Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Lagu Populer yang Ternyata Terinspirasi dari The Beatles
The Beatles (facebook.com/The Beatles)
  • The Beatles terus memengaruhi musik populer lintas generasi, dari gagasan penulisan lagu, teknik vokal, hingga keberanian bereksperimen dalam produksi.
  • Supertramp, The Beach Boys, dan The Chemical Brothers mengambil inspirasi berbeda: semangat “All You Need Is Love”, vokal “Ticket to Ride”, serta fondasi “Tomorrow Never Knows”.
  • ELO dan Oasis mengadaptasi nuansa The Beatles lewat aransemen, harmoni, Mellotron, dan pendekatan psychedelic, sambil mempertahankan identitas musik masing-masing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengaruh The Beatles terhadap musik populer rasanya memang sulit dibantah. Sejak kemunculannya pada era 1960-an, band asal Liverpool ini tidak hanya menghasilkan lagu-lagu hits, tetapi juga ikut mengubah cara musisi menulis, merekam, dan bereksperimen dengan musik.

Bahkan setelah mereka bubar, jejak musikal mereka masih bisa ditemukan dalam karya banyak musisi dari generasi berikutnya. Ada musisi yang terinspirasi dari melodi tertentu, ada yang mengambil pendekatan vokal, sementara yang lain bahkan membangun keseluruhan konsep lagunya dari karya The Beatles. Berikut beberapa lagu populer yang ternyata punya hubungan menarik dengan musik The Beatles.

1. "Give a Little Bit" – Supertramp

"Give a Little Bit" merupakan salah satu lagu Supertramp yang paling mudah dikenali. Lagu yang ditulis Roger Hodgson ini ternyata mendapat inspirasi dari semangat "All You Need Is Love" milik The Beatles. Hodgson menulis lagu tersebut sekitar 1970, tetapi baru membawanya kepada Supertramp beberapa tahun kemudian. Menurutnya, suasana idealistis pada akhir 1960-an dan awal 1970-an ikut memengaruhi proses kreatifnya.

Pengaruh The Beatles pada lagu ini bukan berarti Supertramp sekadar meniru musik "All You Need Is Love". Hodgson justru mengambil gagasan besarnya, yaitu keyakinan bahwa memberi kasih sayang kepada orang lain merupakan sesuatu yang penting dalam kehidupan. "Give a Little Bit" kemudian memiliki karakter musikalnya sendiri dengan nuansa pop-rock yang hangat dan mudah dinyanyikan bersama.

2. "Girl Don't Tell Me" – The Beach Boys

The Beach Boys memang dikenal sebagai salah satu band besar Amerika yang punya identitas musikal sangat kuat. Namun, Brian Wilson juga tidak luput dari pengaruh The Beatles ketika menulis "Girl Don't Tell Me". Dalam memoarnya, Wilson menceritakan bahwa ide lagu tersebut datang kepadanya secara utuh ketika sedang berbulan madu bersama istrinya, Marilyn.

Ia kemudian mengingat melodi dan liriknya untuk dituangkan ke dalam tulisan setelah kembali. Salah satu pengaruh yang paling terasa berasal dari "Ticket to Ride" milik The Beatles, terutama dalam cara vokalnya dibentuk. Wilson sendiri mengakui bahwa lagu tersebut memberikan pengaruh besar terhadap "Girl Don't Tell Me". Meski begitu, The Beach Boys tetap membawa karakter harmonisasi dan gaya pop khas mereka sendiri.

3. "Setting Sun" – The Chemical Brothers

"Setting Sun" menjadi contoh yang lebih jelas tentang bagaimana musik The Beatles bisa diterjemahkan ke dalam genre yang sangat berbeda. Lagu The Chemical Brothers ini menampilkan vokal Noel Gallagher dari Oasis dan memiliki akar yang cukup kuat pada "Tomorrow Never Knows". Bahkan sebelum Gallagher terlibat, duo elektronik tersebut memang sudah memiliki sebuah lagu yang terinspirasi dari karya The Beatles itu.

Versi awalnya bahkan sempat diberi judul "Tomorrow Never Noels" sebagai permainan kata yang menghubungkan The Beatles dengan Noel Gallagher. Ketika Gallagher mendengar ide tersebut, ia tertarik untuk datang ke studio dan mengerjakan lagu bersama The Chemical Brothers. Prosesnya pun berlangsung relatif cepat, dengan materi dasar yang dikerjakan dalam waktu singkat sebelum kemudian masuk tahap mixing.

4. “Mr. Blue Sky” – Electric Light Orchestra

Kalau ada lagu yang terdengar seperti The Beatles tetapi tetap punya identitas sendiri, “Mr. Blue Sky” dari Electric Light Orchestra adalah salah satu contoh paling jelas. Lagu yang ditulis Jeff Lynne ini memang sering disebut sebagai karya yang sangat dipengaruhi The Beatles, terutama dari segi aransemen dan cara berbagai instrumen disusun menjadi satu kesatuan.

Di lagu ini 5erdapat kemiripan harmonis dengan “Yesterday”, sementara karakter aransemennya juga mengingatkan pada lagu-lagu seperti “A Day in the Life” dan “Martha My Dear”. Namun, pengaruh tersebut tidak membuat “Mr. Blue Sky” terasa seperti sekadar tiruan. ELO justru menggabungkan elemen pop khas The Beatles dengan permainan orkestra, harmoni vokal, synthesizer, dan produksi yang jauh lebih megah.

5. “Champagne Supernova” – Oasis

Nama Oasis memang sudah lama dikaitkan dengan The Beatles, terutama karena Noel Gallagher tidak pernah malu mengakui betapa besar pengaruh Fab Four terhadap musiknya. Salah satu lagu Oasis yang menarik untuk dibahas adalah “Champagne Supernova”, lagu panjang dan atmosferik dari album (What's the Story) Morning Glory?.

Dalam proses rekamannya, bahkan muncul berbagai elemen yang sengaja dibuat dengan nuansa “Beatle-y”, termasuk vokal latar dan penggunaan Mellotron. Noel Gallagher pernah menyebut The Beatles sebagai pengaruh utama dan mengatakan bahwa ia selalu membandingkan karya yang ditulisnya dengan musik mereka.

“Champagne Supernova” kemudian membawa pendekatan psychedelic tersebut ke era Britpop melalui gitar yang berlapis, suasana dreamy, dan struktur lagu yang terasa luas.

Pengaruh The Beatles memang tidak selalu muncul dalam bentuk yang mudah dikenali. Kadang pengaruh itu hadir melalui gagasan, teknik vokal, struktur lagu, atau sekadar keberanian untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Dari lagu-lagu tersebut, mana yang paling membuatmu baru sadar kalau ternyata punya pengaruh dari The Beatles?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article