Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kesalahpahaman Terbesar dalam One Piece, Apa Saja?
Gol D Roger (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Pemerintah Dunia sengaja menyebarkan propaganda untuk menutupi kebenaran dalam dunia One Piece.

  • Banyak karakter disalahpahami akibat informasi yang dipelintir atau tidak lengkap.

  • Beberapa fakta penting baru terungkap setelah kilas balik dan perkembangan cerita.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jika hidup dalam semesta One Piece, kamu tidak bisa sepenuhnya percaya pada berita yang beredar. Bukan tanpa alasan, itu karena Pemerintah Dunia benar-benar sepenuhnya menguasai media. Belum lagi, sang pemilik Koran Berita Ekonomi Dunia, Morgans, juga sering membelokkan fakta hanya untuk meraih keuntungan yang besar.

Selama seri berlangsung, banyak misinformasi dan disinformasi yang beredar dalam lautan One Piece. Berikut lima kesalahpahaman terbesar dalam seri One Piece. Simak ulasan berikut!

5. Chopper dan Bepo hanyalah binatang peliharaan

Chopper memegang Rumble Ball. (dok. Toei Animation/One Piece)

Chopper memiliki peran penting sebagai dokter Bajak Laut Topi Jerami. Sementara itu, Bepo juga berperan besar sebagai navigator Bajak Laut Heart. Meski tergabung dalam kru besar, mereka memiliki bounty yang sangat kecil.

Chopper hanya memiliki bounty sebesar 1.000 Berry, sementara Bepo hanya memiliki bounty sebesar 1.500 Berry. Bukan tanpa alasan kenapa mereka memiliki bounty yang sangat kecil. Pemerintah Dunia salah mengira mereka sebagai hewan peliharaan sehingga tidak menganggap Chopper dan Bepo sebagai ancaman.

4. Loki tidak membunuh ayahnya hanya untuk Buah Iblis

Loki berjanji akan membalaskan dendam Harald. (dok. Shueisha/One Piece)

Ketika pertama kali diperkenalkan, Loki dianggap tidak lebih dari sekadar pembawa sial bagi Elbaf. Bahkan, Loki memiliki julukan sebagai Aib Elbaf. Hal ini karena rumor bahwa Loki membunuh ayahnya, Raja Harald, hanya untuk mencuri Buah Iblis yang telah menjadi pusaka Elbaf.

Namun, kilas balik Harald mengungkapkan alasan yang sebenarnya kenapa Loki membunuh ayahnya. Loki terpaksa membunuh Harald karena tubuh ayahnya sudah dikuasai oleh Im. Menariknya, Harald adalah orang yang menyuruh Loki untuk memakan Buah Iblis tersebut untuk membunuhnya.

3. Robin ingin menghancurkan dunia menggunakan Senjata Kuno

Robin melarikan diri. (dok. Toei Animation/One Piece)

Penggemar One Piece tentu tahu bahwa meneliti Abad Kekosongan merupakan hal tabu. Hal ini yang menjadi alasan kenapa mereka menghancurkan Ohara. Meski berhasil selamat dari pembantaian di Ohara, Nico Robin tidak pernah hidup tenang.

Pemerintah Dunia menyebarkan fitnah bahwa Robin adalah Anak Iblis yang berniat menghancurkan dunia menggunakan Senjata Kuno. Bahkan, mereka memasang bounty sebesar 79 juta Berry hanya untuk anak sebesar 8 tahun. Di balik itu, Robin sama sekali tidak berniat untuk menghancurkan dunia menggunakan Senjata Kuno. Robin tidak lebih dari seseorang yang tahu cara membaca Poneglyph dan hanya ingin mengungkap rahasia Abad Kekosongan.

2. Buggy bukan pendiri Cross Guild

Cross Guild (dok. Shueisha/One Piece)

Bisa dibilang, ini adalah kesalahpahaman paling konyol dalam daftar ini. Cross Guild dibentuk setelah Crocodile dan Dracule Mihawk sepakat untuk membentuk aliansi. Nama mereka naik dengan cepat karena mereka memberikan bounty pada Marinir.

Awalnya, Crocodile hanya menagih utang pada Buggy. Namun, karena tidak bisa membayar, Buggy mengganti utangnya dengan tenaga anak buahnya. Di sini, kesalahpahaman dimulai.

Dengan bodoh, anak buah Buggy menyebarkan poster dengan posisi Buggy berada di tengah antara Crocodile dan Mihawk. Otomatis, orang mengira bahwa Buggy adalah pemimpin Cross Guild. Hasilnya, Buggy menjadi orang yang diangkat menjadi Yonko.

1. Roger tidak ditangkap dan namanya bukan Gold Roger

eksekusi Gol D Roger (dok. Toei Animation/One Piece)

Sejak seri pertama kali dimulai, dijelaskan bahwa sang Raja Bajak Laut, Gold Roger, adalah orang yang telah memulai era Bajak Laut Besar. Selama bertahun-tahun, kita percaya bahwa nama sang Raja Bajak Laut adalah Gold Roger.

Hingga Topi Jerami bertemu Dr. Kureha, terungkap bahwa nama Roger bukanlah Gold Roger. Nama asli sang Raja Bajak Laut adalah Gol D Roger. Pemerintah Dunia sengaja mengganti nama Roger untuk menyembunyikan fakta bahwa Roger adalah seorang D.

Tak hanya itu, Pemerintah Dunia selalu mengeklaim bahwa mereka berhasil menangkap sang Raja Bajak Laut. Faktanya, mereka tidak pernah menangkap Roger. Roger dieksekusi bukan karena kalah dari Angkatan Laut, melainkan sengaja menyerahkan diri pada Angkatan Laut.

Dalam semesta One Piece, kita memang tidak boleh percaya pada media pemerintah. Berita yang disebarkan penuh dengan kebohongan dan propaganda Pemerintah Dunia. Jadi, bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article