Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Morgan Oey di Festival Film Tempo: Piala Ini untuk Guru dan Pencari Keadilan

Morgan Oey menang penghargaan di Festival Film Tempo 2025
Morgan Oey menang penghargaan di Festival Film Tempo 2025 (IDN TImes/Elizabeth Chiquita)
Intinya sih...
  • Morgan Oey memenangkan penghargaan Aktor Utama Pilihan di Festival Film Tempo 2025
  • Morgan Oey mempersembahkan piala kemenangannya untuk guru honorer
  • Morgan Oey juga persembahkan pialanya untuk para pencari keadilan di Indonesia
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Morgan Oey membawa pulang penghargaan Aktor Utama Pilihan dalam Festival Film Tempo 2025 yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Senin (26/1/2025). Ia berhasil mendapatkan piala tersebut lewat peran Edwin, seorang guru pengganti, di film Pengepungan di Bukit Duri yang berlatar kerusuhan dan rasisme.

Morgan tampak terkejut ketika namanya disebutkan. Ia kemudian tergesa-gesa naik ke atas panggung, lalu memulai pidatonya dengan napas terengah-engah. Meski begitu, sang aktor memberikan pidato penuh makna yang disambut sorak audiens. Apa isi pidatonya?

1. Morgan Oey memenangkan penghargaan Aktor Utama Pilihan di Festival Film Tempo 2025

Morgan Oey menang penghargaan di Festival Film Tempo 2025
Morgan Oey menang penghargaan di Festival Film Tempo 2025 (IDN TImes/Elizabeth Chiquita)

Di atas panggung, Morgan Oey menerima piala yang diberikan Diva Apresya dan Jose Rizal Manua, pembawa penghargaan untuk kategori ini. Masih dengan napas terengah, ia pun mengaku terkejut.

"Pertama saya ingin mengucap syukur berat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat yang malam ini bisa ada di sini bersama kalian semua, berupa satu kehormatan buat saya," demikian Morgan Oey membuka pidatonya.

Sang aktor kemudian mengucapkan teirma kasih kepada tim produksi, seperti sutradara Joko Anwar, dan lawan mainnya, Omara Esteghlal. Omara juga memenangkan penghargaan dalam festival ini.

Sambil menunjuk ke arah audiens, Morgan pun berseru, "Tanpa terkecuali my partner in crime, I'm not shaking, but my partner in crime, Omara Esteghlal."

2. Morgan Oey mempersembahkan piala kemenangannya untuk guru honorer

daftar pemenang Festival Film Tempo 2025
daftar pemenang Festival Film Tempo 2025 (IDN TImes/Elizabeth Chiquita)

Dalam pidatonya, Morgan pun mengatakan, piala kemenangan ini ia persembahkan untuk guru-guru honorer di Indonesia. Memerankan tokoh guru pengganti bernama Edwin di film Pengepungan di Bukit Duri, Morgan berharap, guru-guru honorer bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak.

"Dan yang pastinya," ujar Morgan Oey menelan ludah sebelum melanjutkan pidatonya, "Untuk semua yang hadir malam ini, piala ini saya mau persembahkan untuk semua guru," katanya disambut sorakan audiens.

"Terutama guru-guru honorer dari Indonesia yang sudah mendedikasikan dan menghadirkan hidupnya full untuk mengajar walaupun kesejahteraan dan kualitas hidupnya sering terabaikan," ia melanjutkan.

3. Morgan Oey juga persembahkan pialanya untuk para pencari keadilan di Indonesia

Morgan Oey menang penghargaan di Festival Film Tempo 2025
Morgan Oey menang penghargaan di Festival Film Tempo 2025 (IDN TImes/Elizabeth Chiquita)

Selain guru honorer, Morgan Oey juga mempersembahkan kemenangan ini untuk mereka yang sedang berjuang mencari keadilan sampai hari ini. Sambil menggenggam piala penghargaan berbentuk huruf T tersebut, Morgan melanjutkan dengan menggebu-gebu.

"Atas ketidakadilan dalam hidup mereka. Mari menolak lupa, karena lupa tidak sembuhan luka!" Suaranya terdengar lebih lantang, lalu menutupnya dengan mengangkat tinggi piala di tangan kanannya.

Pidato Morgan Oey ini mendapat sorak dan tepuk tangan meriah dari audiens yang hadir. Selamat untuk Morgan Oey!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More

Daftar Pemenang Festival FIlm Tempo 2025, Pangku Borong Piala

26 Jan 2026, 23:04 WIBHype