Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lagu One Hit Wonder Era 90-an Ini Wajib Masuk Playlist!

5 min read
5 Lagu One Hit Wonder Era 90-an Ini Wajib Masuk Playlist!
Semisonic (instagram.com/semisonicband)
  • Artikel menyoroti lima lagu one hit wonder era 90-an yang tetap dikenal lintas generasi: “Ice Ice Baby”, “Closing Time”, “Mambo No. 5”, “Lovefool”, dan “What’s Up?”.
  • “Ice Ice Baby” mencetak sejarah sebagai rap pertama nomor satu Billboard Hot 100, sementara “Closing Time”, “Mambo No. 5”, dan “Lovefool” meraih popularitas besar lewat karakter musiknya masing-masing.
  • Di balik melodi catchy, lagu-lagu tersebut mengangkat kisah bahaya, transisi hidup, romansa, cinta sepihak, hingga tekanan hidup; sejumlah artisnya kemudian berkiprah sebagai penulis lagu atau produser.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

One hit wonder adalah istilah bagi musisi atau band yang hanya meraih satu kesuksesan besar lewat satu lagu populer. Sementara karya lainnya gagal menyamai pencapaian tersebut. Meskipun lagu tersebut sangat meledak dan mudah dikenali lintas generasi, nama sang artis seringkali meredup di industri musik.

Di era 90-an sendiri, dikenal sebagai salah satu masa keemasan bagi fenomena one hit wonder. Pada era itu, banyak band yang hanya melejit lewat satu lagu populer dan kemudian jarang terdengar lagi kabarnya. Berikut rekomendasi lagu one hit wonder era 90-an yang wajib masuk playlist kamu!

  1. 1. "Ice Ice Baby" - Vanilla Ice

    "Ice Ice Baby" adalah single debut rap dari Vanilla Ice yang dirilis pada tahun 1990. Lagu dari album To the Extreme ini mencetak sejarah sebagai lagu rap pertama yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Billboard Hot 100 di Amerika.

    Lagu ini menceritakan tentang pengalaman hidup Vanilla Ice saat berkeliling mengendarai mobil di Miami, Amerika Serikat. Di tengah perjalanan, ia menyaksikan sebuah insiden penembakan.

    Meskipun ia membawa senjata saat itu, ia memilih untuk tidak terlibat, menginjak gas, dan melarikan diri dari situasi berbahaya tersebut sebelum polisi tiba. Selebihnya, lirik lagu ini juga diisi dengan kebanggaan diri sang rapper dan suasana pesta.

    Melodi lagu ini juga sangat familiar dan mudah menarik pendengar dari berbagai kalangan. Alasannya sendiri karena lagu ini mengambil sampel bassline yang sangat terkenal dari lagu "Under Pressure" milik Queen dan David Bowie.

  2. 2. "Closing Time" - Semisonic

    Lagu "Closing Time" dirilis oleh band rock alternatif, Semisonic, pada tahun 1998. Lagu ini merupakan single utama dari album kedua mereka, Feeling Strangely Fine. Makna mendalam di balik lagu yang ditulis oleh sang vokalis, Dan Wilson, ini sebenarnya tentang kelahiran anak pertamanya.

    Wilson menggunakan metafora closing time untuk menggambarkan transisi besar dalam hidup. Di mana seseorang harus meninggalkan zona nyaman demi memasuki babak baru yang masih asing, mirip dengan seorang bayi yang harus keluar dari rahim menuju dunia luar.

    "Closing Time" berhasil menjadi hit besar yang menduduki puncak tangga lagu Billboard Modern Rock Tracks. Selain itu, lagu ini juga berhasil meraih nominasi Grammy karena memiliki perpaduan formula musik yang sempurna pada masanya.

    Meski band ini tidak menelurkan hit lainnya setelah "Closing Time", sang vokalis justru aktif berkolaborasi sebagai penulis lagu hit milik artis lain. Lagu-lagu tersebut di antaranya "Someone Like You" dari Adele dan "Treacherous" dari Taylor Swift.

  3. 3. "Mambo No. 5 (A Little Bit of...)" - Lou Bega

    "Mambo No. 5 (A Little Bit of...)" menjadi lagu andalan dari album debut Lou Bega yang berjudul A Little Bit of Mambo. Keunikan lagu yang rilis tahun 1999 ini karena menggabungkan musik mambo klasik Kuba dengan ketukan pop modern.

    Makna lagu ini sebenarnya sangat sederhana dan berpusat pada perayaan kehidupan dan romansa. Lagu ini menjadi hit besar di seluruh dunia karena melodi terompetnya yang sangat adiktif, ritme dansa yang penuh energi, serta lirik catchy yang mudah diingat oleh siapa saja.

    Kombinasi antara nostalgia musik retro era 1950-an (yang aslinya diciptakan oleh Pérez Prado) dengan aransemen pesta akhir abad ke-20 menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendengar. Bahkan lagu ini berhasil memuncaki tangga lagu di berbagai negara dan menjadi lagu wajib di setiap pesta hingga saat ini.

  4. 4. "Lovefool" - The Cardigans

    "Lovefool" adalah lagu ikonik milik grup musik rock asal Swedia, The Cardigans. Lagu yang rilis tahun 1996 ini adalah single utama dari album ketiga mereka, First Band on the Moon. Di balik melodinya yang ceria, manis, dan sangat berdansa, lagu ini menyimpan makna yang kontradiktif dan melankolis.

    Liriknya menceritakan tentang keputusasaan, kerentanan, dan obsesi seseorang dalam cinta sepihak, di mana sang narator memohon kepada kekasihnya untuk berbohong dan mengatakan bahwa dia masih mencintainya, meskipun sang narator tahu hubungan mereka sudah kandas.

    Lagu ini dengan sempurna menangkap rasa pahit manis dari kebodohan seseorang yang rela dibutakan oleh cinta demi menghindari kenyataan pahit dari penolakan. "Lovefool" meledak setelah soundtrack film Romeo + Juliet (1996), yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio dan Claire Danes.

  5. 5. "What's Up?" - 4 Non Blondes

    Lagu "What's Up?" berasal dari album Bigger, Better, Faster, More! (1992) dari 4 Non Blondes. Lagu yang ditulis oleh sang vokalis, Linda Perry, ini menyoroti perasaan frustrasi, kelelahan akibat tekanan hidup, dan pencarian makna atau harapan di tengah dunia yang kacau.

    Lagu ini menjadi hit besar secara internasional, termasuk di negara-negara Eropa. Bahkan, "Whats Up" sukses mencapai posisi No. 14 di Billboard Hot 100 Amerika. Maka tsk heran jika lagu ini diakui sebagai salah satu one hit wonder paling ikonik era 90-an.

    Namun sayangnya, band asal San Francisco ini resmi pecah tak lama setelah merilis album debut mereka. Perpecahan ini terjadi karena adanya perbedaan visi dalam selera musik. Meski begitu, Linda Perry tetap aktif sebagai produser dan penulis lagu untuk musisi besar dunia seperti Pink, Christina Aguilera, dan Gwen Stefani.

    Kelima lagu one hit wonder di atas memang sudah dirilis beberapa dekade lalu. Namun, melodinya masih asik buat diputar hingga saat ini. Jangan lupa tambah lagu one hit wonder era 90-an tersebut ke playlist kamu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More