Lirik Lagu Nyawa dan Harapan - Raisa, Rilis Video Baru soal Karhutla

- Raisa merilis ulang video musik “Nyawa dan Harapan” pada 28 Oktober 2026 sebagai kampanye kepedulian terhadap dampak karhutla bagi ekosistem dan satwa liar Indonesia.
- Video tersebut menampilkan dokumentasi hutan terbakar, habitat fauna rusak, serta orangutan kehilangan tempat tinggal; liriknya menyoroti pentingnya menjaga alam, kemanusiaan, dan empati.
- Raisa dan JUNI Records mendonasikan seluruh pendapatan video musik hingga 28 Oktober 2027 untuk pemulihan habitat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia.
"Nyawa dan Harapan" mungkin sudah dirilis oleh Raisa pada 2016 melalui album Handmade. Namun, lagu tersebut masih relevan untuk didengarkan pada 2026, terlebih di masa seperti sekarang, di mana terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah.
Raisa juga diketahui merilis kembali video musik "Nyawa dan Harapan" pada 28 Oktober 2026 sebagai bentuk kampanye kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dampak karhutla terhadap ekosistem serta kehidupan satwa liar di Indonesia.
Dalam video musiknya, Raisa menyisipkan beberapa dokumentasi yang memperlihatkan kondisi hutan akibat karhutla. Ada kobaran api yang melahap pepohonan, habitat fauna yang rusak, hingga orangutan yang kehilangan tempat tinggal.
Lirik lagu "Nyawa dan Harapan" milik Raisa ini memiliki makna mendalam soal penyesalan atas apa yang kini sudah kita miliki. Didengarkan di masa-masa karhutla seperti sekarang ini rasanya miris banget!
1. Lirik lagu "Nyawa dan Harapan" - Raisa
Saat air lebih langka dari air mata
Saat udara harus kau beli
Saat bunga-bunga tinggal cerita
Akankah akhirnya kita sadari?
Saat senyuman lebih langka dari amarah
Saat nyawa nyaris tak berharga
Saat dunia merintih pedih
Akankah akhirnya kita sadari?
Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan
Saat kejujuran sudah tak bersisa
Saat manusia hidup tanpa hati
Saat membenci terasa nyaman
Saling menyakiti terlihat wajar
Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan
Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan
(Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan)
Beri nyawa segala harapan
Akankah akhirnya kita sadari?2. Makna lagu "Nyawa dan Harapan" - Raisa

Raisa (instagram.com/raisa6690) Makna lagu "Nyawa dan Harapan" milik Raisa adalah tentang pentingnya menjaga alam, kemanusiaan, dan kehidupan sebelum semuanya terlambat. Lagu ini bukan tentang cinta, melainkan menyuarakan keresahan terhadap kondisi dunia yang semakin memprihatinkan akibat kerusakan lingkungan.
Selain lingkungan, Raisa juga menyinggung soal hilangnya rasa kemanusiaan antarsesama. Raisa menyoroti kondisi sosial ketika kejujuran semakin sulit ditemukan, rasa saling membenci semakin menjamur, dan manusia kehilangan empati.
Pada akhirnya, "Nyawa dan Harapan" menjadi sebuah pengingat bahwa penyesalan akan datang ketika semuanya sudah terlambat. Penyesalan tidak selalu bisa memperbaiki keadaan. Manusia mungkin masih bisa berdoa, tetapi kerusakan yang sudah terjadi susah untuk dipulihkan.
3. Pendapatan MV "Nyawa dan Harapan" disumbangkan untuk restorasi alam
Perilisan ulang video musik "Nyawa dan Harapan" ternyata bukan semata-mata memperlihatkan kerusakan akibat karhutla. Raisa menyumbangkan seluruh pendapatan dari video musik tersebut untuk mendukung pemulihan habitat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).
Raisa bersama JUNI Records berkomitmen mendonasikan seluruh pendapatan dari MV "Nyawa dan Harapan" hingga 28 Oktober 2027. Melalui caption Instagram-nya, Raisa juga menuliskan link agar siapa saja dapat ikut berkontribusi.
"Di setiap kehidupan, selalu ada harapan yang layak untuk dijaga," tulis Raisa.
Peristiwa karhutla ternyata menyentuh hati Raisa. Melalui liriknya, kamu bisa tahu kalau Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Semoga karhutla yang sedang terjadi bisa segera dipadamkan, sehingga habitat flora dan fauna tidak terancam hilang.













![[QUIZ] Kegiatan Seru Upin Ipin di Sungai Apakah yang Bisa Kamu Lakuin Pas Libur Sekolah?](https://image.idntimes.com/post/20261102/img_3302_51307fee-5e29-4b4f-8512-b5c1a5a16d1b.jpeg)








