Momen menarik konser 30 tahun Ungu di Jakarta, Jumat (30/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Bagian yang gak kalah menarik perhatian penonton ada pada saat putri gitaris Enda, Zara Leola, bersama Kiesha Alvaro muncul di atas panggung. Keduanya tampak bercerita bagaimana hubungan mereka dengan ayah masing-masing. Keisha dan Zara rupanya memiliki kisah tersendiri yang bikin penonton ikut tersentuh. Setelah itu, mereka berduet menyanyikan "Laguku" dan "Jika Itu yang Terbaik".
Saat melantukan "Jika Itu yang Terbaik", Kiesha sempat maju ke depan panggung dan bertemu penonton. Sama seperti sang ayah, Pasha, ia juga ikut menyapa sekaligus menyalami penonton. Setelah penampilan itu, Kiesha merasakan seperti apa rasanya bersalaman dengan para Cliquers persis dengan apa yang dialami ayahnya. Ia pun mengaku merasa deg-degan saat tampil di depan mereka.
"Ayah, tadi sempat maju ke depan. Ternyata ini ya rasanya salaman sama Cliquers-Cliquers vintage. Maksudnya, sudah senior-senior. Kan ada Cliquers-Cliquers Gen Z, ada milenial, ada vintage. Lebih lain lagi," ucap Kiesha yang sempat memantik tawa penonton.
Membalas ucapan Kiesha, Pasha memberikan pesan yang gak kalah lucu. Kata Pasha, Kiesha harusnya berterima kasih dengan para Cliquers vintage karena mereka memiliki peran di balik uang jajan hingga uang sekolah Kiesha selama ini.
"Ayah kasih tahu kamu, ya. Sekolah kamu itu yang bayar dari vintage-vintage ini. Uang jajan kamu ya dari vintage-vintage ini. Jadi, kamu harus berterima kasih sama vintage-vintage ini, dan kamu harus kasih tahu sama vintage-vintage ini, tolong terus dukung musik Indonesia. Kenapa om-tante vintage ini harus terus dukung musik Indonesia? Supaya band-band vintage seperti Ungu juga bisa terus berkarya," ucap Pasha.
"Tolong om-tanteku. Om-tante online-ku. Gak apa-apa kan? Gimana, ya? Masalahnya gini, om-tante ini sudah temani ayah dari saya belum lahir. Jadi, harus pakai om-tante," kata Kiesha yang disambut tawa penggemar.