5 Lagu Barat tentang Pahitnya Dimanfaatkan dalam Percintaan

- Artikel membahas lima lagu Barat yang menggambarkan kisah cinta tidak seimbang, di mana satu pihak dimanfaatkan oleh pasangannya tanpa mendapat balasan setimpal.
- Tiap lagu menyoroti bentuk pemanfaatan berbeda, mulai dari manipulasi emosional, ketidaksetiaan, hingga ketimpangan peran dalam hubungan karena pengaruh patriarki.
- Melalui lirik-liriknya, lagu-lagu ini menunjukkan betapa menyakitkannya terus berkorban demi pasangan yang tidak menghargai cinta dan usaha tulus seseorang.
Dalam hubungan asmara, kedua pihak harus saling memberi dan menerima agar cinta mereka bisa dianggap seimbang. Jika hanya satu pihak yang terus-menerus menerima, maka hubungan itu bisa disebut tidak setara. Artinya, salah satu pihak dimanfaatkan dan dirugikan.
Nah, melalui lagu Barat berikut ini, kamu akan memahami bahwa hubungan asmara tidak selalu adil bagi kedua pihak. Sebab, ada saja pihak yang mengambil keuntungan dengan memanfaatkan perhatian, tenaga, waktu, dan perasaan dari pasangannya. Liriknya diekspresikan dari sudut pandang korban yang dimanfaatkan.
1. “The Cut That Always Bleed” - Conan Gray

“The Cut That Always Bleed” menyuarakan upaya untuk terbebas dari hubungan yang bikin sengsara. Tokoh dalam lagu ini merasa bak terikat dengan tali yang mengekang. Ia jadi sulit melepaskan diri dari tingkah manis mantan kala memanfaatkannya.
Dia pun menyadari keinginan pujaan hatinya untuk membalikan bukan karena mencintainya. Pujaan hatinya itu hanya kembali karena dicampakkan oleh orang lain. Meskipun tahu semua pengakuan cinta dari sang pujaan hati sebenarnya hanya manipulasi, dia tetap sudi dimanfaatkan. Sebab, dia merasa tak sanggup jika ditinggalkan oleh sang tambatan hati.
2. "I Love You So" - The Walters

“I Love You So” dari The Walters menceritakan tentang susahnya meninggalkan gebetan yang memanfaatkan. Narator dalam lagu ini sangat mendambakan pujaan hatinya. Namun, kasih sayangnya hanya dimanfaatkan sang gebetan yang belum siap berkomitmen.
Liriknya mengungkapkan tingkah pujaan hati yang gemar mengatakan bahwa ia hanya mencintai sang narator berulang kali. Namun, sikapnya menunjukkan hal yang bertentangan. Sebab, dia masih suka bersikap genit pada orang lain. Alhasil, narator dalam lagu ini bertekad untuk mengakhiri karena sudah lelah dimanfaatkan.
3. "Grenade" - Bruno Mars

“Grenade” dari Bruno Mars menggambarkan seseorang yang siap mengorbankan segalanya demi pasangannya. Namun, dia menyadari dirinya lebih banyak memberi kasih sayang. Padahal, sang pasangan tidak menghargai setiap usahanya.
Lagu ini juga mengungkap pedihnya menghadapi kebohongan pasangan yang mengaku mencintai. Padahal, sikapnya tak pernah menunjukkan cinta yang diucapkannya. Alhasil, tokoh dalam lagu ini menyadari bahwa dirinya hanya dimanfaatkan. Meski begitu, dia masih bertahan dan tetap memberi segalanya untuk sang pujaan hati.
4. "Hopelessly Devoted to You" - Olivia Newton-John

“Hopelessly Devoted To You” dari Olivia Newton-John membahas pedihnya sakit hati yang disebabkan oleh pasangan. Tokoh dalam lagu ini menyadari, betapa sulitnya melupakan pasangannya. Jadi, dia lebih memilih menunggu penjelasan pasangan yang tak menghargainya.
Dia sebenarnya sudah mengerti, betapa kehadirannya hanya dimanfaatkan oleh sang pasangan untuk bersikap seenaknya. Meski begitu, dia sudah bertekad untuk tak memilih perpisahan. Sebab, dia terlalu mengabdikan dirinya pada sang pujaan hati.
5. "Labour" - Paris Paloma

“Labour” dari Paris Paloma menyoroti ketidakadilan dalam hubungan suami istri karena ajaran patriarki yang dilanggengkan. Tokoh dalam lagu ini harus mengurus, memahami perasaan, dan memberi perhatian pada pasangannya. Padahal, kebutuhannya sendiri tidak dipedulikan.
Lagu ini mengungkapkan pihak suami yang hanya bisa memanfaatkan ajaran patriarki untuk terus membuat istrinya sengsara. Dia hanya menerima hasil dari semua kerja keras istrinya yang mengurus rumah tangga. Sayangnya, istrinya terus dituntut berkorban karena suaminya dianggap penyelamat hanya karena menikahinya.
Melalui lagu Barat di atas, kita dapat memahami bahwa dimanfaatkan oleh pasangan yang dicintai adalah pengalaman menyakitkan. Sebab, pihak yang dimanfaatkan terus-menerus mengorbankan diri demi kesenangan pasangannya. Padahal, pasangannya sama sekali tak menghargai semua pengorbanannya itu.





![[QUIZ] Pilih Lagu Upin Ipin, Ini Cara Kamu Temukan Kebahagiaan Batin](https://image.idntimes.com/post/20260507/upload_1bb5fdce65746eac586c7ab39eca9959_3afa6115-065c-4eb1-bbc4-372bb0a3516c.png)













