Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kronologi Denada Digugat Rp7 Miliar Setelah Diduga Telantarkan Anak

potret Denada
potret Denada (Instagram.com/denadaindonesia)
Intinya sih...
  • Penyanyi Denada diduga menelantarkan anak setelah digugat pemuda Banyuwangi yang mengaku sebagai anak kandungnya.
  • Gugatan diajukan di Pengadilan Negeri Banyuwangi sejak 26 November 2025.
  • Manajemen Denada merespons isu tersebut dengan menyatakan bahwa persoalan ini merupakan ranah keluarga yang seharusnya dihormati privasinya. Mereka juga memohon ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Denada saat ini sedang ramai menjadi sorotan publik. Pedangdut putri mendiang Emilia Contessa tersebut diduga memiliki anak selain Shakira Aurum, setelah seorang pemuda asal Banyuwangi muncul dan mengaku sebagai anak kandungnya yang telah ditelantarkan.

Denada pun digugat ganti rugi sebesar Rp7 miliar oleh pemuda yang mengaku sebagai anak kandung sang penyanyi tersebut. Terkait hal ini, manajemen Denada pun telah memberikan respons. Berikut kronologinya.

1. Denada digugat Rp7 M atas dugaan penelantaran anak

potret Denada
potret Denada (Instagram.com/denadaindonesia)

Penyanyi Denada belum lama ini digugat pemuda Banyuwangi yang mengaku sebagai anak kandungnya atas dugaan penelantaran anak. Meski baru ramai di media sosial, gugatan tersebut ternyata sudah diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025.

Sang pemuda disebut lahir di Jakarta pada 2002 dan kemudian dibawa ke Banyuwangi. Kini, ia pun menuntut ganti rugi materiil kepada Denada sebesar Rp7 miliar.

Diketahui, sidang mediasi atas perkara ini telah digelar satu kali. Meski begitu, Denada disebut tidak menghadiri panggilan sidang.

2. Manajemen rilis pernyataan resmi

potret Denada
potret Denada (Instagram.com/denadaindonesia)

Menanggapi kabar tersebut, Risna Ories dari manajemen Denada pun angkat bicara. Risna mengaku prihatin atas isu publik yang berkembang saat ini. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan ranah keluarga yang seharusnya dihormati privasinya.

“Saya Risna Ories selaku perwakilan dari Management Denada, menyampaikan: Sangat prihatin atas isu publik yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga karena bagaimana pun semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita,” tulis Risna dalam pernyataan resminya.

Risna menjelaskan, situasi ini tidak mudah bagi Denada. Mereka pun juga berusaha untuk memahami berbagai pertanyaan yang muncul dan akan menghargai setiap dukungan.

3. Mohon ruang dan waktu bagi Denada

potret Denada
potret Denada (Instagram.com/denadaindonesia)

Risna menjelaskan bahwa saat ini Denada dan tim hukumnya juga sedang menelaah kasus ini secara cermat untuk menghormati kasus hukum yang sedang bergulir. Sebelum menutup pernyataannya, Risna memohon agar Denada juga diberi ruang dan waktu.

“Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional dan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak,” ungkap Risna.

Adapun sidang mediasi atas gugatan terhadap Denada ini kembali dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/1/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Hype

See More

Biodata dan Profil Olla JKT48, Si MC Andalan yang Ceria nan Kocak

13 Jan 2026, 21:34 WIBHype