tak lagi mengingat dirimu. Itulah kenyataan pahit yang mesti dihadapi Peter dalam Spider-Man: Brand New Day. Melihat MJ, perempuan yang paling dicintainya, melanjutkan hidup tanpa sedikit pun mengingat dirinya tentu menjadi luka yang akan terus menggentayangi perjalanan Peter sebagai Spider-Man.
Selama ini Peter Parker selalu berusaha menyelamatkan orang lain, tetapi kali ini dia tampaknya juga harus menyelamatkan diri sendiri. Dia tak hanya menghadapi para penjahat, tetapi juga harus bergulat dengan rasa kesepian, kehilangan, dan perubahan yang mengancam hidupnya. Mampukah sang superhero laba-laba melewati babak baru dalam hidupnya? Nantikan jawabannya dalam Spider-Man: Brand New Day yang tayang di bioskop Tanah Air pada 29 Juli 2026!




















