Nominasi FFI 2026 Dikritik, Prilly Latuconsina Jelaskan Sistem Penilaian

- Pengumuman nominasi FFI 2026 memicu protes warganet setelah Irma Rihi dari Na Willa tidak masuk nominasi, sementara lawan mainnya Luisa Adreena dinominasikan.
- Prilly Latuconsina menegaskan Komite FFI tidak menentukan nominasi atau mengintervensi hasil; keputusan berasal dari voting Akademi Citra dan asosiasi profesi perfilman.
- Penilai memberi skor 50–100 pada film lolos seleksi, lalu akuntan publik menetapkan lima skor tertinggi; pemenang dipilih Dewan Juri Akhir pada tahap terpisah.
Pengumuman nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2026 menuai protes di media sosial. Salah satu yang cukup ramai disorot adalah absennya nama Irma Rihi dari film Na Willa. Beberapa netizen menilai pemeran Mak itu layak masuk dalam nominasi Piala Citra bersama Luisa Adreena.
Kritik netizen tersebut pun kemudian direspons oleh Prilly Latuconsina melalui akun Threads miliknya pada Selasa (13/10/2026). Sebagai Wakil Ketua Komite (FFI) periode 2024-2026, Prilly menjelaskan, Komite FFI tidak menentukan sendiri nama-nama yang masuk nominasi. Menurutnya, penentuan nominasi dilakukan oleh Akademi Citra dan asosiasi profesi perfilman melalui pemungutan suara atau voting.
Lantas, bagaimana mekanisme penjurian FFI 2026 dan siapa yang berwenang menentukan nominasi?
1. Netizen protes nama Irma Rihi gak masuk nominasi FFI 2026 bersama Luisa Adreena

postingan @jepeel (Threads.com/jepeel) Pengumuman nominasi FFI 2026 pada Senin (12/10/2026) menyisakan sejumlah nama yang disayangkan absen oleh netizen. Gak cuma sutradara Ryan Adriandhy yang gagal masuk nominasi Sutradara Terbaik lewat film Na Willa, absennya Irma Rihi juga menuai sorotan. Sementara itu, lawan mainnya, Luisa Adreena, berhasil masuk nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik berkat perannya sebagai Willa.
Absennya pemeran film Na Willa tersebut dari daftar nominiasi memancing protes dari warga Threads, salah satunya dari akun bernama jepeel. Ia menilai Irma dan Luisa sama-sama layak mendapatkan nominasi Piala Citra, bahkan ia berharap keduanya bisa membawa pulang penghargaan tersebut.
“MEREKA BERDUA HARUSNYA SEPAKET MASUK NOMINASI LEAD BAHKAN KEDUANYA HARUS SEPAKET MENANG CITRA!!!! SHAME ON YOU @festivalfilmid !!!,” tulis akun @jepeel, Selasa (13/10/2026).
2. Beri respons, Prilly Latuconsina tegaskan Komite FFI tak menentukan nominasi

postingan Prilly Latuconsina (Threads.com/prillylatuconsina96) Selang beberapa jam setelah kritik dari jepeel diunggah, Prilly Latuconsina pun merespons dengan memberikan penjelasan. Ia mengarahkan netizen untuk membaca buku panduan penjurian FFI 2026 yang tersedia di situs resmi penyelenggara dan menegaskan penentuan nominasi dilakukan oleh Akademi Citra dan asosiasi profesi melalui voting, bukan oleh komite FFI.
“Aku jelaskan sedikit ya, selebihnya mungkin bisa baca buku panduan penjurian FFI 2026 yang ada di situs resmi kami. Yang menentukan siapa yang masuk nominasi adalah akademi citra dan asosiasi melalui voting,” tulis Prilly, Selasa (13/10/2026).
Aktris pemain film Memburu Pemangsa tersebut kemudian menegaskan bahwa Komite FFI hanya menerima hasil penilaian dan tidak diperbolehkan untuk mengintervensi keputusan tersebut.
“Komite hanya menerima hasil karena kita tidak boleh mengganggu hasil penilaian. So nama-nama yang masuk bukan kita yang menentukan. Thank you,” lanjutnya.
3. Mekanisme penentuan nominasi FFI 2026

postingan Prilly Latuconsina (Threads.com/prillylatuconsina96) Berdasarkan pedoman pelaksanaan FFI 2026, penentuan nominasi kategori pemeran dalam film cerita panjang melibatkan Akademi Citra dan perwakilan asosiasi profesi perfilman. Mereka menilai film yang lolos di tahapan seleksi awal sesuai kategori Piala Citra yang sudah ditetapkan Komite Bidang Penjurian FFI lalu memilih masing-masing lima nominasi.
Setiap penilai akan memberikan skor antara 50 hingga 100 dengan kelipatan lima. Seluruh skor kemudian dihitung oleh akuntan publik untuk menentukan lima kandidat dengan peringkat tertinggi di setiap kategorinya. Nah, nama-nama tersebut ditetapkan sebagai nomine Piala Citra. Adapun penentuan pemenang dilakukan melalui tahap penjurian terpisah oleh Dewan Juri Akhir. Dewan juri ini bertugas memilih pemenang dari para kandidat yang telah masuk nominasi.
Para nomine FFI 2026 tersebut selanjutnya akan bersaing untuk membawa pulang Piala Citra pada malam puncak penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/11/2026).











![[QUIZ] Siapa Karakter Upin Ipin yang Nemenin Kamu Jajan Ais ABCD di Kedai Uncle Muthu?](https://image.idntimes.com/post/20261013/img_1961_9d5de6d1-a129-43bb-8cec-d10cedb17e9e.png)









![[QUIZ] Tebak Karakter di Upin Ipin dari Kata-kata Khasnya, Betul Betul Betul!](https://image.idntimes.com/post/20261013/foto-cover_507fe365-7b43-4f83-8b1b-b7cd9ae5d208.jpg)
