Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nadila eks JKT48 Ungkap Alami Pelecahan di Tempat Gym

nadila eks jkt48
Nadila (instagram.com/nadilawantari23)
Intinya sih...
  • Nadila direkam secara diam-diam saat nge-gym
  • Sempat melakukan mediasi dan menunjuk kuasa hukum
  • Manajemen gym lewat akun X resmi mengumumkan telah memblokir pelaku
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nadila eks member JKT48 buka suara terkait kejadian traumatis yang pernah dialaminya. Nadila mengaku mengalami pelecehan seksual saat berada di tempat gym. Ia pun membagikan video berisi kronologi kejadian tersebut setelah melalui proses mediasi internal dan pendampingan kuasa hukum.

Nadila menegaskan tujuannya membagikan pengalaman ini bukan untuk memprovokasi, melainkan menyuarakan pentingnya rasa aman dan nyaman bagi perempuan di ruang publik, serta mendorong keberanian untuk percaya diri tanpa rasa takut. Pihak gym pun memberikan tanggapan. Berikut kronologinya.

1. Nadila direkam secara diam-diam saat lagi nge-gym

nadila eks jkt48
Nadila (instagram.com/nadilawantari23)

Dalam ceritanya, Nadila mengungkap mengalami pelecahan seksual non-fisik saat sedang nge-gym di salah satu brand franchise gym daerah Pondok Indah, pada 15 Desember 2025. Tanpa disadari, seorang oknum merekam dirinya secara diam-diam, termasuk mengarahkan kamera ke bagian tubuhnya.

"Jadi aku nge-gym berdua sama teman aku, pada saat itu ternyata diam-diam direkam oleh satu oknum yang tidak bertanggung jawab. Si pelaku ini ngerekam aku saat aku lagi nge-gym, merekam bagian tubuh aku dan ketahuan sama teman aku," ungkapnya di X pada 5 Februari 2026.

Ia menambahkan, dirinya bukan korban pertama dari si pelaku, ada puluhan lainnya yang diduga juga direkam secara diam-diam. Di hari yang sama, Nadila dan pelaku bersama staf gym melakukan mediasi dengan dua pilihan, antara diproses hukum atau dikeluarkan (diblokir).

"Akhirnya pelaku dibawa ke para staf. Awalnya pelaku gak ngaku kalau ngerekam aku, tapi karena ada buktinya, akhirnya dia ngaku. Aku juga sempat telfon sama cabang manajer, bilang kalau pilihannya cuma ada dua diproses hukum atau dikeluarin," lanjutnya.

2. Sempat melakukan mediasi dan menunjuk kuasa hukum

nadila eks jkt48
Nadila (instagram.com/nadilawantari23)

Nadila mengungkapkan, 2 hari setelah kejadian, pihak gym menyampaikan bahwa pelaku tidak dapat diblokir dari fasilitas gym. Manajemen hanya memberikan surat pernyataan dari pelaku yang berjanji tidak mengulangi perbuatannya, namun ia tidak diperbolehkan menerima salinan surat tersebut dan diminta kembali datang ke lokasi kejadian.

Dalam prosesnya, Nadila menunjuk kuasa hukum dan menjalani proses mediasi dari akhir Desember 2025 hingga akhir Januari 2026. Ia menyebut pihak gym beralasan tidak bisa memblokir pelaku karena dianggap tidak menimbulkan kerugian langsung.

"Aku gak dapat titik terang, gak dapat yang aku mau, dia (pelaku) diblokir, akhirnya aku kayak menunjuk kuasa hukum. Udah coba ketemu dan negosiasi sama pihak kuasa hukum (tempat gym), cuma keputusan akhirnya tetap sama (pelaku tidak bisa diblokir), karena ada aturan kalau misalkan pihak gym itu gak bisa memblokir akun seseorang kalau gak melakukan kerugian kepada mereka secara langsung. Menurut mereka kerugian yang ditimbulkan kepada aku bukan mereka," lanjutnya.

3. Manajemen gym lewat akun X resmi mengumumkan telah memblokir pelaku

nadila eks jkt48
Nadila (instagram.com/nadilawantari23)

Setelah Nadila membagikan pengalamannya di media sosial, manajemen gym FTL kemudian merilis pernyataan. Melalui unggahan di media sosial, mereka menjelaskan, saat laporan diterima, staf langsung melakukan pengecekan bersama korban dan memastikan video yang dimaksud dihapus. Mereka juga sudah memberikan sanksi administratif kepada member tersebut dan menawarkan dukungan jika korban ingin menempuh jalur hukum.

"Sejak awal, FTL tidak pernah menghalangi proses hukum dan menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan apabila diperlukan.

Mereka juga menyatakan sudah memblokir memblokir keanggotaan pelaku dan menyetujui untuk mengakhiri keanggotaan korban dengan mengembalikan dana secara penuh. Selain itu, pihak manajemen juga menyatakan sudah melakukan evaluasi dan menyusun prosedur respons yang lebih cepat terhadap laporan yang menyangkut privasi dan rasa aman.

"Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami terhadap kenyamanan member, (kami) telah mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan member yang bersangkutan dari lingkungan gym serta memperkuat regulasi internal, termasuk penerapan aturan baru terkait larangan pengambilan foto atau video secara diam-diam yang dapat mengganggu privasi dan kenyamanan member lain," tulis pihak gym pada 6 Februari 2025.

Nadila pun menulis sudah mendapat bukti surat pemblokiran si pelaku dari pihak manajemen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
Indra Zakaria
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More

8 Meme Orang Kaya Menghindari Pajak, kok Gitu?

12 Feb 2026, 11:24 WIBHype