Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu Najis - Niken Salindry Versi Campursari

Lirik Lagu Najis - Niken Salindry Versi Campursari
Potret Niken Salindry (instagram.com/niken_salindry)
Share Article

Niken Salindry merupakan seorang penyanyi muda asal Kediri. Sinden cilik ini juga kerap menyanyikan lagu-lagu Jawa yang viral di TikTok. Yang terbaru, Niken juga menyanyikan lagu Najis yang merupakan hasil aransemen Kembar Campursari Production.

Video musik dari lagu Najis diunggah ke akun YouTube Kembar Music Digital pada tanggal 4 Maret 2024. Buat kamu yang sedang ketagihan dengan lagu ini, yuk langsung baca saja lirik lagu Najis dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia di bawah ini.

  1. 1. Lirik lagu Najis

    Wis suwe ngempet loro
    Lorone njero dodo
    Sayangku dadi cidro
    Mergo koe milih kono

    Pas lagi sayang sayange
    Koe kok malah nganyelke
    Pas lagi jeru jerune
    Koe kok malah mletre

    Tak belan belani gemati koe mblenjani janji
    Tak kuat kuatne ati koe malah ndadi

    Isa ne mung nangis nggrentes mbrebes mili
    Aku wes ra di gubris tresnaku mbok anggek najis
    Isane mung pasrah panggah tresnoku ra owah
    Dungoku koe luweh bungah

    Isone nangis
    Nggrentes mbrebes mili
    Aku wes ra digubris
    Tresnoku mbok anggep najis

    Isane mung pasrah panggah tresnoku ra owah
    Dungoku koe luweh bungah

  2. 2. Makna lagu

    cuplikan video clip lagu Najis versi Campusari (youtube.com/Kembar Music Digital)
    cuplikan video clip lagu Najis versi Campusari (youtube.com/Kembar Music Digital)

    Lirik lagu Najis menggambarkan perasaan sakit hati seseorang yang merasa dikhianati oleh orang yang dicintainya. Dia merasa telah memendam sakit dalam hatinya karena sang kekasih memilih orang lain. Meskipun dia selalu berusaha memberikan perhatian dan mencoba menguatkan hati sang kekasih, namun malah dikhianati dan dianggap tidak berharga.

    Demikian lirik lagu Najis yang dinyanyikan Niken Salindry dan maknanya. Kamu sudah dengar lagu ini berapa kali?

    Penulis: Hanna Aprelia Elfrida Saragih 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More