Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lagu The Beatles yang Ditulis saat Mereka Masih Remaja

4 min read
5 Lagu The Beatles yang Ditulis saat Mereka Masih Remaja
Paul McCartney dan John Lennon
  • John Lennon dan Paul McCartney sudah menulis sejumlah lagu saat remaja, menunjukkan perkembangan kreativitas mereka jauh sebelum The Beatles meraih popularitas.
  • "Hello Little Girl", "One After 909", dan "I'll Follow the Sun" berawal pada akhir 1950-an, lalu direkam atau dirilis The Beatles bertahun-tahun kemudian.
  • "Love Me Do" menjadi singel debut The Beatles pada 1962, sedangkan "When I'm Sixty-Four" yang dikembangkan McCartney saat remaja dirilis pada 1967.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

John Lennon dan Paul McCartney dikenal sebagai salah satu duo penulis lagu paling berpengaruh dalam sejarah musik populer. Bersama The Beatles, keduanya menciptakan banyak lagu yang masih dikenang dan didengarkan lintas generasi. Namun, tidak semua karya mereka lahir setelah terkenal. Beberapa ide lagu justru sudah muncul ketika Lennon dan McCartney masih berusia belasan tahun.

Menariknya, lagu-lagu dari masa remaja tersebut memperlihatkan bagaimana kemampuan bermusik mereka mulai berkembang sejak dini. Meski belum semuanya langsung direkam atau dirilis, karya-karya awal ini menjadi bagian penting dari perjalanan mereka sebagai pencipta lagu. Berikut lima lagu The Beatles yang memiliki kisah menarik dari masa remaja Lennon dan McCartney.

  1. 1. "Hello Little Girl"

    John Lennon menulis "Hello Little Girl" pada 1957, ketika usianya baru 16 tahun. Ide lagu ini terinspirasi dari sebuah lagu lama yang sering dinyanyikan ibunya saat ia masih kecil. Karya tersebut menjadi salah satu percobaan awal Lennon dalam menulis lagu pop dan kemudian dikreditkan atas nama Lennon-McCartney.

    Bertahun-tahun setelah diciptakan, lagu ini dibawakan The Beatles saat mengikuti audisi Decca pada 1962 dan akhirnya dirilis dalam album kompilasi Anthology 1 pada 1995. Bagi Lennon, lagu ini memiliki hubungan personal karena mengingatkannya pada sang ibu dan kenangan masa kecil. Lirik serta melodinya masih terasa sederhana jika dibandingkan dengan karya-karya The Beatles yang lebih matang, tetapi justru di situlah daya tariknya.

  2. 2. "One After 909"

    Lennon diketahui mulai mengerjakannya sekitar usia 16–17 tahun, sementara Paul McCartney turut memberikan masukan dalam proses penulisannya. Meski sudah ada sejak akhir 1950-an, lagu ini baru direkam secara resmi oleh The Beatles dalam sesi yang kemudian menghasilkan album Let It Be. Lagu tersebut akhirnya dirilis pada 1970, lebih dari satu dekade setelah ide awalnya muncul.

    Lirik "One After 909" bercerita tentang seseorang yang berusaha bepergian bersama kekasihnya, tetapi justru menghadapi masalah karena ketinggalan kereta. Judulnya juga memiliki kaitan dengan ketertarikan Lennon terhadap angka sembilan, yang muncul dalam beberapa bagian kehidupannya. Versi yang paling terkenal menampilkan penampilan The Beatles dalam konser atap gedung Apple Corps pada 1969.

  3. 3. "I'll Follow the Sun"

    Paul McCartney menulis "I'll Follow the Sun" sekitar 1958, ketika usianya juga baru 16 tahun. Lagu ini kemudian direkam The Beatles untuk album Beatles for Sale yang dirilis pada 1964, dengan McCartney sebagai vokalis utama. Dibandingkan sejumlah lagu awal mereka yang lebih bersemangat, karya ini terasa lebih lembut. Melodinya sederhana, tetapi membawa suasana melankolis yang membuatnya mudah diingat.

    McCartney pernah mengingat proses penulisan lagu ini sebagai pengalaman yang berkaitan dengan masa pemulihan setelah sakit. Ia membayangkan dirinya berdiri sambil memegang gitar di rumah, memandang keluar jendela, lalu mulai menyusun lagu. Kisah tersebut memperlihatkan bahwa inspirasi tidak selalu datang dari peristiwa besar, suasana sehari-hari pun bisa memunculkan ide yang bertahan selama puluhan tahun.

  4. 4. "Love Me Do"

    McCartney menulis sebagian besar baitnya ketika berusia sekitar 16 tahun, sedangkan Lennon ikut menyumbangkan bagian penghubung. Lagu ini mulai dikerjakan sekitar 1958 dan akhirnya dirilis sebagai singel debut The Beatles pada 1962, dengan "P.S. I Love You" sebagai sisi B. Pada 1964, lagu tersebut juga mencapai posisi puncak tangga lagu di Amerika Serikat.

    Secara musikal, "Love Me Do" terdengar sederhana dan banyak bertumpu pada harmoni vokal serta permainan harmonika yang khas. McCartney pernah mengenang lagu ini sebagai salah satu percobaan awal mereka dalam mengolah nuansa blues, meskipun saat itu kemampuan bermusik mereka masih terus berkembang. Justru pendekatan yang tidak rumit tersebut membuat lagunya terasa mudah diingat dan dinyanyikan bersama.

  5. 5. "When I'm Sixty-Four"

    McCartney mulai mengembangkan lagu ini ketika masih remaja, bahkan sebelum band tersebut meraih popularitas besar. Namun, lagu itu baru direkam dan dirilis dalam album Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band pada 1967. Dengan aransemen yang bernuansa musik pop lawas, karya ini terdengar seperti lagu dari era yang jauh lebih awal dibandingkan sejumlah eksperimen musikal The Beatles pada periode tersebut.

    Liriknya membayangkan seseorang yang bertambah tua dan bertanya apakah pasangannya masih akan mencintainya ketika usia mereka semakin lanjut. Tema tentang kesetiaan dan kehidupan bersama membuat lagu ini terasa hangat sekaligus sedikit jenaka. Menariknya, ide yang lahir saat McCartney masih muda justru bercerita tentang masa tua dan hubungan jangka panjang.

    Lagu-lagu awal The Beatles memperlihatkan bahwa kreativitas John Lennon dan Paul McCartney sudah berkembang sejak mereka masih remaja. Lagu mana yang paling menarik menurutmu, dan adakah karya awal Lennon-McCartney lain yang ingin kamu dengarkan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More