Kronologi Isu Juicy Luicy Over Bagasi-Batal ke Batam, Versi EO dan Band

Juicy Luicy akhir-akhir ini diperbincangkan di media sosial. Berawal dari batalnya mereka berangkat ke Batam untuk memenuhi jadwal manggung karena masalah biaya bagasi, topik berkembang besar hingga sederet musisi ikut mengomentari masalah ini.
Pihak penyelenggara, XYZ Liveground Batam, sempat memberikan klarifikasi versi mereka saat topik ini ramai dibicarakan. Sementara itu, Juicy Luicy juga baru saja merilis pernyataan resmi terkait permasalahan batalnya jadwal manggung mereka di Batam. Apa yang sebenarnya terjadi?
1. Tambahan biaya bagasi jadi permasalahan utama

poster Juicy Luicy yang harusnya tampil di XYZ Liveground Batam (instagram.com/xyzliveground) Awal masalah ini diketahui publik dari unggahan Instagram resmi Juicy Lucy beberapa waktu lalu. Mereka mengumumkan tidak dapat memenuhi jadwal manggung di acara XYZ Liveground 2026 di Batam.
Uan Kaisar dan kawan-kawan menjelaskan, ada kewajiban penyelenggara yang belum diselesaikan, yang menghambat perjalanan Juicy Luicy untuk menuju ke Batam. Kemudian belakangan diketahui bahwa kewajiban penyelenggara yang dimaksud salah satunya adalah soal biaya ekstra bagasi pesawat.
2. Klarifikasi versi penyelenggara

klarifikasi versi penyelenggara XYZ Liveground Batam (instagram.com/xyzliveground) Penyelenggara acara XYZ Liveground Batam lebih dulu buka suara mengenai ramai-ramai masalah Juicy Luicy batal manggung. Menurut unggahan mereka di Instagram Story, penyelenggara mengaku telah mempersiapkan kebutuhan performer, termasuk fee yang dibayar penuh, tiket penerbangan PP, hotel, hospitality, sampai kebutuhan lainnya sesuai riders.
Namun, masalah muncul ketika proses perjalanan band menuju Batam. Saat Juicy Luicy akan terbang, pihak penyelenggara mendapat kabar bahwa ada kelebihan bagasi yang harus dibayarkan. Dengan alasan agar prosesnya tidak berbelit-belit, penyelenggara meminta Juicy Luicy untuk membayarkan terlebih dahulu biaya tersebut, lalu akan penyelenggara ganti biayanya setelah band sampai Batam. Mereka menyebut kondisi seperti ini juga pernah terjadi terhadap penampil lain, dan penampil setuju untuk melakukan skema tersebut.
"Karena kebutuhan tersebut muncul pada waktu keberangkatan, penyelenggara menawarkan solusi agar pembayaran kelebihan bagasi dapat terlebih dahulu diselesaikan sehingga perjalanan tetap dapat dilanjutkan. Penyelenggara kemudian menyampaikan bahwa biaya tersebut akan diproses melalui mekanisme reimburse pada pagi hari," tulis penyelenggara XYZ Liveground melalui unggahan Instagram.
Namun, tampaknya negosiasi antara XYZ Liveground dan pihak Juicy Luicy berlangsung alot, sehingga Uan Kaisar dan kawan-kawan akhirnya batal berangkat menuju Batam.
3. Klarifikasi versi Juicy Luicy

klarifikasi versi Juicy Luicy (instagram.com/juicyluicy) Setelah sempat tidak membahas masalah ini, pihak Juicy Luicy akhirnya merilis klarifikasi pada Jumat (11/9/2026). Dalam pernyataan tertulis yang IDN Times terima, mereka mengaku kalau keputusan itu sudah dibahas serius dengan para member dan manajemen sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah disetujui pihak band dan penyelenggara.
Juicy Luicy merunut bahwa ada permasalahan yang sudah mereka pikirkan sejak H-7 sebelum berangkat ke Batam. Saat itu, pihak penyelenggara disebut belum menyelesaikan kewajibannya kepada Juicy Luicy, mulai dari pelunasan fee, kebutuhan perjalanan, hingga akomodasi. Itu semua baru diterima oleh band pada 18 jam sebelum waktu keberangkatan ke Batam.
"Setelah tim menyampaikan bahwa mereka membutuhkan kepastian tiket sebelum berangkat menuju bandara, tiket keberangkatan akhirnya dikirimkan oleh pihak penyelenggara pada pukul 22.26 WIB. Namun, menurut keterangan Juicy Luicy, pada saat itu masih terdapat beberapa kebutuhan yang belum dilengkapi, antara lain bukti penginapan untuk dua malam, tiket kepulangan, serta extra prepaid baggage sebagaimana tercantum dalam riders," bunyi isi klarifikasi Juicy Luicy.
Juicy Luicy menyebut, persoalan bagasi memang menjadi masalah utama tidak jadi berangkatnya mereka ke Batam. Karena belum dipesankan bagasi ekstra sebelumnya, biaya bagasi yang dipesan langsung di bandara jadi membengkak, dari harusnya Rp44 juta jadi Rp64 juta. Selain itu, mereka juga menyebut, penyelenggara memindahkan mereka ke maskapai yang memiliki jatah bagasi 15 kg/orang sehingga bagasi tambahannya membengkak.
Menurut pengakuan mereka, pada tengah malam, tim Juicy Luicy sudah setuju rencana pihak penyelenggara yang mau membayarkan Rp26 juta terlebih dahulu, namun hingga band sampai di bandara Soetta, dana yang dijanjikan tak kunjung diberikan.
“Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka yang sangat besar tersebut setelah kami dibohongi berkali-kali? karena itu kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam di hari Sabtu itu,” ujar band pelantun “Sialan” tersebut.
Tak hanya soal bagasi, pihak band juga merasa ada beberapa kebutuhan perjalanan yang belum dipenuhi oleh penyelenggara. Mereka pun minta maaf telah mengecewakan penggemar yang sudah membeli tiket.




















