Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lukman Sardi Nervous Syuting Kuasa Gelap 2 Bareng Lydia Kandou, Kenapa?
press conference film Kuasa Gelap 2 di Gandaria City, Senin (28/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Lukman Sardi kembali memerankan Romo Rendra dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dan menyebut percakapan di tepi danau bersama Suster Aloysia sebagai adegan favoritnya.
  • Adegan itu menampilkan sisi manusiawi Romo Rendra yang membutuhkan dukungan Suster Aloysia, sosok yang dianggapnya seperti ibu.
  • Lukman sempat gugup beradu akting dengan Lydia Kandou, sementara sutradara Rizal Mantovani menulis adegan tersebut mendekati akhir syuting untuk memperkuat cerita.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Setelah kesuksesan film pertamanya, Kuasa Gelap kembali dengan cerita baru lewat Kuasa Gelap: Perjanjian Darah atau Kuasa Gelap 2. Aktor Lukman Sardi pun kembali dipercaya memerankan karakter Romo Rendra dan kali ini mendapat kesempatan beradu akting dengan Lydia Kandou yang berperan sebagai Suster Aloysia.

Dalam press conference yang berlangsung di Gandaria City, Senin (28/9/2026), Lukman mengungkapkan salah satu scene favoritnya dalam film tersebut adalah momen bersama Lydia. Meski terlihat sederhana, percakapan antara Romo Rendra dan Suster Aloysia terasa cukup personal dan memperlihatkan sisi manusiawi dari karakter yang diperankannya.

Menariknya, di balik scene favoritnya tersebut, Lukman juga mengaku sempat merasa nervous karena harus syuting dengan Lydia Kandou yang ia pandang sebagai salah satu aktris legendaris.

1. Adegan bareng Lydia Kandou jadi salah satu scene favorit Lukman Sardi di film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

press conference film Kuasa Gelap 2 di Gandaria City, Senin (28/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Lukman Sardi antusias mengungkapkan bahwa salah satu scene favoritnya di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah saat Romo Rendra dan Suster Aloysia berbincang di tepi danau. Meski terlihat sederhana, adegan tersebut memiliki makna emosional bagi karakter Romo Rendra.

Menurutnya, Romo Rendra sendiri tidak hanya digambarkan sebagai seorang pastor yang harus menghadapi berbagai situasi berat. Di balik perannya tersebut, ia tetap merupakan manusia biasa yang membutuhkan dukungan dari orang lain. Nah, sosok yang memberikan dukungan tersebut pun hadir melalui Suster Aloysia yang sudah dianggap seperti ibunya sendiri.

“Romo Rendra itu seorang manusia biasa yang dia perlu dikuatkan juga dan itu dia dapet dari karakter Suster Aloysia yang dianggap sudah sebagai ibunya dia. Jadi buat saya itu scene yang sangat favorit banget, sangat-sangat membicarakan sisi manusia. Bagaimanapun juga manusia perlu support dari yang lainnya,” kata Lukman Sardi.

2. Akui nervous adu akting sama Lydia Kandou

press conference film Kuasa Gelap 2 di Gandaria City, Senin (28/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Di balik scene favoritnya bersama Lydia Kandou tersebut, Lukman Sardi sendiri ternyata sempat merasa nervous, lho. Hal tersebut terjadi karena ia sangat menghormati Lydia sebagai salah satu aktris legendaris. Menurutnya, bisa satu scene dengan Lydia Kandou merupakan pengalaman yang luar biasa.

“Bisa satu scene bersama Tante Lydia Kandou itu sesuatu yang luar biasa.  Menurut saya, dia adalah salah satu legenda dan dia orang yang sangat luar biasa. Pokoknya, dari awal syuting itu saya udah lumayan nervous.”

Kendati demikian, rasa nervous tersebut tidak menghalangi keduanya untuk membangun chemistry sebagai Romo Rendra dan Suster Aloysia. Bahkan, adegan di tepi danau tersebut ternyata juga menjadi favorit sutradara Rizal Mantovani, lho.

3. Scene Lukman Sardi dan Lydia Kandou tersebut ditulis last minute oleh sutradara

press conference film Kuasa Gelap 2 di Gandaria City, Senin (28/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Rizal Mantovani kemudian mengungkapkan bahwa adegan antara Romo Rendra dan Suster Aloysia tersebut baru ditulis menjelang proses syuting Kuasa Gelap: Perjanjian Darah berakhir. Keputusan itu diambil setelah Rizal merasa masih ada sesuatu yang bisa dikembangkan untuk membuat cerita menjadi lebih kuat.

Ia menilai keputusan tersebut menghasilkan adegan yang sesuai dengan apa yang diharapkan, terutama karena cuaca, pencahayaan, serta pembawaan Lukman Sardi dan Lydia Kandou terasa sangat mendukung.

“Jadi ini scene tambahan terakhir, last minute ya. Kita merasakan ada sesuatu yang kayaknya bisa kita bikin lebih baik. Jadi pas kita syuting scene itu, saya rasa semuanya lagi pas aja, cuacanya, lighting-nya, semuanya, dan pembawaan Lukman Sardi dan Lydia Kandou itu juga sebagus itu,” ungkap sang sutradara.

Tak hanya memberikan pengalaman berkesan selama proses produksi, memerankan Romo Rendra juga memberikan pengalaman personal bagi Lukman Sardi. Dari film pertama hingga Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, ia merasa mendapatkan banyak pengalaman baru, terutama dalam memahami persoalan iman dan kasih. Bagi Lukman, keterlibatannya dalam film tersebut membuatnya belajar untuk semakin berserah dan mengandalkan Tuhan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Di sini kan kita bicara tentang bagaimana kekuatan iman, tentang kasih, tentang mau gimana pun juga, kuasa Tuhan adalah yang paling berkuasa. Buat saya personal, ini membuat saya semakin berserah, semakin mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan saya,” kata Lukman Sardi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article