Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lagu Olivia Rodrigo yang Relate dengan Fase Quarter Life Crisis

5 Lagu Olivia Rodrigo yang Relate dengan Fase Quarter Life Crisis
Potret Olivia Rodrigo (instagram.com/oliviarodrigo)
  • Lima lagu Olivia Rodrigo dinilai relevan dengan quarter life crisis, fase usia 20-an yang memicu pertanyaan tentang arah hidup, karier, hubungan, dan pencapaian.
  • "Teenage Dream" serta "Making the Bed" mengangkat kecemasan bertambah dewasa, ketakutan tertinggal, dan evaluasi tanggung jawab atas pilihan pendidikan, pekerjaan, maupun hubungan.
  • "Pretty Isn't Pretty", "Jealousy, Jealousy", dan "Ballad of a Homeschooled Girl" menyoroti tekanan kesempurnaan, perbandingan media sosial, insecure, serta kesulitan beradaptasi di lingkungan baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Quarter life crisis jadi fase yang cukup umum dialami oleh mereka yang memasuki usia 20-an. Pada periode ini, banyak orang mulai mempertanyakan arah hidup, karier, hubungan, hingga pencapaian yang telah diraih. Gak jarang, muncul perasaan bingung, cemas, dan takut tertinggal dibandingkan orang-orang di sekitar.

Menariknya, berbagai emosi tersebut kerap diangkat dalam lagu-lagu Olivia Rodrigo. Penyanyi asal Amerika Serikat ini dikenal piawai menuangkan rasa insecure, overthinking, hingga proses pencarian jati diri ke dalam lirik yang jujur dan emosional. Kalau kamu sedang mengalami quarter life crisis, lima lagu berikut mungkin akan terasa sangat relate.

  1. 1. "Teenage Dream"

    Lagu yang menutup album GUTS (2023) ini jadi salah satu karya Olivia Rodrigo yang paling menggambarkan ketakutan saat beranjak dewasa. Melalui liriknya, Olivia mempertanyakan apakah masa terbaik dalam hidupnya sudah berlalu dan apakah dirinya masih mampu memenuhi ekspektasi yang terus meningkat seiring bertambahnya usia.

    Perasaan tersebut sering dirasakan oleh mereka yang sedang mengalami quarter life crisis. Saat memasuki dunia dewasa, banyak orang mulai khawatir tidak bisa mencapai target hidup yang diinginkan atau merasa tertinggal dari teman-teman sebayanya. Karena itu, "Teenage Dream" terasa seperti lagu yang mewakili kegelisahan banyak anak muda.

  2. 2. "Making the Bed"

    Masuk dalam album GUTS (2023), "Making the Bed" membahas tentang konsekuensi dari pilihan hidup yang telah dibuat. Olivia menggambarkan seseorang yang menyadari bahwa dirinya ikut berperan dalam berbagai masalah yang sedang dihadapi, meskipun terkadang lebih mudah menyalahkan keadaan.

    Tema tersebut sangat dekat dengan realitas usia 20-an. Pada fase ini, seseorang biasanya mulai mengevaluasi keputusan yang pernah diambil, baik terkait pendidikan, pekerjaan, maupun hubungan. Lagu ini menjadi pengingat bahwa menerima tanggung jawab atas pilihan hidup merupakan bagian penting dari proses bertumbuh.

  3. 3. "Pretty Isn't Pretty"

    "Pretty Isn't Pretty" juga merupakan salah satu lagu dalam album GUTS (2023). Lagu ini menyoroti tekanan untuk selalu terlihat sempurna, baik secara fisik maupun mental. Meski telah berusaha keras memenuhi standar yang ada, rasa tidak puas terhadap diri sendiri tetap muncul.

    Di era media sosial, tekanan tersebut terasa semakin nyata. Banyak orang tanpa sadar membandingkan diri mereka dengan kehidupan orang lain yang terlihat lebih ideal. Akibatnya, muncul rasa insecure dan perasaan tidak pernah cukup. Kondisi inilah yang sering menjadi salah satu pemicu quarter life crisis pada generasi muda.

  4. 4. "Jealousy, Jealousy"

    Berbeda dari tiga lagu sebelumnya, "Jealousy, Jealousy" berasal dari album debut Olivia Rodrigo, SOUR (2021). Lagu ini mengangkat tema kecemburuan dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, terutama melalui media sosial yang menampilkan sisi terbaik kehidupan seseorang.

    Kalau kamu sedang mengalami quarter life crisis, lagu ini bisa terasa sangat dekat dengan kenyataan. Melihat teman-teman tampak sukses dalam karier, pendidikan, atau hubungan sering kali memunculkan perasaan tertinggal. Padahal, setiap orang punya perjalanan hidup dan waktunya masing-masing.

  5. 5. "Ballad of a Homeschooled Girl"

    Lagu dari album GUTS (2023) ini menceritakan pengalaman menjadi pribadi yang canggung secara sosial dan sering merasa tidak cocok dengan lingkungan sekitar. Dengan balutan musik yang energik, Olivia menggambarkan rasa malu dan overthinking setelah melakukan kesalahan dalam interaksi sosial.

    Meski terdengar ringan, tema yang diangkat cukup relevan dengan kehidupan dewasa muda. Saat memasuki lingkungan baru, seperti dunia kerja atau perkuliahan, banyak orang merasa kesulitan beradaptasi dan khawatir tidak bisa diterima oleh orang lain. Perasaan tersebut jadi bagian dari proses pencarian jati diri yang kerap hadir dalam fase quarter life crisis.

    Quarter life crisis memang bisa menjadi fase yang melelahkan secara emosional. Namun, melalui lagu-lagu yang jujur dan penuh refleksi, Olivia Rodrigo menunjukkan bahwa rasa takut, bingung, dan tidak yakin terhadap masa depan adalah hal yang wajar dialami. Justru dari proses itulah kamu bisa mengenal diri sendiri lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More