Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Tokoh Kunci dalam Perang Puncak Marineford One Piece

7 Tokoh Kunci dalam Perang Puncak Marineford One Piece
Luffy menghadapi trio Laksamana. (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya Sih
  • Blackbeard memicu Perang Puncak, sedangkan Whitebeard memimpin serangan untuk menyelamatkan Ace.

  • Luffy, Jinbe, dan Akainu menjadi tokoh penting yang menentukan jalannya pertempuran.

  • Shanks mengakhiri perang, sementara kematian Whitebeard menandai lahirnya era baru bajak laut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hingga saat ini, Marineford Arc masih menjadi arc terbaik One Piece sebelum time skip. Bagaimana tidak, arc tersebut menampilkan perang besar. Berawal dari pengkhianatan Blackbeard, semua berubah menjadi perang antara Angkatan Laut dengan bajak laut.

Dari sekian banyak orang yang terlibat dalam Perang Puncak, ada beberapa tokoh kunci yang berpengaruh besar pada perang. Siapa saja? Simak ulasan berikut!

1. Blackbeard

Blackbeard menggunakan Gura Gura no Mi.
Blackbeard menggunakan Gura Gura no Mi. (dok. Toei Animation/One Piece)

Blackbeard bisa dibilang sebagai dalang utama dari Perang Puncak di Marineford. Semua dimulai ketika Blackbeard mengkhianati Bajak Laut Whitebeard dengan membunuh Thatch. Ace kemudian melakukan pengejaran terhadap Blackbeard, tetapi dirinya malah berakhir dikalahkan Blackbeard.

Bibit Perang Puncak mulai ditanam ketika Blackbeard menyerahkan Ace guna bergabung dengan Shichibukai. Hal tersebut memicu Perang Puncak karena Angkatan Laut memutuskan untuk mengeksekusi Ace di Marineford. Tidak tinggal diam, Whitebeard dan sekutunya langsung menyerbu Marineford sehingga terjadilah Perang Puncak.

Peran Blackbeard bukan hanya menginisiasi Perang Puncak. Namun, dirinya juga menjadi orang yang mengakhiri era Whitebeard. Selama perang berlangsung, Blackbeard bertanggung jawab atas kematian Whitebeard.

2. Portgas D Ace

Ace ditahan di Impel Down.
Ace ditahan di Impel Down. (dok. Toei Animation/One Piece)

Peran Portgas D Ace sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Blackbeard. Ace juga bisa dibilang sebagai orang yang memulai Perang Puncak. Bukan tanpa sebab, Perang Puncak terjadi karena Angkatan Laut hendak mengeksekusi Ace.

Sebelum semuanya terjadi, Shanks sempat memberikan peringatan pada Whitebeard tentang Blackbeard. Sayangnya, Whitebeard terlalu keras kepala untuk mendengar saran dari Shanks. Hasilnya, Ace dikalahkan Blackbeard sehingga terjadilah Perang Puncak.

3. Whitebeard

kematian Whitebeard
kematian Whitebeard (dok. Toei Animation/One Piece)

Seharusnya, Perang Puncak bisa saja tidak terjadi jika Ace mendengarkan Whitebeard. Setelah pengkhianatan Blackbeard, Whitebeard sempat melarang Ace untuk mengejar Blackbeard. Namun, Ace bersikeras mengejar Blackbeard karena menurutnya pengkhianatan Blackbeard merupakan penghinaan terbesar terhadap Whitebeard.

Tentunya, Whitebeard memiliki peran kunci dalam Perang Puncak. Sebelum eksekusi Ace, Whitebeard membawa semua sekutunya untuk menyerang Marineford. Di sana, Whitebeard tidak hanya menjadi kapten yang cuman bisa memberikan perintah. Namun, dirinya juga ikut bertarung dengan Angkatan Laut.

Sayangnya, Whitebeard gugur saat bertarung dengan Bajak Laut Blackbeard. Kekalahan Whitebeard tidak hanya membubarkan Bajak Laut Whitebeard, tetapi juga menjadi titik lahirnya era baru. Karena sebelum kematiannya, Whitebeard menyatakan bahwa One Piece itu ada.

4. Akainu

Ace melindungi Luffy dari Akainu.
Ace melindungi Luffy dari Akainu. (dok. Toei Animation/One Piece)

Meski semua Marinir terlibat dalam Perang Puncak, Akainu menjadi Marinir paling berpengaruh sepanjang perang berlangsung. Saat perang pecah, Luffy sebenarnya sempat menyelamatkan Ace. Namun, Ace malah terprovokasi oleh ucapan Akainu yang mengatakan bahwa Whitebeard hanyalah pecundang dari masa lalu.

Tak terima, Ace langsung menyerang Akainu, tetapi malah berakhir dikalahkan oleh sang Laksamana. Kematian Ace di tangan Akainu menjadi kunci kemenangan Angkatan Laut. Pasalnya, Bajak Laut Whitebeard pada akhirnya gagal menyelamatkan Ace.

5. Monkey D Luffy

Luffy menggunakan Haoshoku Haki.
Luffy menggunakan Haoshoku Haki. (dok. Toei Animation/One Piece)

Tentu saja Monkey D Luffy menjadi salah satu tokoh kunci dalam Perang Puncak. Setelah menerima kabar tentang eksekusi Ace, Luffy langsung menerobos Impel Down untuk menyelamatkan kakaknya. Sayangnya, Luffy datang terlambat sehingga dirinya juga harus terlibat dalam Perang Puncak. Di sana, Bajak Laut Whitebeard menahan Angkatan Laut guna membuat Luffy fokus pada penyelamatan Ace.

Tak hanya itu, Luffy juga menambah kekuatan sekutu Whitebeard dengan membawa Crocodile dan Jinbe. Selama perang berlangsung, Luffy hampir bernasib sama dengan kakaknya. Untungnya, Jinbe berhasil menyelamatkan Luffy dari pukulan maut Akainu.

Setelah kematian Ace, fokus utama Bajak Laut Whitebeard berubah menjadi melindungi Luffy. Mereka percaya bahwa Luffy mewarisi kehendak Ace. Karena itu, Bajak Laut Whitebeard rela berkorban demi melindungi Luffy.

6. Jinbe

Jinbe melindungi Luffy dari serangan Akainu.
Jinbe melindungi Luffy dari serangan Akainu. (dok. Toei Animation/One Piece)

Perlu diakui jika Jinbe memiliki loyalitas yang luar biasa. Sebelumnya, Jinbe merupakan salah satu anggota Shichibukai. Namun, Jinbe kemudian ditahan di Impel Down karena menolak bertarung dengan Whitebeard.

Bukan tanpa alasan, Jinbe menolak bertarung dengan Whitebeard karena sang Yonko sudah melindungi Pulau Manusia Ikan. Ketika Luffy membobol Impel Down, Jinbe dibebaskan oleh Luffy dan bergabung dengan Luffy. Jinbe merasa memiliki utang budi pada Whitebeard sehingga dirinya harus membantu Luffy menyelamatkan Ace.

Meski tidak terlalu berkontribusi besar dalam kekuatan, Jinbe tetap merupakan tokoh kunci Perang Puncak. Tanpa Jinbe, Marineford Arc mungkin akan menjadi arc terakhir One Piece. Jika bukan karena Jinbe, Luffy tidak akan selamat dari serangan Akainu.

7. Shanks

Bajak Laut Rambut Merah
Bajak Laut Rambut Merah (dok. Toei Animation/One Piece)

Shanks mungkin memang tidak memiliki kepentingan dalam Perang Puncak. Meski begitu, Shanks justru menjadi salah satu kunci utama dalam Perang Puncak. Shanks tidak hanya menghentikan perang, tetapi dirinya juga mencegah kehancuran dalam Perang Puncak.

Setelah kemenangan Angkatan Laut, para Marinir dan bajak laut terus melanjutkan pertempuran tanpa alasan yang jelas. Untungnya, Bajak Laut Rambut Merah datang pada waktu yang tepat. Shanks mengatakan bahwa siapa saja yang masih ingin membunuh satu sama lain tanpa alasan, mereka harus menghadapi Rambut Merah. Seketika, pernyataan Shanks langsung menghentikan perang.

Tak hanya itu, Shanks juga mencegah kekacauan yang lebih besar dalam Perang Puncak. Ketika perang dimulai, Kaido sempat pergi ke Marineford hanya untuk bersenang-senang. Namun, Shanks berhasil menahan Kaido di perbatasan Dunia Baru. Entah apa yang dilakukan oleh si Rambut Merah, Shanks berhasil memulangkan Kaido ke Wano.

Perang Puncak memang melibatkan banyak tokoh besar dan berpengaruh. Namun, dari semua orang yang terlibat, ketujuh karakter di atas memiliki kunci utama dalam pertempuran. Jadi, bagaimana menurutmu? Dari ketujuh karakter di atas, siapa MVP dalam Perang Puncak One Piece?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More