5 Lagu Hits yang Ternyata Ditulis dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

- Ed Sheeran menulis “Photograph” bersama Johnny McDaid dalam sekitar 10 menit, berawal dari loop tiga nada piano sederhana.
- Taylor Swift menyelesaikan “We Are Never Ever Getting Back Together” dalam sekitar 25 menit dari percakapan spontan, sementara lirik “Skyfall” Adele ditulis kurang dari 10 menit.
- Kanye West menulis “All Falls Down” sekitar 15 menit, sedangkan Beyoncé merekam “Single Ladies (Put a Ring on It)” dalam kira-kira 20 menit.
Menciptakan lagu yang sukses biasanya membutuhkan proses panjang. Penulis lagu bisa menghabiskan berhari-hari, bahkan berbulan-bulan, untuk mencari melodi, menyusun lirik, dan menemukan aransemen yang tepat. Namun, ada juga lagu-lagu populer yang justru lahir dalam waktu sangat singkat dan akhirnya menjadi salah satu karya paling dikenal dari sang musisi.
Beberapa musisi bahkan hanya membutuhkan hitungan menit untuk menuangkan ide yang ada di kepala mereka menjadi sebuah lagu utuh. Menariknya, lagu-lagu tersebut bukan sekadar karya biasa, melainkan berhasil menjadi hits besar dan melekat di ingatan banyak pendengar. Berikut lima lagu terkenal yang ternyata ditulis dalam waktu kurang dari satu jam.
1. “Photograph” – Ed Sheeran
“Photograph” menjadi salah satu lagu cinta Ed Sheeran yang paling populer. Lagu yang dirilis dalam album x (2014) ini memiliki nuansa akustik sederhana, tetapi liriknya terasa sangat emosional. Menariknya, lagu tersebut ternyata tercipta jauh lebih cepat daripada yang mungkin dibayangkan. Ed Sheeran mengungkapkan bahwa ia hanya membutuhkan sekitar 10 menit untuk menulisnya bersama Johnny McDaid dari Snow Patrol.
Saat itu, McDaid memiliki sebuah loop musik sederhana berupa tiga nada piano yang dimainkan dari laptopnya. Sheeran kemudian mulai menyanyikan kalimat pembuka tentang cinta yang bisa terasa menyakitkan di atas melodi tersebut. Dari sana, lirik dan melodi lagu seolah mengalir begitu saja hingga sebuah lagu utuh terbentuk dalam waktu sekitar 10 menit.
2. “We Are Never Ever Getting Back Together” – Taylor Swift
Taylor Swift hanya membutuhkan sekitar 25 menit untuk menulis “We Are Never Ever Getting Back Together”. Lagu dari album Red (2012) ini kemudian menjadi salah satu lagu perpisahan paling populer dan mudah diteriakkan bersama-sama. Menariknya, inspirasi lagu tersebut tidak benar-benar berasal dari pengalaman putus cinta Swift sendiri pada saat itu. Ide awalnya justru muncul dari percakapan yang terjadi secara spontan di studio.
Ketika seseorang menyebut bahwa Swift mungkin akan kembali bersama mantannya, ia langsung membantahnya dengan kalimat yang kemudian menjadi judul lagu. Swift lalu mengambil gitar dan mulai mengembangkan kalimat tersebut bersama Max Martin dan Shellback. Dalam waktu sekitar 25 menit, sebuah percakapan yang awalnya terdengar sepele berubah menjadi lagu pop yang sangat catchy.
3. “Skyfall” – Adele
“Skyfall” membuktikan bahwa sebuah lagu megah untuk film James Bond pun bisa tercipta dalam waktu yang sangat singkat. Lagu tema film Skyfall (2012) ini ditulis Adele bersama produser Paul Epworth. Menurut Epworth, bagian lirik lagu tersebut bahkan berhasil ditulis dalam waktu kurang dari 10 menit. Prosesnya berlangsung begitu cepat setelah Epworth menemukan musik yang menurutnya cocok untuk menjadi lagu Bond.
Epworth kemudian menghubungi Adele dan memperdengarkan ide musik tersebut kepadanya. Meskipun sempat memperingatkan bahwa musiknya mungkin terdengar terlalu gelap, Adele justru langsung menyukainya. Ketika datang ke studio, Adele bahkan sudah memiliki sebagian lirik di kepalanya dan segera merekam draf pertama bagian verse serta chorus.
4. “All Falls Down” – Kanye West
Kanye West juga pernah menunjukkan betapa cepatnya sebuah ide bisa berubah menjadi lagu penuh makna. “All Falls Down” merupakan salah satu lagu dari album debutnya, The College Dropout (2004). Lagu tersebut membahas isu seperti materialisme, rasa tidak percaya diri, dan tekanan sosial dengan cara yang cukup reflektif. Namun, proses penulisannya ternyata hanya membutuhkan sekitar 15 menit.
West pernah menjelaskan bahwa setelah banyak berinteraksi dengan kelompok hip-hop Dead Prez, ia mulai memahami bagaimana menyampaikan pesan serius tanpa membuat rap terdengar membosankan. Pemahaman tersebut membantunya menemukan pendekatan yang tepat untuk “All Falls Down”. Dalam waktu singkat, ia berhasil menuangkan gagasan tersebut menjadi lirik yang kemudian menjadi salah satu lagu penting di awal kariernya.
5. “Single Ladies (Put a Ring on It)” – Beyoncé
“Single Ladies (Put a Ring on It)” merupakan salah satu lagu Beyoncé yang paling mudah dikenali. Dirilis melalui album I Am... Sasha Fierce (2008), lagu ini tidak hanya populer karena musiknya, tetapi juga karena koreografi ikonik dalam video musiknya. Pesannya cukup sederhana, yaitu mendorong perempuan untuk tidak membuang waktu dalam hubungan yang tidak memiliki kejelasan.
Di balik lagu yang kemudian menjadi fenomena tersebut, proses rekamannya ternyata berlangsung sangat cepat. Produser The-Dream pernah menceritakan bahwa ketika Beyoncé masuk ke studio, ia langsung merasakan bahwa sebuah lagu bagus sedang tercipta. Beyoncé kemudian mampu merekam lagu tersebut hanya dalam sekitar 20 menit.
Lima lagu di atas menunjukkan bahwa proses kreatif tidak selalu harus berlangsung lama untuk menghasilkan karya yang berkesan. Dari kelima lagu tersebut, mana yang paling mengejutkan karena ternyata ditulis dalam waktu sangat singkat?





















