5 Fakta Warung Uncle Muthu di Upin & Ipin yang Jarang Diketahui

- Warung Uncle Muthu awalnya hanya menjual minuman, lalu berkembang setelah ayah Upin dan Ipin menyarankan penambahan meja, kursi, nasi lemak, dan kue.
- Lokasi warung sebelumnya adalah pabrik sepatu batik yang terbakar dan tak dibangun kembali; Uncle Muthu pernah menjadi juru masak kantin pabrik tersebut.
- Warung menjadi tempat nostalgia warga bekas pekerja pabrik, pernah dipakai syuting acara masak Chef Wan, serta dikelola Uncle Muthu dengan bantuan saat ramai.
Dalam serial Upin & Ipin, warung makan milik Uncle Muthu menjadi salah satu tempat ikonik di Kampung Durian Runtuh. Warung tersebut menyajikan beragam makanan dan minuman, mulai dari nasi goreng, mi goreng, ais ABCD, hingga ais kepal. Uncle Muthu juga menjual nasi lemak dan karipap buatan Kak Ros yang dititipkan di warungnya.
Tak sekadar menjadi tempat makan, warung Uncle Muthu juga memiliki fakta menarik yang diungkap dalam beberapa episode Upin & Ipin. Penasaran? Yuk, simak artikel berikut ini!
1. Sebelum buka warung makan, Uncle Muthu berjualan air

Cuplikan episode Mimpi Terindah di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production) Warung makan Uncle Muthu menjual aneka makanan dan minuman. Namun, dalam episode “Mimpi Terindah”, diceritakan bahwa pada awalnya Uncle Muthu membuka warung untuk berjualan air. Setiap pagi, ayah Upin dan Ipin juga berjualan nasi lemak di dekat warung tersebut. Ia kemudian menyarankan Uncle Muthu untuk memperbesar warungnya.
Mereka pun menambahkan meja dan kursi agar pembeli bisa duduk dan makan dengan nyaman. Setelah ayah dan ibu Upin dan Ipin menikah, mereka meminta Uncle Muthu untuk menjual nasi lemak dan kue. Menu tersebut kemudian dijual di warungnya hingga sekarang.
2. Lokasi warung Uncle Muthu dulunya merupakan pabrik sepatu batik

cuplikan episode Mimpi Terindah di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production) Warung makan milik Uncle Muthu ternyata menyimpan kisah menarik. Dalam episode “Kasut Batik”, diceritakan bahwa warung tersebut berada di lokasi yang dulunya merupakan pabrik sepatu batik. Pabrik itu pernah menjadi tempat bekerja bagi banyak warga Kampung Durian Runtuh.
Suatu hari, pabrik tersebut mengalami kebakaran dan tidak pernah dibangun kembali. Akibatnya, banyak warga kehilangan pekerjaan. Setelah kejadian tersebut, tempat itu kemudian menjadi lokasi warung milik Uncle Muthu.
3. Uncle Muthu pernah jadi juru masak di kantin pabrik

cuplikan episode Kasut Batik di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Rupanya, Uncle Muthu memang sudah jago masak sejak dulu. Dalam episode "Kasut Batik" Uncle Muthu mengungkapkan bahwa ia pernah bekerja sebagai juru masak di kantin pabrik sepatu batik. Menurut Tok Dalang, masakan buatan Uncle Muthu sangat lezat dan disukai para karyawan. Gak heran, jika Uncle Muthu bisa menyediakan berbagai menu masakan di warungnya.
Warga Kampung Durian Runtuh lainnya yang juga pernah bekerja di pabrik tersebut, di antaranya Tok Dalang, Ah Tong, serta ibu Upin dan Ipin. Tok Dalang bertugas membuat sepatu sekaligus mencatat produksi harian, sedangkan Ah Tong menjadi kepala pabrik. Sementara itu, ibu Upin dan Ipin pernah bekerja sebagai pelukis motif batik pada sepatu, meski hanya sebentar.
4. Alasan Tok Dalang dan Ah Tong sering datang ke warung Uncle Muthu

cuplikan episode Lindungi Diri dan Keluarga di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production) Warung Uncle Muthu tidak hanya menjadi tempat warga Kampung Durian Runtuh membeli makanan. Banyak warga datang ke sana untuk sekadar berkumpul dan mengobrol santai, termasuk Tok Dalang dan Ah Tong. Dalam episode “Kasut Batik”, Tok Dalang menjelaskan alasan dirinya dan Ah Tong sering datang ke warung tersebut.
Mereka senang berkumpul di warung Uncle Muthu karena tempat itu mengingatkan masa-masa ketika masih bekerja di pabrik sepatu. Mereka biasanya duduk, makan atau minum sambil mengobrol, seperti yang dilakukan pada masa lalu. Bagi Tok Dalang, Ah Tong, dan Uncle Muthu, berkumpul di warung tersebut juga menjadi momen untuk bernostalgia.
5. Warung makan Uncle Muthu pernah jadi lokasi syuting acara masak

cuplikan episode Masak-Masak di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production) Warung makan milik Uncle Muthu ternyata pernah dijadikan lokasi syuting acara masak-masak, nih. Momen tersebut ditampilkan dalam episode “Masak-Masak”. Saat itu, Chef Wan datang ke Kampung Durian Runtuh untuk melakukan syuting acara masak dengan tema nasi goreng khas Kampung Durian Runtuh.
Upin, Ipin, Ehsan, dan Fizi yang berada di sana pun meminta bantuan Uncle Muthu agar bisa bertemu langsung dengan koki idola mereka. Dalam kesempatan tersebut, Uncle Muthu memperkenalkan berbagai menu yang bisa ia masak dan dijual di warungnya. Chef Wan pun memuji kemampuan Uncle Muthu dalam memasak beragam hidangan.
Uncle Muthu biasanya mengelola warungnya seorang diri, mulai dari memasak, menyajikan makanan hingga menjadi kasir. Namun, ketika pembeli sedang ramai, ia juga pernah dibantu Abang Salleh, Upin, Ipin, dan teman-teman. Tak hanya itu, Uncle Muthu juga pernah mengadakan berbagai acara yang menarik perhatian warga, seperti nobar Piala Dunia dan lomba karaoke.



















