Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Momen Tak Terlupakan di Konser Project Pop 30 Tahun, Tribute untuk Oon

Momen Tak Terlupakan di Konser Project Pop 30 Tahun, Tribute untuk Oon
Konser Project Pop "Forever Young-Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Intinya Sih
  • Project Pop merayakan 30 tahun lewat konser Forever Young-Forever Fun di Tennis Indoor Senayan, membawakan sekitar 30 lagu selama tiga jam untuk mengajak penggemar bernostalgia.
  • Konser menghadirkan kejutan komedi dan kolaborasi, termasuk transformasi kostum Tika, penampilan Fadil Jaidi, P-Project, NPD, serta kehadiran Agak Laen dan Yovie Widianto.
  • Menjelang akhir, Project Pop memberi tribute emosional untuk mendiang Oon melalui lagu "Bohong", lalu menutup pertunjukan dengan "Ingatlah Hari Ini" dan ajakan memeluk orang tersayang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Tiga puluh tahun bukan waktu yang sebentar bagi sebuah grup musik. Namun, Project Pop justru membuktikan bahwa usia hanyalah angka ketika mereka kembali menguasai panggung lewat konser Forever Young-Forever Fun di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/2026). Selama kurang lebih tiga jam, Tika, Udjo, Odie, Gugum, dan Yosi mengajak para Popop bernostalgia lewat puluhan lagu yang menemani perjalanan mereka.

Tak hanya bernyanyi, Project Pop juga menghadirkan berbagai kejutan, mulai dari transformasi kostum Tika, kolaborasi dengan Fadil Jaidi, aksi kocak P-Project dan NPD, hingga tribute emosional untuk mendiang Oon. Berikut beberapa momen tak terlupakan dari konser 30 tahun Project Pop.

1. Pembukaan energik dengan lagu-lagu hit Project Pop

Pembukaan energik dengan lagu-lagu hit Project Pop.jpg
Konser Project Pop "Forever Young-Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Project Pop langsung membuka konser dengan deretan lagu yang sudah begitu melekat di ingatan penggemarnya. "Tu, Wa, Ga, Pat" menjadi pembuka yang langsung membuat Tennis Indoor Senayan bergemuruh. Setelah suasana mulai panas, Project Pop melanjutkannya dengan "Senggal Senggol Reggae". Udjo kemudian menyapa para penonton yang sudah memenuhi venue.

"Halo teman-teman, apa kabarnya? Kalau tadi pemanasan nyanyi sekarang geraknya," ucapnya.

Kalimat tersebut menjadi aba-aba bagi penonton untuk ikut bergerak mengikuti energi Project Pop. Mereka kemudian melanjutkan penampilan dengan "Coconut". Setelah membawakan lagu tersebut, Project Pop sempat berpura-pura mengakhiri penampilan.

"Sampai jumpa! Sampai jumpa di lagu selanjutnya," canda mereka.

Tentu saja, itu bukan benar-benar tanda perpisahan. Project Pop langsung melanjutkan konser dengan salah satu lagu hit mereka dari era 2000-an awal, "Pacarku Superstar". Perpindahan dari satu lagu ke lagu lainnya membuat konser terasa seperti perjalanan melintasi katalog musik Project Pop. Penonton tak hanya diajak mendengarkan lagu, tetapi juga mengingat kembali fase kehidupan ketika lagu-lagu tersebut pertama kali populer.

"Mungkin malam ini kami mengajak semua yang hadir di sini bersenang-senang, bernostalgia. Pasti ada lagu-lagu yang menemani masa kecil dan remaja kalian," ungkap Tika, sebelum mereka lanjut menyanyikan "Jangan Ganggu Banci."

2. Tika Panggabean mendadak jadi Gloria Gaynor lewat I Will Not Survive

Tika Panggabean mendadak jadi Gloria Gaynor lewat I Will Not Survive.jpg
Konser Project Pop "Forever Young-Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Setelah dibuka dengan deretan lagu yang penuh energi, konser kemudian memberikan ruang bagi Tika Panggabean untuk tampil seorang diri. Tika muncul dengan gaun yang kemudian mengalami perubahan di atas panggung. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen visual yang mencuri perhatian, karena nuansanya berbeda dari energi Project Pop sebelumnya.

Ia kemudian membawakan lagu "I Will Not Survive" dengan lirik yang diplesetkan secara khas. "Kusuka lagu I Will Survive, apalagi ketika ku hidup without you by my side. After so many nights dengerin I Will Survive song, I think I'm wrong, please come back dong."

Penampilan tersebut tentu saja tidak berlangsung serius terlalu lama. Setelah menyelesaikan bagian lagunya, Tika kembali mengajak penonton bercanda. "Jadi gini rasanya jadi Raisa, ditonton 30 ribu orang," candanya yang membuat penonton tertawa.

3. Fadil Jaidi ikut bernyanyi, P-Project bikin suasana makin pecah

Fadil Jaidi jadi kolaborator pertama, nyanyikan Jombi (Jomblo Abadi).jpg
Konser Project Pop "Forever Young-Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Keseruan berlanjut ketika Fadil Jaidi muncul sebagai salah satu kolaborator. Namun, sebelum bernyanyi, Fadil terlebih dahulu membawa kebiasaannya untuk berceloteh ke atas panggung. Ia sempat membuka penampilannya dengan mengajak Project Pop dan penonton berbincang soal kehidupan asmara.

"Sebelumnya, sebelum aku curhat, aku mau ucapin terima kasih banget buat kakak-kakak Project Pop yang bolehin aku curhat di sini. Di sini ada yang datengnya jomblo gak?" tanya Fadil.

Fadil kemudian melontarkan candaan kepada para penonton yang masih jomblo, "Buat yang jomblo, boleh DM aku ya."

Setelah itu, Fadil menyapa para penonton dan mengajak mereka bernyanyi bersama Project Pop lewat "Jombi (Jomblo Abadi)". Tak berhenti di situ, P-Project juga mendapat giliran untuk menghibur penonton. Para senior Project Pop tersebut membuat segmen yang dikemas seperti audisi junior, lengkap dengan sejumlah karakter yang dibawa ke atas panggung.

Mulai dari Haji Roma, Michael Jackson, Tompi, hingga mendiang Glenn Fredly menjadi bagian dari segmen kocak tersebut. P-Project seolah mengembalikan penonton ke akar humor musik yang sejak dulu menjadi DNA Project Pop.

4. NPD tampil, Agak Laen ikut meramaikan dari bangku penonton

P-Project, NPD, hingga Inul Daratista sukses menaikkan mood penonton.jpg
Konser Project Pop "Forever Young-Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

NPD (New Pusat Dunia) turut mengambil bagian dalam konser 30 tahun Project Pop. Trio yang beranggotakan Niky Putra, Mario Caesar, dan Kev (Luqman Hakim) tersebut membawakan dua lagu, salah satunya "Sempurnanya Aku". Penampilan NPD kembali menghadirkan warna komedi yang kuat. Mereka bahkan menutup aksinya dengan gaya bahasa Inggris dan candaan mengenai rencana tur dunia bersama Justin Bieber sebelum meneriakkan, "I love you Indonesia."

Selain kolaborator di atas panggung, sejumlah nama familiar juga terlihat hadir sebagai penonton. Keempat personel Agak Laen, yakni Indra Jegel, Boris Bokir, Bene Dion, dan Oki Rengga, turut menyaksikan konser tersebut. Kehadiran mereka bahkan disapa langsung oleh Tika dari atas panggung.

"Aku juga mau menyapa anak-anak aku dalam tanda kutip, ada temen-temen dari Agak Laen," ujar Tika.

Tika sendiri memang memiliki hubungan dengan grup komedi tersebut setelah tampil sebagai cameo dalam film Agak Laen: Menyala Pantiku! (2025). Selain Agak Laen, Yovie Widianto juga terlihat hadir. Kehadiran pendiri Kahitna tersebut terasa spesial karena nama Kahitna pernah diabadikan Project Pop melalui lagu "Gara Gara Kahitna". Uniknya, Hedi Yunus dan Mario Ginanjar juga tampil di penghujung acara.

5. Tribute untuk mendiang Oon Project Pop bikin suasana mendadak sendu

Tribute untuk mendiang Oon Project Pop bikin suasana mendadak sendu.jpg
Konser Project Pop "Forever Young-Forever Fun" di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu malam (8/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Di balik gelak tawa dan energi yang memenuhi Tennis Indoor Senayan, Project Pop juga menyisipkan satu momen yang membuat suasana konser berubah menjadi lebih emosional. Menjelang akhir pertunjukan, Project Pop memberikan penghormatan kepada salah satu sosok penting dalam perjalanan grup, Muhammad Fachroni atau Oon Project Pop.

Mendiang Oon menjadi bagian penting dari perjalanan Project Pop sebelum meninggal dunia pada 2017. Untuk mengenangnya, Project Pop membawakan lagu "Bohong." Suasana yang sebelumnya penuh tawa perlahan berubah menjadi sendu. Ketika Tika menyanyikan bagian lirik, "Sesungguhnya hatiku ingin menahanmu, kamu jangan pergi, kamu jangan pergi," rasa kehilangan itu terasa begitu kuat di dalam venue.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan 30 tahun Project Pop bukan hanya tentang lagu-lagu lucu, panggung besar, dan nostalgia. Ada pula orang-orang yang pernah berjalan bersama mereka, tetapi kini hanya bisa dikenang melalui karya. Setelah melewati sekitar tiga jam pertunjukan dan membawakan total kurang lebih 30 lagu, Project Pop akhirnya menutup konser dengan "Ingatlah Hari Ini."

Namun, mereka tidak sekadar meminta penonton menyanyikan lagu tersebut. Project Pop justru mengajak Popop untuk memeluk orang tersayang yang datang bersama mereka ke konser. Penonton juga diminta merekam momen tersebut, bukan sibuk mengarahkan kamera ke atas panggung. Sebuah penutup yang terasa hangat, sedikit kocak, tetapi diam-diam mengingatkan bahwa perjalanan panjang pada akhirnya adalah tentang orang-orang yang tetap tinggal dan tumbuh bersama. Apakah kamu ikut nonton konser Project Pop juga? Kasih tahu pengalamanmu, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More