Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu Rumah ke Rumah - Hindia

Lirik Lagu Rumah ke Rumah - Hindia
penyanyi solo Baskara (instagram.com/wordfangs)

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lagu Rumah ke Rumah dari Hindia mungkin sudah sering kamu dengar saat sedang merenung, berkunjung ke kafe, atau dalam perjalanan pulang. Liriknya terasa sangat personal, ditulis dengan menyebutkan banyak nama orang, membuat lagu ini terdengar sangat dekat dan intim.

Jika kamu penasaran dengan makna dan fakta menarik di balik lirik lagu Rumah ke Rumah, yuk simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini!

  1. 1. Lirik lagu Rumah ke Rumah - Hindia

    Menyesal tak kusampaikan
    Cinta monyetku ke Kanya dan Rebecca
    Apa kabar kalian di sana?
    Semoga hidup baik‑baik saja
    Tak belajar terkena getahnya
    Saat bersama Thanya dan Saphira
    Kupercaya mungkin bukan jalannya
    Namun kalian banyak salah juga

    Jika dahulu ku tak cepat berubah
    Ini maafku untukmu Sharfina
    Segala doa yang baik adanya
    Untukmu dan mimpimu yang mulia

    Pindah berkala, rumah ke rumah
    Berharap bisa berujung indah
    Walau akhirnya harus berpisah
    Terima kasih karena ku tak mudah

    Pindah berkala, rumah ke rumah
    Berharap bisa berujung indah
    Walau akhirnya harus berpisah
    Terima kasih karena ku tak mudah

    Maaf jika ku sering buat susah
    Indisya, Panda, Anggra, Caca, Sismita
    Perempuan terkuat dalam hidupku
    Terjanglah apa pun yang kalian tuju
    Kau datang saat gelapku merekah
    Seluruh hatiku untukmu Meidiana
    Kau pantas dapatkan yang baik di dunia
    Semoga kita bertahan lama

    Pindah berkala, rumah ke rumah
    Mengambil pelajaran jika berpisah
    Jikalau suatu saat berujung indah
    Catat nama kita dalam sejarah

    Pindah berkala, rumah ke rumah
    Mengambil pelajaran jika berpisah
    Jikalau suatu saat berujung indah
    Catat nama kita dalam sejarah

    Letih mengembara rumah ke rumah
    Kadang ku lupa akanmu Amalia
    Siap sedia tiap ku bercerita
    Ku beruntung jadi anakmu, Bunda

    Pindah berkala, rumah ke rumah
    Selalu pada dirimu aku berserah
    Jika ku disebut dalam sejarah
    Mereka takkan lupa karena siapa

    Pindah berkala, rumah ke rumah
    Selalu pada dirimu aku berserah
    Jika ku disebut dalam sejarah
    Mereka takkan lupa karena siapa

  2. 2. Makna lagu Rumah ke Rumah - Hindia

    salah satu unggahan instagram Baskara/Hindia (instagram.com/wordfangs)
    salah satu unggahan instagram Baskara/Hindia (instagram.com/wordfangs)

    Lagu Rumah ke Rumah terasa seperti curahan isi hati seseorang yang sedang lelah mencari tempat untuk kembali. Dari awal hingga akhir, lirik lagu Rumah ke Rumah seperti menggambarkan perjalanan emosional yang rumit—tentang hubungan, tentang orang-orang yang pernah dekat, dan tentang pencarian akan kenyamanan yang tidak mudah ditemukan. Penyebutan banyak nama dalam lagu ini bukan hanya gimmick, melainkan simbol dari fase-fase hidup yang sudah dilewati.

    Ada kesan bahwa lagu ini mencoba merangkum perasaan kehilangan, ketidaktetapan, dan kerinduan akan sesuatu yang tetap. Nama-nama itu bisa saja orang yang pernah ada, atau bisa juga sekadar lambang dari momen-momen dalam hidup yang datang dan pergi. Baskara Putra menulis lirik ini dengan berterus terang dan tidak dibuat-buat—seolah ia sedang berbicara langsung dengan dirinya sendiri, atau dengan seseorang yang benar-benar ia percaya.

    Lalu ketika nama terakhir yang disebut adalah ibunya, semuanya jadi terasa utuh. Setelah semua nama, semua perjalanan, semua kenangan yang berserakan, akhirnya ia menyadari bahwa rumah yang sesungguhnya mungkin bukan tempat atau orang tertentu, tapi seseorang yang tidak pernah berubah, yaitu ibu. Dari situ, lagu ini tidak hanya menjadi cerita pribadi, tapi juga sesuatu emosional yang bisa dirasakan banyak orang.

  3. 3. Fakta menarik lagu Rumah ke Rumah - Hindia

    thumbnail video klip lagu Rumah ke Rumah (youtube.com/Hindia)
    thumbnail video klip lagu Rumah ke Rumah (youtube.com/Hindia)

    Banyak yang tidak sadar kalau Rumah ke Rumah sebenarnya bukan cuma soal cinta. Sejak dirilis dalam album Menari dengan Bayangan tahun 2019, lagu ini memang langsung menarik perhatian. Banyak pendengar bertanya-tanya, siapa sebenarnya nama-nama yang disebut Hindia dalam lagu ini? Ada yang mengira semuanya adalah mantan kekasih, tapi ternyata tidak sesederhana itu.

    Lewat beberapa wawancara, Hindia menjelaskan bahwa beberapa nama di lagu ini memang nyata, tapi tidak semua pernah punya hubungan romantis dengannya. Ada yang sahabat, ada yang keluarga, bahkan ada yang fiksi. Semuanya mewakili potongan hidup yang pernah membentuk dirinya. Itulah kenapa lagu ini terasa sangat intim—karena ada kejujuran yang tidak dibungkus terlalu rapi, tapi tetap terasa hangat.

    Kalau diperhatikan, lagu ini punya struktur yang tidak biasa, tapi justru itu yang membuatnya istimewa. Tidak ada bagian chorus yang terus diulang dan tidak ada bagian klimaks seperti lagu pada umumnya. Musiknya tenang, liriknya mengalir, dan semuanya terasa seperti percakapan yang jujur.

    Lagu ini bukan sekadar lagu populer— semacam cermin bagi siapa saja yang pernah merasa hilang arah, dan akhirnya sadar, pulang itu bukan soal tempat, tapi tentang rasa.

    Lirik lagu Rumah ke Rumah bukan sekadar berisi kumpulan nama dan kisah cinta—ia adalah narasi personal yang tumbuh menjadi universal. Lewat lirik yang terangkai indah, Hindia mengajak kita menoleh kembali pada tempat hati selalu pulang: tempat kehangatan, pengertian, dan penerimaan tanpa syarat.

    Coba dengarkan kembali dan sembari pikirkan, siapa sseseorang yang jadi rumah dalam perjalanan hidup kalian?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More