Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Netflix Umumkan Cast Gundam Live-action, Kenapa Tuai Kritikan?
Sydney Sweeney dan Mobile Suit Zeta Gundam (instagram.com/sydney_sweeney | dok. Netflix)
  • Netflix resmi memulai syuting film live-action Gundam di Queensland, Australia, sekaligus mengumumkan deretan aktor ternama seperti Sydney Sweeney dan Noah Centineo sebagai pemeran utama.
  • Banyak warganet khawatir proyek ini akan terkena 'kutukan live-action' karena adaptasi anime ke versi Hollywood sering gagal memenuhi ekspektasi, terutama dalam pemilihan cast dan alur cerita.
  • Meskipun menuai kritik, sebagian fans tetap antusias menantikan film ini karena kolaborasi Netflix dan Legendary Pictures dianggap berpotensi mengulang kesuksesan adaptasi One Piece sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Salah satu anime mecha paling legendaris dan super populer, Gundam, akan mendapatkan film live-action-nya. Netflix sudah mengumumkan kalau proyek ini mulai melakukan tahap syuting di Queensland, Australia.

Bersamaan dengan itu, mereka juga mengumumkan sederet aktor dan aktris yang akan menjadi cast penting di film live-action Gundam ini. Pengumuman ini mendapatkan dua reaksi yang berlawanan dari warganet. Banyak yang sudah gak sabar karena ini akan menjadi adaptasi salah satu dari sedikit live-action dari seri Gundam. Tapi, gak sedikit juga lho yang mengkritik proyek ini. Kenapa, ya?

1. Warganet khawatir proyek Gundam ini kena kutukan live-action

cuplikan film G-Saviour (dok. TV Asahi)

Sudah sejak lama pencinta manga punya trauma dengan adaptasi live-action, khususnya jika adaptasi live-action tersebut dikerjakan oleh studio Hollywood atau di luar Jepang. Soalnya, jarang banget ada adaptasi manga atau anime live-action yang film atau serialnya flop, jauh dari ekspektasi terutama soal pemilihan cast, visual, sampai alur cerita.

Maka dari itu, saat ini di kalangan pencinta manga dan anime populer dengan sebutan kutukan live-action. Jadi, menurut penilaian mereka, proyek adaptasi live-action manga sulit untuk sukses atau memenuhi ekspektasi fansnya gara-gara kutukan ini. Nah, fans Gundam juga jadi khawatir kalau proyek live-action Gundam ini bakal kena kutukan juga, apalagi yang membuat adalah Hollywood.

2. Pemilihan cast dianggap kurang cocok

daftar cast film live-action Gundam Netflix (x.com/netflix)

Sebetulnya, Netflix sudah membawa nama besar untuk proyek Gundam ini. Dari informasi yang dirilis, mereka bakal mendapuk Sydney Sweeney dan Noah Centineo sebagai pemeran utamanya.

Sydney Sweeney memang lagi naik daun banget, apalagi setelah perannya di Euphoria Season 3 cukup jadi sorotan. Sementara Noah juga merupakan nama besar, terlibat di film Street Fighter dan juga film terbaru Rambo.

Tapi, sepertinya keputusan itu belum begitu memuaskan fans Gundam. Mereka pesimis karena menganggap pemiliihan cast-nya itu dianggap lebih celebrity-driven, bukan character-driven.

Takutnya, nanti fokus mereka lebih ke bintangnya bukan ceritanya. Kan gak lucu nanti kalau kerasa banget Hollywood dramanya, daripada pertarungan intens antar-mecha yang jadi ciri khas Gundam selama ini.

Selain Sydney Sweeney dan Noah Centioneo, beberapa nama yang sudah resmi menjadi cast film Gundam adalah Jason Isaacs, Jackson White, Javon Walton, Michael Mando, Gemma Chua-Tran, Shioli Kutsuna, Nonson Anonzie, Ida Brooke, dan Oleksandr Rudynskyi.

3. Di sisi lain, ada juga faktor yang bikin film live-action Gundam ini ditunggu banget

One Piece dan Gundam dan Mobile Suit Zeta Gundam (dok. Netflix)

Terlepas dari kritikan-kritikan tersebut, sebenarnya ada juga lho perasaan penasaran dan nungguin banget film dari live-action Gundam ini. Sepanjang sejarahnya, baru ada satu film live-action Gundam yang dibuat yaitu berjudul G-Saviour yang dirilis pada 1999. Sayangnya, film TV yang dibuat oleh studio asal Kanada ini juga terbilang flop.

Dengan kerjasama Netflix dan Legendary Pictures, setidaknya ada sedikit harapan soal kesuksesan proyek ambisius ini. Beberapa tahun ini, Netflix banyak mendapat pujian karena berhasil membuat adaptasi dari manga yang gak kalah legendaris yaitu One Piece. Makanya, segelintir fans juga menaruh harapan besar Gundam bisa mengikuti jejak One Piece.

Lagipula, reputasi Gundam sebagai anime legendaris dan salah satu yang terbaik memang otomatis akan memunculkan harapan dan ekspektasi besar dari para fansnya. Maklum saja, franchise Gundam ini sudah debut sejak 1979 dan memiliki lebih dari 50 seri dan film yang popularitasnya gak cuma besar di Jepang saja, tapi juga secara global.

Kalau kamu sendiri, ada di sisi yang optimis dengan proyek ini atau justru pesimis, nih?

Editorial Team