5 Kemiripan Ijat Upin & Ipin dan Iwan BoBoiBoy, Keduanya Mudah Pingsan!

- Ijat dari Upin & Ipin dan Iwan dari BoBoiBoy digambarkan sebagai murid pendiam, pemalu, mudah gugup, serta berpenampilan culun di kelas masing-masing.
- Keduanya dikenal mudah pingsan dalam situasi menegangkan atau mengejutkan; artikel menyebut Ijat telah hadir lebih dulu, tetapi tidak ada pernyataan resmi soal inspirasi karakter.
- Meski minim bicara, Ijat dan Iwan ramah serta mampu bermain sepak bola; keduanya juga duduk di deretan belakang, dengan kemampuan Ijat disebut lebih menonjol.
Sebenarnya lumrah sekali bila terjadi kemiripan di antara dua tokoh kartun yang berasal dari universe berbeda, mengingat karakter mereka seringkali didasarkan atas sifat-sifat dan pembawaan diri manusia di dunia nyata. Belum lagi, otak kita memang suka mencocoklogikan berbagai hal yang awalnya tampak tak berkaitan sama sekali. Topik semacam ini pun cukup umum didiskusikan oleh penggemar serial kartun di komunitas atau forum khusus.
Untuk edisi kali ini, kita akan melihat beberapa hal yang membuat karakter Ijat dari Upin & Ipin dengan Iwan dari BoBoiBoy tampak mirip satu sama lain. Selain sama-sama punya nama berawalan huruf "I" serta nama panggilan yang terdiri dari empat huruf, watak mereka pun terlihat cukup serupa, meski kalau dari segi fitur wajah dan gaya berpakaian mereka tak terlihat mirip sama sekali. Yuk, intip pembahasan lengkapnya berikut ini dan berikan pendapatmu, apakah mereka benar-benar mirip atau kreator BoBoiBoy memang mengambil inspirasi dari karakter Ijat yang sudah lebih dulu diperkenalkan ke publik?
1. Jadi representasi karakter culun di kelas mereka

Ijat dan Iwan jadi representasi karakter siswa culun yang umumnya ada di setiap lingkungan sekolah (youtube.com/Les' Copaque Production | youtube.com/Monsta) Kalau kita flashback ke masa sekolah dahulu, kita pun pasti mengenal beragam tipe teman di sekolah. Ada si pede mampus, si kutu buku, si jarang belajar tapi selalu ranking teratas, si rajin ikut ekskul olahraga, sampai mereka yang penampilannya agak culun. Untuk kategori terakhir ini, sebenarnya cukup normal bila seorang pelajar tak terlalu berpenampilan fashionable karena hakikat bersekolah adalah menuntut ilmu, bukan selalu mengikuti tren. Hanya saja, entah karena gaya rambut yang terlalu biasa atau pembawaan diri yang tak terlalu pede seperti kawan lainnya, akhirnya membuat mereka mendapat cap seperti itu.
Meski berbeda-beda tipe, kita dahulu tak terlalu memusingkan karakteristik masing-masing teman sekelas. Terpenting, mereka nyaman diajak berteman dan bermain bersama. Nah, di serial BoBoiBoy dan Upin & Ipin, ada dua bocah yang sama-sama menjadi representasi karakter culun atau cupu di kelas mereka. Ijat sejak awal kemunculannya di Upin & Ipin sudah punya ciri khas kuat lewat karakternya yang minim bicara dan lebih sering bertingkah lewat gestur tangan serta ekspresi wajah. Ijat juga cukup penakut, gampang gugup saat berbicara, serta punya pembawaan diri yang terhitung cupu dibandingkan teman-teman sekelasnya.
Iwan dari serial BoBoiBoy juga punya karakteristik yang tak jauh berbeda. Selain jarang berdialog langsung dan memiliki kepribadian yang cukup tertutup, ia mudah merasa malu dan gugup, tak terlalu percaya diri seperti teman-temannya, serta punya cara berpakaian rapi dan gaya rambut yang kelewat klimis sehingga membuatnya cukup "cupu" untuk standar anak sekolahan seusianya.
2. Terkenal sebagai murid yang mudah pingsan

Ijat dan Iwan sama-sama punya kebiasaan mudah panik dan gampang pingsan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin | youtube.com/Monsta Universe) Selain dari detail soal watak dan pembawaan diri mereka, Ijat dan Iwan masih punya kemiripan yang cukup identik dan tampak bukan seperti kebetulan semata. Baik Ijat maupun Iwan sama-sama terkenal sebagai murid yang mudah pingsan. Dikarenakan karakter Ijat sudah muncul jauh lebih awal daripada Iwan di BoBoiBoy, banyak yang kemudian berteori bahwa mungkin saja pihak kreator dari serial BoBoiBoy, tampak terinspirasi dari tokoh Ijat untuk menghadirkan karakter siswa cupu dan mudah pingsan versi mereka.
Untuk Ijat sendiri, tak terhitung sudah berapa banyak momen pingsan yang pernah diperlihatkannya. Misalnya pada episode "Belajar Sambil Main", Ijat kedapatan pingsan usai panas dingin ketika disuruh menyanyikan satu bait lagu. Pada momen lainnya, ia juga pernah pingsan saat ada penyuluhan dadakan tentang api atau pingsan setelah mendengar suara letusan balon. Sedangkan Iwan, ia pernah pingsan karena mendengar cerita makhluk menyeramkan yang dibagikan Gopal, pingsan saat melihat tendangan bola dahsyat Adu Du, bahkan hampir pingsan ketika melihat potensi kekuatan asli Gopal di tangan Ejo Jo.
3. Sama-sama lincah bermain bola

Ijat dan Iwan sama-sama lincah bermain bola, meski skill mereka dalam olahraga ini tak sepenuhnya setara (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin | youtube.com/Monsta Universe) Nah, walaupun bocah cupu seperti Ijat biasanya tak terlalu pandai dalam urusan olahraga, nyatanya ia justru termasuk anak yang sporty dan andal dalam berbagai olahraga yang biasa dimainkan anak laki-laki, contohnya seperti sepak bola. Ijat bakal sangat bersemangat ketika semua teman laki-lakinya berkumpul dan saling membicarakan sepak bola. Ia juga punya skill menendang dan tahu beberapa teknik jitu untuk menjaga agar bola tak diambil alih lawan. Ijat bahkan tak hanya pandai sebagai penendang, tetapi juga ahli dan sangat cekatan saat menjadi kiper.
Kalau Iwan, meski sama-sama bisa bermain bola, skill dirinya masih belum sejago Ijat karena ia belum mampu mengeksekusi teknik tendangan yang rumit. Tapi, ia juga termasuk anak yang cukup lincah dalam berlari, termasuk ketika mengoper bola kepada rekannya. Ia menjadi anggota tim yang tak sepenuhnya beban dan justru masih bisa diandalkan. Bahkan, Iwan turut menjadi alasan tim BoBoiBoy dapat memenangkan pertandingan sepak bola melawan tim Fang.
4. Tak banyak bicara tapi tetap ramah ke teman kelasnya

walau Ijat dan Iwan adalah tipe anak yang tak terlalu banyak bicara, mereka tetap terbuka untuk berteman dan suka menimbrung dengan rekan sekelasnya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin | youtube.com/Monsta Universe) Walau kalau dilihat sekilas, Ijat dan Iwan tampak seperti tipe teman kelas yang agak susah didekati dan jarang mau membuka dirinya dengan yang lain. Apalagi, penampilan murid seperti mereka seringkali membuat beberapa siswa lain dengan sengaja menghindar untuk berbaur. Tapi, karakter seperti Ijat dan Iwan tetap punya sifat ramah dan cukup disukai semua teman sekelasnya.
Ijat, walau pada kemunculan perdananya tergolong anak yang pemalu dan jarang mau mengeluarkan suara, sedari dulu ia tetap suka menimbrung bersama teman lainnya saat membicarakan sesuatu atau menonton teman-temannya yang sibuk bermain di dalam kelas. Ijat juga termasuk anak yang disukai karena rela berbagi bekal makanan miliknya. Sementara Iwan, ia juga tidak sedikitpun menjaga jarak dengan teman-teman sekelasnya, kecuali Fang yang memang sengaja menolak bergaul. Iwan tetap mau membaur dengan yang lain meski tidak aktif berbicara dan lebih sering menjadi tim penyimak. Ia juga termasuk anak yang berbudi baik karena pernah menawarkan tempat duduk miliknya kepada Tok Aba pada hari pertama BoBoiBoy bersekolah.
5. Jadi siswa yang duduk di deretan paling belakang

Ijat dan Iwan duduk di deretan bangku paling belakang (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin | youtube.com/Monsta Universe) Kalau ini cuma sebatas kemiripan detail kecil saja. Tapi, baik Ijat maupun Iwan sama-sama menjadi murid yang duduk di deretan paling belakang. Bedanya, sistem tempat duduk di kelas Aman Tadika Mesra kerap berubah. Pada awalnya, setiap murid duduk berdua dalam satu meja, sementara di musim terbaru kelas tersebut dibagi menjadi tiga kelompok dengan masing-masing meja terdiri dari empat murid. Ijat pun kini duduk bersampingan dengan Dzul sekaligus berhadapan dengan Devi dan Nurul.
Nah, kalau di kelas 5 Jujur tempat Iwan tergabung sebagai murid, sistem tempat duduknya selalu bersistem bangku individu. Entah karena pilihan sendiri atau memang diatur oleh guru, Iwan jadi siswa yang selalu terlihat duduk di deretan bangku paling belakang. Sejak kemunculannya di musim 2 hingga musim 3, posisi duduk Iwan juga tetap sama tanpa adanya perubahan, di mana ia duduk persis di belakang Gopal.
Walaupun tak pernah ada pernyataan resmi dari pihak BoBoiBoy yang mengungkap bahwa karakter Iwan mengambil sedikit referensi dari tokoh Ijat di Upin & Ipin. Kalau mengamati poin-poin dan detail kemiripan mereka, rasanya cukup sulit mengelak bahwa setidaknya ada sedikit blueprint karakter Ijat saat pihak Monsta memutuskan menghadirkan Iwan sebagai salah satu tokoh pendukung di serial BoBoiBoy. Bagaimana menurutmu? Ya, walaupun sekilas terlihat mirip, baik Ijat maupun Iwan tentunya tetap punya pesona dan ciri khas masing-masing yang membuat kedua karakter ini sama-sama ikonik.




















