Chua KOTAK pada Rabu (30/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Bagi Chua, pelajaran soal komunikasi ternyata gak hanya berlaku ketika KOTAK berada di atas panggung. Di balik pertunjukan, musisi juga perlu membangun relasi dengan orang-orang di industri musik. Chua mengatakan KOTAK sendiri masih terus mencari cara untuk mempromosikan karya dan mendapatkan kesempatan tampil. Bahkan setelah 22 tahun berkarier, mereka masih berdiskusi mengenai alasan KOTAK gak tampil di festival atau acara tertentu.
“Jujur KOTAK aja masih struggling sampai sekarang gitu. Kita kayak abis ini, kita promonya gimana ya? Terus bahkan ya sampai nih kalau aku mau jujur-jujuran aja, di obrolan grup kita sekarang itu, kita masih bertanya-tanya, 'Kok kita gak main di festival ini ya? Ini lagi ini padahal ini lagi temanya lagu nostalgia semua nih. Kok kita kan lagu kita juga banyak yang nostalgia, kenapa gak begini?' Banyak pertanyaan kenapa kita gak main apa ya?" ujarnya.
Chua lalu melanjutkan, "Dan itu pun jadi pembahasan kita gitu. Apa kita kurang temenan sama circle-circle anak ini? Tapi ternyata memang yang menjadi motivasi kita, ternyata memang umur berapa pun circle itu memang penting. Kita harus gimana caranya kenal minimal pernah nongkrong sama orang-orang yang ternyata capable di dunia yang nantinya akan kita tuju gitu."
KOTAK sendiri kini sudah resmi keluar dari label Warner Music Indonesia setelah bersama selama 18 tahun dan kini menjadi band independen. Sebagai langkah baru di jalur mandiri, mereka merilis single terbaru berjudul "YOLO" pada Agustus 2026 lalu.