Muthe JKT48 dan Cathleen Nixie (instagram.com/jkt48.muthe_)
Muthe sebagai salah satu teman terdekat sekaligus sosok yang sudah menganggap Cathy seperti adiknya sendiri membacakan surat perpisahan di momen kelulusannya. Muthe menyampaikan kesedihannya ditinggal oleh sang adik dan adanya perasaan menyesal karena tidak bisa menahan kepergian Cathy. Berikut adalah penggalam surat Muthe untuk Cathy.
"Aku masih inget juga waktu itu, setelah pulang show, kita di bis kita nangis bareng. Waktu itu kamu cerita hal yang selama ini kamu pendam dan kamu rasain. Jujur aja, waktu itu aku berusaha banget mutar otak supaya bisa yakinin kamu bertahan, karena aku yakin Cathy bisa dan punya potensi yang lebih di sini. Tapi, setelah aku denger semua yang kamu rasain, aku akhirnya ngerti.
Ada satu hal yang sampai sekarang masih suka bikin aku sedikit menyesal, aku sering juga, kan, bilang ini ke kamu, kenapa, ya, kita gak deket dari dulu? Karena aku suka kepikiran, kalo dari awal kita sudah sedekat ini, mungkin gak terlambat untuk bisa bantu dan yakinin kamu bangkit semangat lagi."
Dari penggalan surat tersebut, Muthe yang menyadari potensi besar Cathy sebagai masa depan JKT48 sempat berusaha keras meyakinkan sang adik untuk bertahan. Namun, setelah memahami seberapa dalam luka yang dirasakan Cathy, Muthe akhirnya merelakan sang adik lulus demi mencari kebahagiaan baru sebagai remaja biasa. Semoga persahabatan Muthe dan Cathy terus terjalin erat meski keduanya kini telah melangkah jalan yang berbeda, ya!
Setelah ini, semoga Cathy bisa menjalani kehidupan remajanya dengan penuh rasa bahagia, ya! Pengalaman kurang mengenakkan dari Cathy ini semoga bisa menjadi pengingat keras bahwa apa yang kita sampaikan di media sosial bisa berdampak pada kehidupan seseorang. Jadi, jangan lupa untuk bijak dalam bermedia sosial, ya!