8 Momen Masha Jadi Bocah Baik di Serialnya, Heartwarming!

- Masha dikenal usil, tapi artikel ini menyoroti delapan momen di mana ia menunjukkan sisi baik, peduli, dan bertanggung jawab terhadap Bear serta hewan-hewan hutan.
- Dalam berbagai episode, Masha membantu Bear dengan membersihkan rumah, membuat selai, hingga menghibur saat sedih, memperlihatkan perubahan sikap yang tulus dan penuh empati.
- Perubahan paling mengejutkan terjadi ketika Masha menjadi anak kalem menjelang pindah ke kota, menegaskan bahwa ia bukan sekadar bocah nakal melainkan sosok hangat dan penyayang.
Masha, si karakter utama bocah bertudung pink dari serial Masha and the Bear, memang lekat sekali sebagai bocah yang kerap membuat keusilan dan kekacauan. Tapi, walaupun terkenal nakal sekali, dalam beberapa momen, ia juga bisa bertingkah layaknya bocah baik dan penuh kepedulian seperti anak-anak seusianya pada umumnya.
Biarpun di sebagian besar episode ia seringnya hanya bikin onar, macam memaksa si babi pink Rosie untuk menjadi bayinya saat ia bermain peran mengasuh anak, membuat seekor kambing dan anak anjing di sekitar rumahnya ketakutan saat ia muncul, hingga mengusik ketenangan Bear di rumah kayunya. Namun, kamu patut tahu kalau Masha juga bisa bersikap berbeda sepenuhnya, hingga dijamin bikin kamu gak merasa kesal dan membenci karakternya lagi, melainkan jadi sayang dan gemas padanya. Berikut delapan buktinya!
1. Membereskan kekacauan di rumah Bear usai membuatnya berantakan

Bahkan, momen Masha jadi anak baik sudah diperlihatkan sejak episode pertama serial Masha and the Bear tayang, tepatnya di “How They Met”. Masha awalnya membuat banyak kekacauan di rumah Bear saat sang beruang sedang pergi, mulai dari menjatuhkan barang dan perabotan sampai loncat-loncat di kasur.
Namun, meski sudah mengacak-acak hampir seluruh isi rumah, ia tetap menunjukkan sisi baiknya dengan membersihkan dan membereskan semua yang sudah diobrak-abriknya. Jadi, buat kamu yang sudah kepalang menganggap Masha adalah anak nakal, mungkin perlu rewatch lagi episode pertama ini.
2. Bersedia membagi kado Natal pada semua penghuni hutan

Padahal, usai ada Sinterklas yang tengah berehat di rumah Bear akibat kecelakaan di episode "One, Two, Three! Light the Christmas Tree!", Masha sudah ancang-ancang ingin mengambil semua kado yang dibawa Sinterklas, dengan maksud ingin menyimpannya untuk dirinya sendiri.
Namun, setelah mendapat kostum biru indah serta rambut panjang yang dikepang dari Santa, Masha akhirnya berbesar hati dan rela membiarkan setumpuk kado tersebut kembali ke tujuan aslinya, yaitu dibagikan pada semua hewan yang menghuni hutan.
3. Membuatkan banyak selai untuk sang beruang santap saat malam

Usai insiden toples yang awalnya tersangkut di kepala Masha, kini berganti jadi tangan Bear yang masuk ke dalamnya. Masha berniat membantu melepaskannya, tapi bukannya berhasil, Bear malah terguling ke belakang hingga menumpahkan semua selai merah yang sudah dibuatnya. Karena kesal, Bear pun memilih mencari buah segar lagi dan melarang Masha ikut.
Namun, Masha tak tinggal diam. Demi membuat Bear ceria kembali, ia bersama beberapa hewan hutan mengumpulkan buah dan sayuran lokal untuk diolah jadi selai. Setelah jadi, Masha menghidangkan semua selai buatannya untuk Bear nikmati sebagai santapan malam, sampai akhirnya sang beruang merasa puas dan kekenyangan.
4. Menjadi penyelamat bagi Bear yang merasa sedih di hari Natal

Bear di serial ini memang terlihat sebagai sosok introver yang menyukai kenyamanan tanpa banyak gangguan. Karena itu, di episode “Home Alone”, ia berniat merayakan Natal sendirian agar semuanya berjalan sesuai rencananya tanpa ada usikan, terutama dari Masha si tukang gaduh.
Namun, yang tak ia sadari adalah momen spesial seperti Natal justru terasa lebih hangat jika dirayakan bersama. Saat Bear dilanda kesedihan karena pohon pinus dan dekorasi natalnya rusak, ia sempat bingung harus melakukan apa. Untungnya, Masha datang bersama beberapa hewan hutan dan membawa kado berupa penyiram tanaman ajaib, yang akhirnya membuat Bear kembali bahagia.
5. Memasang wallpaper untuk interior rumah Bear

Dengan bantuan seekor kelinci, serta sepasang landak dan tupai, Masha bersama hewan-hewan tersebut akhirnya bekerja sama memasang wallpaper di rumah sang beruang yang sebelumnya bagian interiornya sempat terbakar hingga hanya menyisakan bekas gosong di mana-mana.
Terlihat mereka cukup teliti dan cekatan, mulai dari membentangkan, mengoleskan lem, sampai akhirnya menempelkan wallpaper dengan rapi di dinding. Bear yang sempat terbelit wallpaper miliknya sendiri bahkan kaget saat keluar dari kamar mandi dan mendapati seluruh dinding rumahnya sudah berubah rapi, hingga interiornya tampak seperti baru lagi.
6. Menolong Bear yang sedih karena tak dihiraukan penguin kecil

Bear sebenarnya begitu kangen dengan sosok penguin kecil yang dulu sempat dirawatnya sejak masih dalam telur hingga akhirnya menetas dan bisa mandiri. Karena itu, saat penguin tersebut datang jauh-jauh dari Antarktika untuk mengunjunginya lagi di rumah kayunya, Bear terlihat sangat bersemangat, sampai melakukan berbagai persiapan untuk menyambutnya.
Namun, niat awal untuk bersenang-senang bersama penguin yang sempat diadopsinya itu justru berubah tak sesuai harapan, karena si penguin malah lebih asyik bermain dengan Masha. Meski bukan hal yang salah, tapi sang penguin seakan tak memperdulikan keberadaan Bear yang dulu sering dipanggilnya “Papa” itu, hingga sang beruang merasa murung dan tersisihkan.
7. Merawat Bear dengan telaten, meski sang beruang cuma berpura-pura sakit

Bear sepertinya memang sudah jenuh sekali ketika keasyikannya terus diganggu oleh Masha. Karena itu, dalam episode “Get Well Soon!”, ia sampai berpura-pura sakit di hadapan Masha, demi membuat bocah kecil itu merasa iba dan tak lagi mengusiknya. Masha yang masih polos pun sama sekali tak curiga kalau Bear hanya sedang berakting.
Bahkan, Masha rela merawatnya dengan telaten dan memberikan berbagai pelayanan, mulai dari mengambilkan bantal pengganjal, menyediakan air hangat, menyuapi selai manis, sampai membawakan buku agar Bear tidak bosan. Padahal, yang Masha tidak tahu, saat dirinya pergi keluar rumah untuk mengambil air, Bear justru langsung segar kembali dan bersenang-senang sendirian.
8. Mendadak jadi berkepribadian baik hingga mengagetkan semua penghuni hutan

Episode “See You Later” di musim 3 ini memang sempat bikin kaget. Dari awal cerita, Masha terlihat berbeda karena berubah jadi bocah yang kalem, menyenangkan, dan tak lagi berbuat ulah. Hewan-hewan di sekitar rumahnya yang biasanya lari ketakutan saat ia muncul, kini justru heran karena Masha tidak lagi mengganggu atau memaksa mereka menemaninya bermain.
Bear pun ikut terkejut dengan perubahan drastis bocah satu ini. Saat Masha berkunjung ke rumahnya, ia tak lagi mengacaukan barang atau berbuat kenakalan seperti biasanya. Sebaliknya, Masha justru membantu membereskan rumah, mulai dari menyedot debu di lantai, menyusun buku di rak, hingga mencuci piring. Rupanya, Masha ingin melakukan kebaikan untuk terakhir kalinya sebagai kesan perpisahan, karena akan diajak Dasha pindah ke kota. Setelah itu, Masha dan para penghuni hutan pun berkumpul di rumah Bear untuk menghabiskan waktu bersama sebelum ia benar-benar berangkat keesokan harinya.
Nah, bisa dilihat kalau Masha sebenarnya bukanlah seratus persen bocah nakal dengan kelakuan yang ngeselin. Toh, ada banyak bukti, bahkan sejak musim pertama Masha and the Bear, kalau ia juga punya sisi lain sebagai anak baik yang penuh empati dan rasa tanggung jawab. Jadi, semoga kamu gak lagi merasa benci pada karakternya. Masha sebenarnya sama saja seperti bocah-bocah di dunia nyata, yang kadang ngeselin, tapi di lain waktu juga bikin kangen dengan tingkah polos dan lucunya.


















