Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Lagu Hit yang Dibenci Penyanyinya Bahkan Sebelum Direkam
Guns N’ Roses (instagram.com/gunsnroses)
  • Beberapa lagu legendaris ternyata sempat dibenci oleh penciptanya sendiri karena alasan seperti tekanan kreatif, perbedaan visi musik, hingga kondisi emosional yang berat saat proses rekaman.
  • Lagu-lagu seperti “Ob-La-Di, Ob-La-Da” milik The Beatles dan “Sweet Child O’ Mine” dari Guns N’ Roses awalnya dianggap terlalu ringan atau tidak sesuai citra band, namun justru menjadi hit besar.
  • Kisah di balik lagu-lagu ini menunjukkan bahwa karya yang lahir dari konflik atau ketidaksukaan pun bisa bertransformasi menjadi bagian penting dalam sejarah musik populer dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak semua lagu legendaris lahir dari rasa cinta sang musisi terhadap karya mereka. Dalam beberapa kasus, justru ada lagu yang awalnya membuat penyanyinya mengeluh, kesal, atau bahkan berharap lagu tersebut tidak pernah direkam sama sekali. Namun ironisnya, beberapa lagu yang paling dibenci itu malah menjadi hit besar dan dikenang hingga puluhan tahun kemudian.

Terkadang seorang artis tidak bisa melihat potensi sebuah lagu saat proses kreatif berlangsung. Ada yang merasa lagunya terlalu komersial, ada yang kecewa karena kehilangan kendali atas karyanya, dan ada pula yang terpaksa merekam lagu dalam kondisi emosional yang berat. Berikut lima lagu terkenal yang ternyata sempat dibenci oleh para musisi yang terlibat di dalamnya.

1. “Ob-La-Di, Ob-La-Da” – The Beatles

Di penghujung perjalanan The Beatles, hubungan antar anggota band mulai dipenuhi ketegangan kreatif. Salah satu sumber frustrasi terbesar bagi John Lennon adalah kecintaan Paul McCartney terhadap lagu-lagu pop yang ringan dan ceria. Menurut berbagai kesaksian dari orang-orang yang berada di studio saat itu, Lennon sangat tidak menyukai “Ob-La-Di, Ob-La-Da” dan menganggap lagu tersebut terlalu sederhana.

Kekesalan Lennon bahkan terlihat saat sesi rekaman berlangsung. Dalam keadaan tidak stabil, ia dikabarkan masuk ke studio, duduk di piano, lalu memainkan intro lagu dengan tempo yang jauh lebih cepat dan keras dari biasanya. Meski awalnya dibenci Lennon, lagu ini justru menjadi salah satu lagu Beatles yang paling mudah dikenali dan terus populer hingga sekarang.

2. “Sweet Child O’ Mine” – Guns N’ Roses

Sulit dipercaya bahwa Slash, gitaris Guns N’ Roses, pernah tidak menyukai lagu yang kemudian menjadi salah satu anthem rock terbesar sepanjang masa ini. Riff gitar pembuka yang kini dianggap ikonik awalnya hanya dimainkan sebagai latihan dan bahkan sempat dianggap tidak serius. Slash merasa lagu tersebut terlalu lembut dibandingkan citra keras dan liar yang ingin ditampilkan Guns N’ Roses saat itu.

Pada masa itu, Slash ingin menjauhkan bandnya dari tren glam metal dan soft rock yang mendominasi Los Angeles. Karena itulah, lagu bernuansa romantis seperti “Sweet Child O’ Mine” terasa bertentangan dengan visinya. Namun setelah dirilis, lagu ini meledak di tangga lagu internasional dan menjadi salah satu karya paling sukses dalam sejarah rock.

3. “God of Thunder” – Kiss

Bagi penggemar Kiss, “God of Thunder” identik dengan Gene Simmons dan persona demoniknya di atas panggung. Namun banyak yang tidak tahu bahwa lagu ini sebenarnya ditulis oleh Paul Stanley. Saat menciptakannya, Stanley membayangkan lagu tersebut akan menjadi salah satu lagu andalannya sebagai vokalis utama.

Harapan itu pupus ketika produser Bob Ezrin memutuskan bahwa lagu tersebut lebih cocok dibawakan oleh Gene Simmons. Keputusan itu membuat Stanley sangat kecewa. Ia merasa lagu yang ditulisnya telah diambil begitu saja dan diberikan kepada orang lain.

Meski demikian, hasil akhirnya justru membantu membentuk salah satu identitas musikal paling kuat dalam sejarah Kiss, menjadikan “God of Thunder” sebagai lagu wajib di hampir setiap konser mereka.

4. “Only a Northern Song” – George Harrison

Tidak semua lagu The Beatles mendapat sambutan hangat dari produser legendaris mereka, George Martin. Ketika George Harrison memperkenalkan “Only a Northern Song”, Martin mengaku kurang terkesan dengan hasilnya. Ia bahkan secara terbuka menyatakan kekecewaannya karena merasa Harrison mampu menghasilkan karya yang jauh lebih baik.

Awalnya lagu tersebut dipertimbangkan untuk masuk ke album Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band, tetapi akhirnya disingkirkan dan baru dirilis dalam soundtrack Yellow Submarine. Meski tidak pernah dianggap sebagai salah satu karya terbaik Harrison, lagu ini tetap menarik karena berisi sindiran terhadap industri musik dan kontrak penerbitan yang saat itu membuat Harrison frustrasi.

5. “Here, My Dear” – Marvin Gaye

Tidak banyak album yang lahir dari situasi pribadi seberat “Here, My Dear”. Marvin Gaye merekam proyek ini di tengah proses perceraian yang penuh konflik dengan istrinya, Anna Gordy. Bahkan album tersebut dibuat sebagian karena kesepakatan hukum yang mengharuskan sebagian pendapatannya diberikan kepada mantan istrinya.

Berbeda dari lagu-lagu cinta Marvin Gaye yang biasanya lembut dan romantis, karya ini dipenuhi kemarahan, kekecewaan, dan rasa pahit yang sulit disembunyikan. Banyak pendengar menganggap album ini sebagai salah satu karya paling jujur dalam kariernya, tetapi jelas bahwa proses pembuatannya bukan pengalaman yang menyenangkan bagi sang penyanyi.

Kisah-kisah di atas menunjukkan bahwa perjalanan sebuah lagu menuju kesuksesan tidak selalu mulus. Dari kelima lagu ini, mana yang paling membuatmu terkejut karena ternyata sempat dibenci oleh penciptanya sendiri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article