7 Momen Sarwendah Kenang 1 Tahun Kepergian Ayahnya

Intinya Sih
- Sarwendah dan keluarga menggelar sembahyang peringatan satu tahun wafatnya ayahnya, Hendrik Lo, di Grand Heaven, Jakarta.
- Sarwendah mengungkapkan kerinduan, doa, dan kasihnya kepada sang ayah; ia serta ibundanya menangis saat melihat foto dan guci abu Hendrik Lo.
- Keluarga menjalani tradisi sesuai kepercayaan, termasuk pembakaran barang sebagai penutup masa berkabung, dengan kehadiran kerabat berpakaian putih dan biru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ayah Sarwendah, Hendrik Lo, meninggal dunia pada 19 Juli 2025 lalu. Belum lama ini, Sarwendah dan keluarga menggelar acara khusus untuk memperingati satu tahun kepergian ayah tercinta sesuai dengan kepercayaannya.
Di momen tersebut, Sarwendah menyampaikan perasaan rindunya kepada sang ayah. Sebagai seorang anak, artis 36 tahun itu tak pernah berhenti mengirimkan doa buat mendiang ayahnya. Berikut potretnya di bawah ini.
1. Bertepatan satu tahun kepergian ayahnya, Sarwendah melakukan sembahyang bersama di Grand Heaven, Jakarta

2. "Aku masih merindukanmu, masih mendoakanmu, dan selalu menyayangimu. Love you," ujar ibu tiga anak itu dalam unggahannya, pada Jumat (7/8/2026)

3. Tangis Sarwendah dan ibundanya pun pecah saat melihat foto dan guci abu milik Hendrik Lo

4. Untuk mengenang sosok ayah tercinta, Sarwendah menjalani serangkaian tradisi sesuai dengan kepercayaannya

5. Prosesi dilanjutkan dengan pembakaran barang sebagai simbol penyelesaian atau akhir masa berkabung

6. Acara mengenang satu tahun meninggalnya ayah Sarwendah, Hendrik Lo, berlangsung penuh haru

7. Keluarga besar dan kerabat turut hadir dalam acara ini. Mereka kompak mengenakan dresscode putih dan biru

Kepergian ayah tercinta untuk selama-lamanya tentu memberikan duka mendalam bagi Sarwendah. Meski demikian, ia selalu berusaha mengirimkan doa untuk ayah tercinta.





















