Momen Greysia Polii Naik KRL ke Cikini, Takjub Tarifnya Cuma Rp3 Ribu

- Greysia Polii mencoba KRL dari Tanjung Barat ke Cikini setelah estimasi perjalanan mobil mencapai 1 jam 3 menit.
- Perjalanan KRL menuju Stasiun Cikini hanya sekitar 17 menit dengan tarif Rp3.000, pengalaman pertamanya naik KRL sejak 1997.
- Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu mengapresiasi AC, kebersihan, dan kenyamanan KRL, serta berharap layanan transportasi umum Jakarta terus ditingkatkan.
Greysia Polii baru-baru ini membagikan pengalamannya saat mencoba transportasi umum di Jakarta. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu memilih naik KRL Commuter Line dari kawasan Tanjung Barat menuju Cikini setelah melihat estimasi perjalanan menggunakan mobil mencapai 1 jam 3 menit.
Di luar perkiraannya, ternyata perjalanan dengan KRL hanya memakan waktu sekitar 17 menit hingga tiba di Stasiun Cikini. Melalui postingan di Instagram, Greysia pun tak ragu memberikan apresiasi kenyamanan transportasi umum di Jakarta. Ia bahkan cukup terkejut, karena tarif perjalanannya dengan KRL hanya menghabiskan Rp3.000 saja.
1. Greysia Polii baru-baru ini mencoba pengalaman baru naik KRL dari kawasan Tanjung Barat ke Cikini

2. Dalam postingan-nya di Instagram, Greysia tampil santai menutupi sebagian wajahnya dengan masker dan menggunakan outfit yang nyaman

3. Greysia menceritakan, ini adalah pengalaman pertamanya naik KRL sejak 1997 silam atau sekitar hampir 30 tahun, lho

4. Setelah hampir tiga dekade berlalu, Greysia pun mengaku takjub dan tak ragu mengapresiasi harga dan kenyamanan transportasi umum di Jakarta

5. “Keren banget KAl @commuterline Jabodetabek. Mana cuma Rp3.000 lagi! AC-nya dingin dan yang paling penting, keretanya bersih,” tulisnya

6. Greysia sendiri tampak menikmati perjalanannya dengan santai sambil berdiri di dekat pintu KRL

7. Menurut Greysia, transportasi umum di Jakarta sudah baik. Ia pun berharap layanannya dapat terus ditingkatkan agar semakin aman dan nyaman

Itu dia sederet potret Greysia Polii saat naik KRL. Setelah hampir tiga dekade, Greysia akhirnya mencoba kembali transportasi umum dan memberikan apresiasi atas kenyamanan, kebersihan, serta tarif perjalanannya yang hanya menghabiskan Rp3.000.





















