10 Bahasa Gaul yang Sering Dipakai Anak-anak dan Remaja 90an

10 istilah gaul populer anak dan remaja 1990-an yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari bersama teman.
Bahasa G memakai tambahan huruf G dan vokal pada suku kata, sedangkan doi, dokat, rebek, kongkow, dan kemek berkaitan dengan sebutan orang atau aktivitas harian.
Istilah lain mencakup cipet untuk mengambil tanpa izin, au ah gelap untuk tidak tahu, prokem untuk bebas aturan, serta yo'i pace atau yongkru sebagai bentuk persetujuan.
Ada banyak istilah-istilah gaul yang sering dipakai ‘remaja zaman now’ yang terkadang tidak dimengerti oleh kebanyakan orang. Istilah-istilah ‘unik’ tersebut biasanya kerap dijadikan bahasa pergaulan mereka sehari-hari ketika melakukan obrolan-obrolan ringan di tempat-tempat dan waktu-waktu tertentu.
Tapi jangan salah, generasi 90an pun ternyata memiliki istilah-istilah gaul yang cukup populer di kalangan anak muda. Jika dibandingkan, ‘remaja jaman now’ akan kalah saing dengan remaja 90an ketika menggunakan istilah-istilah gaul dari segi kreativitas karena lebih beragam.
Berikut ini merupakan 10 dari sekian banyak istilah-istilah populer gaul yang sering dipakai oleh anak-anak dan remaja 90an ketika melakukan komunikasi dengan teman-teman satu tongkrongannya:
Table of Content
1. Kata G + vokal

Bagi anak-anak dan remaja 90an, kata-kata dengan imbuhan huruf G dan huruf vokal menjadi bahasa gaul yang paling sering dipakai dalam perbincangan sehari-hari.
Rumusnya cukup sederhana, hanya dengan menambahkan huruf G dan huruf vokal sesuai suku kata vokal di depannya pada setiap penggalan suku kata.
Contohnya: aku menjadi agakugu, kamu menjadi kagamugu, belajar menjadi begelagajagar, dan sebagainya.
2. Doi

Dalam bahasa gaul sehari-hari anak 90an, kata “doi” merupakan sebutan untuk orang ketiga tunggal. Atau bisa juga dijadikan sebutan untuk pacar ketika sedang berbincang dengan teman sepermainan.
3. Cipet

Cipet atau nyipet memiliki arti mengambil barang atau hak milik orang lain tanpa permisi. Biasanya, kata ‘cipet’ kerap digunakan oleh anak-anak yang memiliki teman ‘unik’ yang diam-diam memiliki watak dan perilaku yang tidak terpuji.
4. Au Ah Gelap

Kata ‘au ah gelap’ biasanya kerap digunakan untuk menjawab sebuah pertanyaan dari salah satu temannya yang memiliki makna ‘entahlah’ atau ‘tidak tahu’.
Penyebutan ‘au ah gelap’ biasanya dilakukan dengan nada malas, seperti tidak ingin mengetahui lebih lanjut masalah yang ditanyakan.
5. Dokat

“Duh, gue gak bawa dokat nih,” adalah satu kalimat pendek yang dijadikan jawaban ketika beberapa temannya mengajak makan bersama di sebuah warung makan.
Kata ‘dokat’ sendiri memiliki arti uang atau dompet. Dokat sendiri bisa juga sering diucapkan dengan sebutan ‘duit’.
6. Rebek

Ketika sedang berada dalam situasi terdesak atau terburu-buru sementara ada temannya yang mengajak berbincang atau bermain, kata ‘rebek’ merupakan jawaban yang paling sering diucapkan oleh anak 90an.
Rebek dalam bahasa 90an jika diterjemahkan ke dalam bahasa jaman sekarang adalah ‘repot’. Contoh kalimat sederhananya: “Duh, lagi rebek nih, lain kali aja ya?”
7. Kongkow

Kongkow adalah istilah bagi remaja 90an ketika berkumpul bersama teman-teman sebaya di sebuah tempat. Kegiatan ‘nongkrong bareng’ ini biasanya dilakukan di tempat-tempat ramai dan dilakukan dengan cara ngobrol ngalor-ngidul sambil menikmati makanan ringan dan iringan gelak tawa.
8. Prokem

Prokem bisa juga disebut dengan istilah ‘anak begajulan’ yang memiliki makna ‘bebas aturan’ atau tidak mengindahkan peraturan yang berlaku di suatu tempat.
Istilah prokem biasanya sering digunakan untuk menyebut para preman yang sering berkeliaran di pinggir jalan raya.
9. Yo'i Pace/Yongkru

‘Yo’i pace’ memiliki arti menyetujui, sementara ‘yongkru’ maknanya hampir sama dengan kata ‘ya iyalah’. Kedua kata yang menjadi tren bagi generasi 90an ini sama-sama bermakna ‘memiliki satu pendapat yang sama’.
10. Kemek

Bagi generasi 90an, kata ‘kemek’ memang sering digunakan untuk mengajak orang untuk makan di sebuah tempat. “Yuk kita kemek di warung Mpok Dian, yang sebelahan sama warung Mpok Stella. Rasanya dijamin enak, terus nggak bikin kantong bolong deh,”
Generasi masa kini memang memiliki istilah tersendiri yang tentu saja sangat berbeda dengan istilah-istilah gaul generasi 90an.
Jadi, istilah gaul apa yang kamu pernah pakai ketika berbincang dengan teman-temanmu?


















