5 Musisi Pemenang Best New Artist Grammy yang Kariernya Meredup

- Olivia Dean pemenang Best New Artist Grammy 2026
- Alessia Cara, fun., Shelby Lynne, Milli Vanilli, Marc Cohn kariernya meredup setelah menang
- Kutukan soal pemenang Best New Artist Grammy, beberapa musisi mengalami penurunan karier setelah kemenangan
Grammy Awards 2026 baru saja rampung digelar pada Minggu (1/2/2026) waktu Amerika Serikat. Dalam ajang tersebut, nama Olivia Dean keluar sebagai pemenang Best New Artist Grammy 2026. Dean mengikuti kiprah musisi lain yang mendapatkan titel tersebut, seperti Chappell Roan, Olivia Rodrigo, hingga Billie Eilish.
Namun, pernahkah kamu mengetahui kutukan soal pemenang Best New Artist Grammy? Konon, pemenangnya bakal punya karier yang pendek.
Tentu saja tidak menimpa semua pemenangnya, tetapi ternyata ada beberapa musisi pemenang Best New Artist Grammy yang kariernya benar meredup. Kenapa, ya? Ini daftarnya!
1. Alessia Cara

Pada 2018, Alessia Cara memenangkan Best New Artist Grammy Awards. Di masa tersebut Cara mampu melahirkan hit demi hit, seperti "Here", "Scars to Your Beautiful" dan kolaborasinya bersama Zedd, "Stay". Ia dipuji punya suara pop yang segar dengan lirik penuh isu remaja.
Sayangnya, setelah membawa pulang piala Grammy untuk Best New Artist, momentum Cara perlahan menurun. Album The Pains of Growing (2018) dan In the Meantime (2021) mendapat apresiasi, tetapi gak menghasilkan hit seperti era debutnya. Ia tetap aktif merilis musik dan tur, tapi eksposurnya tidak besar.
2. fun.

Kamu pasti tahu lagu "We Are Young" yang dirilis band fun. pada 2012, kan? Lagu tersebut sangat populer pada masanya, sampai-sampai meraih Song of the Year di Grammy Awards 2013. Band fun. sendiri juga mendapatkan titel Best New Artist kala itu.
Namun, gak lama setelah kesuksesan lagu "We Are Young", fun. malah memilih hiatus dan gak merilis album baru sejak kemenangan di Grammy. Para anggotanya pun fokus pada proyek lain, seperti Jack Antonoff yang sukses sebagai penulis dan produser untuk artis lain.
Sementara itu, sang vokalis, Nate Ruess, belum bisa mengembalikan momentum band tersebut. Sungguh sangat disayangkan, mengingat bagaimana band ini dulunya sangat dielu-elukan.
3. Shelby Lynne

Pada 2001, Grammy Awards memberikan piala Best New Artist pada Shelby Lynne. Setelah berjuang selama 1 dekade, Lynne akhirnya membawa pulang piala tersebut berkat album I Am Shelby Lynne (1999) yang dianggap sangat kreatif oleh kritikus.
Lepas dari memenangkan piala Grammy, Lynne terus menulis dan merilis lagu untuk mempertahankan reputasi sebagai penyanyi. Sayangnya, album-album berikutnya gak mendapatkan pasar besar seperti sebelumnya. Lynne pun berkutat di jalur indie dan rumah produksi kecil, sehingga eksposur di ranah mainstream sangat sedikit.
4. Milli Vanilli

Kemenangan Milli Vanilli sebagai Best New Artist Grammy Awards pada 1990 sudah diprediksi. Duo pop asal Jerman itu memang mengambil alih sorotan dunia kala itu. Sayangnya, Grammy mencabut gelar tersebut karena terungkapnya sebuah skandal.
Milli Vanilli diketahui tidak menyanyi pada rekaman hits mereka sendiri. Ketika kebenaran itu terkuak, duo ini nyaris tidak bisa mempertahankan kariernya, sehingga reputasi mereka hancur lebur. Mereka gak bisa kembali ke puncak karier musik setelah kontroversi tersebut.
Kasus Milli Vanilli ini disebut sebagai skandal besar dalam sejarah Grammy. Lebih jauh lagi, mereka jadi contoh paling ekstrem dari "kutukan" Best New Artist, karena dampak negatifnya langsung terjadi.
5. Marc Cohn

Di awal 90-an, nama Marc Cohn sangat populer. Ia pun meraih Best New Artist Grammy Awards pada 1992 berkat lagu "Walking in Memphis". Lagu itu menjadi hit yang sukses, bahkan masuk Top 40 di Amerika Serikat dan jadi identitas musik Cohn.
Album debut Cohn, yakni Marc Cohn (1990), juga sangat sukses. Nama Cohn ppun jadi perhatian luas sebagai penyanyi dan penulis lagu berbakat pada awal 90-an.
Sayangnya, setelah memenangkan Grammy sebagai Best New Artist, Cohn tidak bisa mempertahankan posisinya. Ia memang masih merilis album dan menggandeng fansnya, tetapi gak ada lagu hita yang mencapai level "Walking in Memphis".
Para pemenang Best New Artist di Grammy Awards selalu diharapkan bisa melaju lebih pesat setelah di awal kariernya. Kelima nama di atas mungkin gak seberuntung musisi lain, tetapi kegigihan mereka yang terus menelurkan karya patut diapresiasi. Apakah salah satu musisi di atas adalah favoritmu?



















