“Ready or Not 2: Here I Come” interactive gameplay di Blok M (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Setelah banyak pertanyaan muncul di benak saya, akhirnya sekitar pukul 14.15 WIB, saya bersama 6 rekan media lainnya dipersilakan masuk untuk mencoba langsung permainan di instalasi ini.
Sebelum masuk, kami diminta berbaris rapi di depan instalasi untuk mendengarkan arahan dari usher mengenai jalannya permainan. Suasananya terasa semakin menarik, karena di tengah gerimis yang turun, sejumlah pengunjung yang menunggu instalasi dibuka untuk umum ikut bertahan. Mereka tampak antusias memperhatikan setiap momen yang terjadi di area tersebut.
Jadi, permainan interaktif ini mirip seperti ular tangga versi nyata yang dimainkan di atas peta berisi 56 kotak dengan durasi sekitar 10 menit. Setiap pemain bergerak dengan memilih arah, lalu melempar dadu berukuran jumbo untuk melangkah. Nah, dalam satu sesi, ada 7 peserta yang terbagi menjadi 2 peran, yaitu 5 orang sebagai Hunter dan 2 orang sebagai Hunted.
Untuk Hunter dibekali senjata khusus, seperti golok, pasak, dan pistol untuk mengeliminasi Hunted sebelum waktu habis. Tapi jangan khawatir! Senjata yang digunakan tersebut hanya berupa bendera, jadi permainan interaktif ini tetap aman. Sementara itu, Hunted harus bertahan atau berusaha mengalahkan Hunter tanpa dibekali senjata.
Kebetulan, saya mendapatkan peran sebagai Hunter, nih. Jujur, cukup deg-degan, apalagi permainan dimulai dari saya sebagai Hunter pertama dengan senjata golok. Di awal, saya pun sempat kebingungan, tapi perlahan mulai memahami alurnya. Permainan ini juga dilengkapi tile khusus dengan berbagai rules, mulai dari melewatkan giliran, menukar senjata, hingga zona aman. Namun, pemain tidak perlu khawatir karena petugas akan memandu jalannya permainan dengan jelas dan ramah.
Seiring berjalannya waktu, suasana semakin tegang. Salah satu tim Hunted akhirnya kalah, ditandai dengan efek asap yang memenuhi ruangan. Karena ruangannya cukup sempit, saya sempat merasakan sedikit perih di mata. Kendati demikian, permainan ini tetap berlangsung seru. Beberapa kali melempar dadu, posisi saya cukup aman.
Meski kelihatannya sederhana, permainan ini menuntut pemain untuk berpikir cepat dalam mengambil keputusan, mirip seperti situasi menegangkan yang dialami karakter di Ready or Not 2. Menjadi salah satu pemain yang berada di zona aman, saya pun sempat mendarat di tile biru yang memungkinkan menukar senjata, dan langsung memilih pistol.
Di penghujung permainan, saya dan tim Hunter berhasil keluar sebagai pemenang setelah dua pemain Hunted tereliminasi. Saat itu, suasananya benar-benar terasa pecah penuh teriakan, ketegangan, sekaligus keseruan yang bikin pengalaman ini jadi tak terlupakan.