potret konser LANY di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (29/10/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Menurut saya, satu hal yang selalu menarik dari penampilan LANY adalah aksi panggung Paul Klein. Ia seolah punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut larut dalam musik. Saat bernyanyi, Paul gak hanya terpaku di satu titik, tapi terus bergerak mengikuti irama, menari dengan gaya khasnya, hingga menunjukkan gestur ekspresif saat memainkan berbagai instrumen. Energi Paul yang tampak lepas tersebut pun seolah menular ke penonton. Gak hanya bersemangat menyanyikan lagu-lagu galau, penonton juga ikut melompat bersama ketika LANY membawakan lagu-lagu upbeat mereka.
Kemeriahan konser juga semakin terasa berkat permainan drum Jake Goss yang membuat suasana venue kian membara. Sejak membuka penampilan dengan membawakan “Soft” hingga menutupnya lewat “XXL”, Paul dan Jake sukses menjaga energi penonton. Sepertinya, nyaris gak ada lagu yang dilewatkan tanpa sing along.
Pengalaman menonton konser LANY kali ini juga terasa berbeda karena di tengah-tengah penampilannya, Paul sempat tiba-tiba turun dari panggung utama dan berjalan menyusuri area festival sambil menyalami penonton. Awalnya, saya mengira ia hanya ingin menyapa penggemar lebih dekat. Namun, siapa sangka Paul terus berjalan hingga ke bagian belakang dan ternyata, LANY akan melanjutkan penampilan mereka dari sana. Jake pun tiba-tiba sudah berpindah saja dan bergabung bersama Paul.
Dari panggung tersebut, LANY membawakan beberapa lagu, termasuk “Act My Age”. Momen ini tentu menjadi kejutan tersendiri bagi penonton yang berada di area belakang karena bisa menikmati penampilan LANY dengan jarak yang lebih dekat. Meski begitu, perpindahan posisi tersebut gak mengurangi keseruan menonton.
Hanya saja, hal ini sempat membuat situasi di area festival berubah cukup drastis. Penonton berbondong-bondong mencari posisi terbaik untuk melihat Paul dan Jake dari dekat. Area yang sebelumnya masih memiliki ruang untuk bergerak dan melompat kecil perlahan terasa semakin sesak. Saya sendiri sempat merasa kurang nyaman karena harus berdempetan dengan penonton lain.
Situasi juga semakin mengkhawatirkan ketika terdengar teriakan bahwa ada penonton yang diduga pingsan di area festival, gak jauh dari tempat saya berdiri. Beberapa penonton langsung memberikan kode kepada Paul untuk meminta bantuan. Menyadari situasi tersebut, Paul pun segera menghentikan penampilannya.
“Stop, stop, stop. Kami membutuhkan bantuan,” kata Paul kepada petugas.
Petugas pun segera memberikan pertolongan. Sementara itu, beberapa penonton turut mengingatkan penonton lain agar memberikan ruang dengan berteriak, “Tolong mundur, tolong mundur.”
Setelah memastikan bantuan datang, Paul pun kembali mengingatkan penonton untuk saling menjaga satu sama lain.
“Oke, mari kita saling menjaga. Apa semuanya baik-baik saja? Kita lanjut, ya? Terima kasih sudah memberi tahu saya. Terima kasih. Kami ingin memastikan semua orang baik-baik saja. Semuanya baik-baik saja?” kata Paul sebelum melanjutkan penampilan berikutnya.