- "Dulu Kita Masih Remaja" – Ariel NOAH
- "Senang Dengar Suaramu Lagi" – Ariel NOAH ft. Raisa
- "Semacam Kasih Sayang" – The Panasdalam Bank
- "Cik" – The Panasdalam Bank
- "Sudah Jangan ke Jatinangor" – The Panasdalam Bank
- "Mudah-Mudahan" – The Panasdalam Bank
- "Percuma" – Ariel NOAH
- "Presiden" – Ariel NOAH
- "Ancika" – Ariel NOAH
Daftar Soundtrack Dilan ITB 1997, Dinyanyikan Ariel NOAH - The Panasdalam

- Film Dilan ITB 1997 tayang 30 April 2026, menampilkan kisah Dilan yang lebih dewasa dengan emosi kompleks dan nuansa nostalgia Bandung tahun 1997.
- Ariel NOAH berperan ganda sebagai aktor utama sekaligus pengisi soundtrack bersama The Panasdalam, menghadirkan lagu-lagu personal yang memperkuat suasana film.
- Kolaborasi Ariel NOAH dan Raisa lewat lagu 'Senang Dengar Suaramu Lagi' karya Ghea Indrawari menjadi sorotan, menggambarkan tema penerimaan saat Dilan bertemu Milea kembali.
Film Dilan ITB 1997 langsung mencuri perhatian sejak hari pertama penayangannya pada 30 April 2026. Bukan cuma karena kelanjutan kisah Dilan yang semakin dewasa, tapi juga karena lapisan emosinya yang semakin kompleks.
Menariknya, daya tarik film ini juga datang dari musiknya. Ariel NOAH tak hanya tampil sebagai pemeran utama, tapi juga menghidupkan cerita lewat deretan soundtrack yang terasa personal dan puitis. Lagu-lagunya seperti menjadi suara hati Dilan yang tak selalu bisa diucapkan lewat dialog. Berikut daftar soundtrack di film Dilan ITB 1997!
1. Inilah daftar soundtrack dan OST Dilan ITB 1997

Berikut deretan lagu yang mengisi emosi film ini, dari yang melankolis hingga penuh nostalgia masa kuliah di Bandung:
2. Ada lagu yang dinyanyikan Ariel bareng Raisa dan ditulis Ghea Indrawari

Salah satu highlight dari soundtrack film ini adalah kolaborasi antara Ariel NOAH dan Raisa lewat lagu "Senang Dengar Suaramu Lagi." Lagu ini ditulis bersama Ghea Indrawari, serta Enrico Octaviano dan Rendy Pandugo. Nuansa lagunya lembut, tapi menyimpan luka yang tidak berisik. Tema penerimaan dalam hubungan ini terasa relate dengan adegan saat Dilan bertemu lagi dengan Milea di Bandung.
Selain itu, "Dulu Kita Masih Remaja" hadir sebagai pembuka yang langsung menarik penonton ke lorong waktu, bertepatan dengan kepulangan Dilan setelah setahun tinggal di Kuba. Sementara "Ancika" punya perjalanan unik. Sudah lebih dulu terdengar saat film tayang, video musiknya baru dirilis pada Rabu, 6 Mei 2026 lewat kanal YouTube Falcon Pictures dan Musica Studios. Lagu ini juga ditulis oleh Ghea Indrawari.
3. Dilan ITB 1997 mengisahkan tentang apa?

Di film ini, Dilan bukan lagi anak SMA dengan rayuan jenaka dan geng motor yang suka bertengkar. Ia sudah menjadi mahasiswa tingkat akhir di FSRD ITB, bergulat dengan realita yang jauh lebih kompleks dari sekadar cinta remaja. Di tengah kesibukannya sebagai seniman, ia menemukan ketenangan bersama Ancika. Namun, masa lalu datang mengetuk dalam wujud Milea, membawa kenangan yang belum sepenuhnya selesai.
Di luar urusan cinta, latar Bandung tahun 1997 juga menghadirkan ketegangan tersendiri. Gejolak menuju Reformasi 1998 menjadi latar yang membuat pilihan Dilan terasa lebih berat. Antara cinta, idealisme, dan arah hidup, semuanya bertabrakan di satu titik. Film ini menjadi bab lanjutan dari semesta Dilan yang dimulai dari Dilan 1990, berlanjut ke Dilan 1991, lalu Milea: Suara dari Dilan dan Ancika: Dia yang Bersamaku 1995.


















