Makna dan Lirik Lagu Ancika - Ariel NOAH, OST Dilan ITB 1997

- Lagu 'Ancika' yang dinyanyikan Ariel NOAH menjadi OST film Dilan ITB 1997 dan langsung menarik perhatian karena nuansa emosional serta liriknya yang puitis.
- Makna lagu menggambarkan perjalanan cinta dari kesepian menuju kebahagiaan, menonjolkan simbol harapan dan keberanian untuk mencintai kembali dengan tulus.
- Lagu ini ditulis oleh Ghea Indrawari, yang berhasil merangkai lirik penuh perasaan hingga terasa dekat dan relatable bagi pendengar muda.
Lagu “Ancika” yang dibawakan oleh Ariel NOAH menjadi OST film Dilan ITB 1997 dan langsung mencuri perhatian sejak dirilis. Nuansa emosional yang kuat serta liriknya yang puitis membuat lagu ini terasa begitu dekat dengan kisah Dilan dan Ancika.
Tak heran, banyak penonton yang ikut terbawa perasaan dan penasaran dengan makna di balik lagunya. Berikut lirik lagu “Ancika” lengkap dengan maknanya.
1. Lirik lagu “Ancika”

Berikut lirik lagu Ancika - Ariel NOAH, OST film Dilan ITB 1997:
Jalan yang sunyi membawaku pergi
Berlabuh di ujung pelangi
Relung jiwaku tak lagi kelabu
Mungkin karena kutemukan dirimu
Ragu tak lagi menutup mataku
Kau terang dalam gelapku
Bolehkah ku minta hatimu 'tuk kujadikan milikku? Hingga akhir sang waktu kau tetap milikku
Seribu kisah yang lalu telah sirna karena hadirmu
Hingga akhir sang waktu ku tetap milikmu
Kau bilang langit tak akan runtuh meski ku pergi
Namun hanya kau tempatku kembali
Bolehkah ku minta hatimu 'tuk kujadikan milikku?
Hingga akhir sang waktu kau tetap milikku
Seribu kisah yang lalu telah sirna karena hadirmu
Hingga akhir sang waktu ku tetap milikmu
(Kau tetap milikku)
(Kau tetap milikku)
Hingga akhir sang waktu kau tetap milikku
(Kau tetap milikku)
(Kau tetap milikku)
Hingga akhir sang waktu ku tetap milikmu
Berlabuh di ujung pelangi
2. Makna lagu “Ancika”

Lagu “Ancika” yang dibawakan Ariel NOAH menggambarkan perjalanan cinta dari rasa sepi dan ragu, hingga akhirnya menemukan seseorang yang membawa ketenangan. Dari penggalan lirik, seperti “jalan yang sunyi”, menunjukkan fase kesendirian, lalu berubah saat hadir sosok yang diibaratkan sebagai “ujung pelangi”.
Secara garis besar, “Ancika” menceritakan tentang simbol harapan dan kebahagiaan dalam hubungan baru. Di sisi lain, lagu ini juga menampilkan cinta yang tulus tapi tetap hati-hati. Hal ini tergambar dalam lirik “bolehkah ku minta hatimu”, terasa sederhana, tapi penuh makna tentang keberanian untuk mencintai lagi.
3. Lagu “Ancika” diciptakan oleh Ghea Indrawari

Menariknya, lagu “Ancika” yang menjadi OST film Dilan ITB 1997 ini ditulis oleh Ghea Indrawari. Ia berhasil merangkai lirik yang menggambarkan perasaan cinta secara halus, mulai dari rasa sepi, harapan, hingga komitmen.
“Terimakasih kang boril @arielnoah untuk kesempatan berharga ini. Terima kasih karna udah percaya aku. Terima kash juga @falconpictures_ dan tentu produser aku @andrewjoscha yang sudah mewujudkan musik ini jadi se-boril mungkin,” tulis Ghea di Instagram.
Liriknya terasa relatable, sehingga pendengar bisa ikut merasakan emosi yang disampaikan dalam lagu ini. Jadi, apakah kamu sudah nonton filmnya dan mendengarkan lagu “Ancika”?
![[QUIZ] Yakin Kamu Fans Team Dream JKT48? Coba Jawab Tebak-Tebakan Ini!](https://image.idntimes.com/post/20260505/upload_e0e896b7f4e0c74e7ef6fff5c46d2048_821c16da-1330-47c6-a7ea-958fd40ebdac.jpg)

















