Penjelasan Ending The Housemaid (2025), Bakal Lanjut ke Sekuel?

- Andrew adalah sosok antagonis sebenarnya di The Housemaid, bukan Nina.
- Nina merekrut Millie sebagai pembantu karena latar belakangnya yang kuat dan keberanian ekstrem.
- Film berakhir dengan Nina memperoleh seluruh harta Andrew secara sah dan pindah ke California bersama Cece
Tahun 2025 kemarin, ditutup dengan rilisnya film thriller psikologis The Housemaid, yang mempertemukan Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, dan Brandon Sklenar. Sedari awal, film ini tampak seperti kisah klasik tentang majikan kejam dan pembantu malang dengan bumbu perselingkuhan di dalamnya. Namun, perlahan tapi pasti membuka lapisan gelap yang jauh lebih kompleks.
Akhir The Housemaid meninggalkan banyak pertanyaan, terutama soal siapa sebenarnya "monster" dalam cerita ini, motif di balik tindakan Nina, hingga kemungkinan kelanjutan kisah Millie di film berikutnya. Berikut penjelasan lengkapnya.
Awas, artikel ini mengandung spoiler!
1. Siapa sosok antagonis sebenarnya di The Housemaid?

Sepanjang film, Nina terlihat seperti antagonis utama. Namun menjelang babak terakhir, persepsi itu runtuh. Nina bukanlah penjahat utama dalam The Housemaid. Sosok antagonis sesungguhnya adalah Andrew.
Andrew sendiri digambarkan sebagai pria sempurna di mata publik: tampan, kaya, berwibawa. Namun di balik citra itu, ia adalah control freak yang gemar "menghukum" pasangannya jika gagal memenuhi standar mustahil yang ia tetapkan. Nina sendiri hidup bertahun-tahun di bawah terornya, sampai membuatnya ditahan di rumah sakit jiwa.
Sifat brutal Andrew sendiri tidak dijelaskan secara gamblang, tetapi film memberi petunjuk lewat relasi keluarganya. Ibunya kerap melontarkan komentar sinis bernada perfeksionis. Penyebutan berulang soal "konsekuensi" mengisyaratkan bahwa Andrew mungkin tumbuh dalam lingkungan hukuman keras, yang membentuk obsesinya pada kesempurnaan.
2. Mengapa Nina ingin merekrut Millie sebagai pembantu?

Alasan Nina merekrut Millie berkaitan dengan latar belakang Millie. Sebagai remaja, hidup Millie hancur setelah ia menyerang seorang siswa laki-laki yang melecehkan gadis di sekolah. Karena pelaku berasal dari keluarga terpandang, kesaksian Millie diabaikan. Bahkan, korban pelecehan tidak membelanya. Akibatnya, Millie menghabiskan hampir satu dekade di dalam penjara.
Bagi Nina, Millie adalah kandidat sempurna. Pertama, status Millie yang sedang menjalani masa percobaan membuatnya cukup putus asa untuk menerima pekerjaan apa pun. Kedua, Nina percaya Millie memiliki naluri bertahan hidup dan keberanian ekstrem untuk melawan Andrew ketika saatnya tiba. Penilaian itu terbukti benar di klimaks film.
3. Perbedaan ending versi novel dan film

Salah satu perbedaan paling signifikan antara novel dan film The Housemaid terletak pada kematian Andrew. Dalam versi buku, Millie meninggalkan Andrew terkunci di loteng hingga mati kehausan. Ketika Nina tiba, Andrew sudah tewas.
Film memilih pendekatan berbeda. Kedatangan Nina justru memberi celah bagi Andrew untuk melarikan diri dan menyerang kedua perempuan tersebut. Adegan penutup tersebut pun jadi lebih brutal dan intens.
Perbedaan lain muncul pada sosok polisi yang mencurigai kematian Andrew. Dalam novel, ayah mantan tunangan Andrew, Kathleen, adalah detektif yang ingin menjatuhkannya. Di versi film, hubungan keluarga itu diubah menjadi saudara perempuan Kathleen, yang kemudian memilih menutup penyelidikan. Perubahan ini menekankan tema solidaritas perempuan yang menjadi fondasi film.
4. Potensi sekuel untuk The Housemaid

Baik novel maupun film berakhir dengan Nina memperoleh seluruh harta Andrew secara sah dan pindah ke California bersama Cece. Sebelum berpisah, Nina memberi Millie sejumlah besar uang sebagai bentuk terima kasih.
Namun cerita belum benar-benar selesai. Millie ditampilkan melamar pekerjaan sebagai pembantu di rumah lain. Sang majikan baru secara samar mengisyaratkan bahwa ia juga memiliki suami yang kasar. Akhir ini memberi kesan bahwa Millie siap memulai bab baru, sekaligus mungkin "mengakhiri" siklus kekerasan serupa.
Premis ini membuka peluang sekuel yang luas, dengan Millie sebagai benang merah. Ia berpotensi menjadi figur yang membongkar dan menghentikan rumah tangga penuh kekerasan, satu demi satu. Mirip dengan Knives Out dan proyek Paul Feig lainnya seperti Another Simple Favor, arah ini terasa sangat mungkin.
Secara bisnis, peluang itu nyata. The Housemaid meraup sekitar 135 juta dolar AS dari bujet 35 juta dolar AS. Lionsgate bahkan telah resmi mengumumkan sekuelnya, dengan Sydney Sweeney dipastikan kembali dan proses syuting dijadwalkan dimulai tahun ini.



















