Lu Si Tong (Instagram.com/elio.lst)
Dilansir The Straits Times, sejumlah penggemar membuat keributan, serta mengerumuni Ayden Sng dan Lu Si Tong di Bandara Suvarnabhumi Thailand pada 29 Juli 2026 pukul 23.00 waktu setempat. Mereka mengikuti Ayden Sng dan Lu Si Tong ke ruang tunggu keberangkatan hingga jembatan penghubung untuk menaiki pesawat, padahal belum menyelesaikan pemeriksaan boarding pass.
22 orang ini juga mengerubungi kedua aktor yang sempat bersembunyi di executive lounge itu hingga ke pintu pesawat. Mereka seharusnya menaiki penerbangan Thai Airways TG674 menuju Beijing, tapi ditolak karena gagal mematuhi prosedur keamanan bandara dan peraturan maskapai.
Dilaporkan 12 penumpang setuju bagasi mereka diturunkan saat dilarang berangkat, sementara 10 lainnya menolak. Perkara ini memanas saat beredar video sejumlah petugas keamanan diduga melakukan gestur rasis terhadap 22 penggemar tersebut. Pihak bandara sudah memberikan sanksi tegas kepada petugas dan merilis permintaan maaf terkait kejadian tidak menyenangkan yang dialami para penggemar.
Perkara ini bahkan dilaporkan menyentil hubungan antara Kedutaan Besar RRC di Thailand dengan Kementrian Luar Negeri Thailand. Dilansir Thai Enquirer, walau pihak pengelola bandara meminta maaf, Menteri Luar Negeri, Sihasak Phuangketkeow, tetap menegaskan bahwa Duta Besar China untuk Thailand harus mengajarkan hukum dan peraturan Thailand kepada warga negara mereka saat berada di Thailand. Sementara itu seruan untuk berhenti mengunjungi Thailand beredar luas di kalangan netizen China.