Salah satu kejutan paling menyenangkan dari Moana versi live-action juga datang dari penampilan Catherine Laga’aia. Meski ini merupakan debut layar lebarnya, ia berhasil memikul tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali karakter Moana yang ikonik dan telah memiliki basis penggemar kuat sejak versi animasinya.
Tak hanya akting, kualitas vokalnya juga patut diapresiasi. Sebagai karakter yang membawakan sejumlah lagu ikonik, Catherine berhasil menyanyikannya dengan baik tanpa kehilangan emosi yang menjadi ciri khas Moana. Penampilannya pun terasa meyakinkan, bukan sekadar berusaha meniru versi animasi.
Harus diakui bahwa pada babak awal, film ini terasa berjalan cukup lambat, bahkan sempat menimbulkan rasa bosan. Karena banyak mengikuti alur versi orisinal, beberapa adegan pembuka terasa kurang mampu membangun rasa penasaran, terutama bagi penonton yang sudah akrab dengan kisah Moana. Namun, atmosfer film mulai terasa hangat ketika Rena Owen hadir sebagai Gramma Tala dengan kisah-kisah leluhurnya.
Di sisi lain, Dwayne Johnson juga kembali menunjukkan pesonanya sebagai Maui. Karisma dan humornya masih menjadi daya tarik utama, sementara chemistry yang terbangun dengan Catherine terasa natural dan menghibur.
Salah satu adegan yang paling berkesan bagi saya adalah saat Dwayne Johnson membawakan lagu “You’re Welcome.” Dulu penonton hanya mengenalnya lewat suara di versi animasi, namun sekarang ia benar-benar hadir sebagai Maui dalam wujud live-action.
Meski ceritanya tidak menawarkan banyak hal baru, penampilan para pemain tetap menjadi salah satu alasan kenapa Moana live-action tetap layak disaksikan.