"Aku juga selalu senang ketika semua orang bisa tertawa karena celetukan yang aku keluarkan di MC. Tapi, ada momen di mana banyak orang kurang suka dengan bercandaanku. Semenjak saat itu, aku merasa aku lebih baik diam aja. Aku ingat jelas, aku pernah ada di momen yang rasanya takut untuk ngomong, takut untuk perform, takut untuk bertemu kalian. Karena pada saat itu aku berpikir kalau semua yang aku lakukan itu akan salah. Gak bisa bohong kalau kejadian itu berat untuk aku, karena pada saat itu aku merasa komentar yang aku dapat bukan hanya kritik, tetapi sudah di luar konteks yang ada. Aku juga sempat berpikir, kenapa, ya, orang-orang bisa seperti itu, apakah mereka tidak memikirkan kalau apa yang mereka ketik itu juga ada impact yang besar untuk kita? Aku sadar bahwa itu semua di luar kendaliku, dan aku jadi mendapat banyak pelajaran dari itu semua. Aku tau aku punya ambisi yang besar di sini, tapi aku rasa aku harus mencari jalan lain yang bisa membuat aku lebih bersinar di luar JKT48. Tapi, kalo in another life bisa punya kesempatan untuk masuk JKT48 lagi, aku pasti mau, aku akan lakukan mimpi-mimpi yang belum tercapai di sini."
Momen Last Show Cathy dari JKT48, Bittersweet!
- Cathleen Nixie resmi lulus dari JKT48 pada 15 Agustus 2026 lewat pertunjukan “Cara Meminum Ramune” bersama Team Love, menjadi anggota pertama tim itu yang graduate.
- Upacara kelulusannya menghadirkan seluruh generasi 11, sahabat terdekat, serta penampilan solo “Menanti”; Cathy juga mengenang perjalanan sejak bergabung pada 2022 hingga Sousenkyo 2024.
- Dalam surat perpisahan, Cathy mengungkap hujatan terkait candaannya membuatnya takut tampil dan berbicara; Muthe sempat membujuknya bertahan, lalu memahami keputusannya mencari jalan lain.
Cathleen Nixie telah resmi menggelar pertunjukan kelulusannya dari JKT48 melalui setlist "Cara Meminum Ramune" bersama Team Love (15/8/2026). Melalui persembahan terakhirnya sebagai member JKT48, Cathy juga sedikit mencurahkan rasa sedih yang dipendamnya sendirian selama ini.
Cathy dahulu merupakan sosok yang sangat percaya diri dan selalu memancarkan binar yang membuat banyak orang jatuh hati. Namun, karena satu hal, ia mulai merasa takut untuk bersikap dan perlahan mengubur banyak mimpinya. Simak momen last show Cathy dari JKT48 melalui artikel ini.
1. Cathy jadi member Team Love pertama yang graduate
Cathleen Nixie (x.com/officialJKT48) Perjalanan Cathy sebagai anggota JKT48 dimulai sejak 31 Oktober 2022 dan telah resmi berakhir pada 15 Agustus 2026. Cathy memilih setlist "Cara Meminum Ramune" untuk ia tampilkan terakhir kalinya sebagai member JKT48 bersama 11 Team Love, yaitu Fiony, Lia, Anindya, Cynthia, Gracie, Michie, Fritzy, Lana, Lily, Nayla, dan Trisha. Cathy tampil sebagai center "Cross" untuk terakhir kalinya dalam setlist tersebut.
Cathy mengumumkan kelulusannya pada 19 April 2026, belum genap sebulan sejak formasi team JKT48 FIGHT dimulai. Ia menjadi member Team Love pertama sekaligus member generasi 11 kedua yang mengumumkan kelulusan dari grup. Menariknya, dengan lulusnya Cathy dari JKT48, kini sudah tidak ada lagi trainee maupun member JKT48 yang berulang tahun di bulan Mei.
2. Cathy hadirkan seluruh generasi 11 dan sahbat terdekat di pertunjukan teater terakhirnya
Cathleen Nixie (x.com/officialJKT48) Momen haru dimulai ketika setlist "Cara Meminum Ramune" usai dan dilanjutkan dengan upacara kelulusan Cathy dengan membawakan 3 lagu pilihannya. Lagu pertama segera membuat penonton terharu karena kemunculan seluruh member generasi 11 dengan kaus oranye yang mereka kenakan pertama kali di momen perkenalan 4 tahun lalu. Cathy memilih lagu "Janji Ya" untuk ditampilkan bersama rekan segenerasinya tersebut.
Kemudian, lagu kedua adalah "Keteguhan Hati Dandelion" yang Cathy bawakan bersama sahabat terdekatnya, yaitu Muthe, Lulu, Erine, Oline, Marsha, Oniel, Indah, Christy, Lana, Trisha, dan Fiony. Terakhir, Cathy tampil secara solo membawakan lagu "Menanti" yang baru saja meraih peringkat 29 dalam Request Hour 2026.
3. Cathy ajak penggemar flashback dengan perjalanan awalnya di JKT48

Cathleen Nixie (instagram.com/jkt48.cathy) Cathy membuka surat kelulusannya dengan ucapan terima kasih kepada Tuhan, keluarga, staf, penggemar, serta member JKT48, lalu mulai flashback ke momen pertamanya bergabung dengan JKT48 tanpa mengetahui banyak hal tentang grup ini. Cathy masih ingat momen pertamanya menyaksikan pertunjukan teater JKT48 melalui setlist "Gadis-Gadis Remaja." Saat itu, ia mulai memiliki mimpi di grup ini, yaitu ingin tampil menginspirasi seperti para senior.
Generasi 11 tampil pertama kali pada konser ulang tahun ke-11 JKT48, kemudian mereka mendapat setlist baru bertajuk "Ingin Bertemu," lalu perlahan dipercaya untuk tampil bersama senior, dan berkesempatan masuk MV JKT48. Cathy sangat bangga bisa menembus Sousenkyo pertama dan terakhirnya di tahun 2024 karena saat itu ada banyak orang yang meragukan dirinya, tetapi fanbase Cathy kompak berjuang untuk menunjukkan bahwa Cathy memang layak bersinar di JKT48. Cathy selalu menunjukkan semangatnya yang besar setiap tampil di depan penggemar, bahkan seluruh perasaan sedihnya bisa hilang begitu saja ketika perform.
4. Cathy akhirnya jujur terhadap perasaan yang ia pendam sendirian selama ini

Cathleen Nixie (instagram.com/jkt48.cathy) Penggalan surat tersebut dibacakan Cathy dengan suara bergetar dan sempat terjeda di beberapa momen karena kesedihan yang tak lagi terbendung. Setelah memendamnya sekian lama, Cathy akhirnya buka suara mengenai kesedihannya menghadapi hujatan di media sosial imbas candaannya di teater setahun lalu. Selama ini, Cathy selalu berusaha tampil ceria di depan publik, padahal ada luka dan trauma mendalam yang sedang ia rasakan.
Sejak masih menjadi trainee, Cathy memang dikenal sebagai salah satu member dengan kemampuan MC mumpuni yang kerap mengundang tawa penggemar lewat celetukannya. Sayangnya, sejak setahun terakhir, ia justru kebanjiran hujatan dari oknum tak bertanggung jawab karena candaannya kepada sesama member. Meski sudah mengklarifikasi bahwa ia telah meminta maaf kepada member yang bersangkutan secara langsung, hujatan yang diterimanya justru kian meluas hingga merambah pada ranah body shaming dan aspek lain di luar konteks awal.
5. Muthe sempat berusaha membuat Cathy bertahan, namun akhirnya merelakannya untuk graduate

Muthe JKT48 dan Cathleen Nixie (instagram.com/jkt48.muthe_) Muthe sebagai salah satu teman terdekat sekaligus sosok yang sudah menganggap Cathy seperti adiknya sendiri membacakan surat perpisahan di momen kelulusannya. Muthe menyampaikan kesedihannya ditinggal oleh sang adik dan adanya perasaan menyesal karena tidak bisa menahan kepergian Cathy. Berikut adalah penggalam surat Muthe untuk Cathy.
"Aku masih inget juga waktu itu, setelah pulang show, kita di bis kita nangis bareng. Waktu itu kamu cerita hal yang selama ini kamu pendam dan kamu rasain. Jujur aja, waktu itu aku berusaha banget mutar otak supaya bisa yakinin kamu bertahan, karena aku yakin Cathy bisa dan punya potensi yang lebih di sini. Tapi, setelah aku denger semua yang kamu rasain, aku akhirnya ngerti.
Ada satu hal yang sampai sekarang masih suka bikin aku sedikit menyesal, aku sering juga, kan, bilang ini ke kamu, kenapa, ya, kita gak deket dari dulu? Karena aku suka kepikiran, kalo dari awal kita sudah sedekat ini, mungkin gak terlambat untuk bisa bantu dan yakinin kamu bangkit semangat lagi."
Dari penggalan surat tersebut, Muthe yang menyadari potensi besar Cathy sebagai masa depan JKT48 sempat berusaha keras meyakinkan sang adik untuk bertahan. Namun, setelah memahami seberapa dalam luka yang dirasakan Cathy, Muthe akhirnya merelakan sang adik lulus demi mencari kebahagiaan baru sebagai remaja biasa. Semoga persahabatan Muthe dan Cathy terus terjalin erat meski keduanya kini telah melangkah jalan yang berbeda, ya!
Setelah ini, semoga Cathy bisa menjalani kehidupan remajanya dengan penuh rasa bahagia, ya! Pengalaman kurang mengenakkan dari Cathy ini semoga bisa menjadi pengingat keras bahwa apa yang kita sampaikan di media sosial bisa berdampak pada kehidupan seseorang. Jadi, jangan lupa untuk bijak dalam bermedia sosial, ya!




















