Review Film Practical Magic 2, Semakin Magis Semakin Kacau

- Practical Magic 2 menghidupkan kembali Sally dan Gillian Owens saat kutukan cinta keluarga mengancam Kylie, putri Sally, sehingga para perempuan Owens harus bersatu menghadapi ancaman supernatural.
- Chemistry karakter lama, terutama Sally dan Gillian, tetap kuat; namun film juga mengarahkan fokus ke generasi baru, dengan pengembangan Antonia yang dinilai kurang mendalam dibanding Kylie.
- Visual CGI dan adegan magis tampil lebih spektakuler tanpa berlebihan, meski perkembangan karakter Sally dan Gillian terasa minim. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 9 September 2026.
Setelah 27 tahun kisah keluarga Owens pertama kali hadir, Practical Magic 2 kembali membawa Sally dan Gillian ke dunia penuh mantra, cinta, dan masalah yang gak ada habisnya. Kali ini, pesona sihirnya terasa semakin besar, tetapi begitu pula dengan kekacauan yang harus mereka hadapi.
Sekuel ini punya generasi baru yang ikut membawa warna berbeda lewat anak-anak Sally, yaitu Kylie dan Antonia. Sementara karakter-karakter lama tetap punya tempat penting dalam ceritanya. Hasilnya adalah film yang terasa lebih ramai dan semakin messed up dalam arti yang justru menyenangkan. Jadi, apakah Practical Magic 2 berhasil mempertahankan pesona film pertamanya?
Sinopsis Practical Magic 2
Practical Magic 2 menceritakan kembalinya saudari Owens, Sally dan Gillian, dalam menghadapi sisa-sisa kutukan keluarganya. Kini, Sally hidup membesarkan kedua putrinya, Kylie dan Antonia, yang mulai beranjak dewasa. Sementara itu, Gillian menjalani hari-hari yang lebih tenang.
Namun, kutukan cinta yang dibuat oleh Maria Owens, leluhur mereka, kembali mengintai saat Kylie terpikat oleh Gideon. Rahasia kelam sejarah keluarga serta kekuatan magis baru dari generasi penerus mulai bangkit, para perempuan keluarga Owens terpaksa bersatu kembali. Mereka harus menghadapi ancaman supernatural yang belum selesai demi melindungi ikatan darah dan mematahkan siklus kutukan tersebut untuk selamanya
Practical Magic 220264/5Directed by Susanne BierProducer Denise Di Novi, Sandra Bullock, Nicole Kidman
Writer Akiva Goldsman, Georgia Pritchett
Age Rating 13+
Genre Percintaan, Fantasi, Komedi
Duration 130 Minutes
Release Date 09-09-2026
Theme witch, based on novel or book, magic, family relationships, sequel, family, legacy
Production House Di Novi Pictures, Warner Bros. Pictures, Blossom Films, Fortis Films, Domain Entertainment
Where to Watch Bioskop
Cast Sandra Bullock, Nicole Kidman, Joey King, Maisie Williams, Xolo Maridueña
Trailer Practical Magic 2
Cuplikan film Practical Magic 2
1. Chemistry karakter lama yang menonjol
Kembalinya karakter-karakter lama menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan dari Practical Magic 2. Chemistry mereka masih terasa kuat dan berhasil bikin hati nyes, terutama hubungan Sally dan Gillian sebagai Owen sisters. Pertengkaran mereka yang khas juga masih dipertahankan, sampai rasanya kita bisa lupa kalau kedua sosok ini diperankan oleh aktris kenamaan Nicole Kidman dan Sandra Bullock.
Adapun Practical Magic 2 terasa seperti sebuah jembatan untuk perlahan meninggalkan generasi lama dan membawa penonton menuju generasi baru. Transisi tersebut cukup terasa sepanjang film. Karena ada sejumlah konteks dari film pertama yang kembali dimasukkan ke dalam dialog dan cerita, mungkin akan lebih enak kalau kamu menyaksikan Practical Magic terlebih dahulu agar gak kehilangan beberapa detail penting. Film pertamanya sendiri bisa diakses di platform Netflix.
2. Konfliknya seru, tapi masih terasa ngambang dan belum tuntas
Dari sisi konflik, Practical Magic 2 cukup berhasil bikin penasaran sampai akhir. Alurnya terasa seru dan misterinya dibuka perlahan. Apalagi masih ada sejarah kehidupan para leluhur yang belum sepenuhnya terungkap. Rasa penasaran tersebut membuat konflik utama terasa gak bertele-tele, karena penonton terus dibuat bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Namun, karakter Antonia terasa masih kurang dikorek lebih dalam dibandingkan Kylie. Ada banyak potensi dari karakter ini, tetapi pengembangannya terasa nanggung sehingga keberadaannya agak mengambang di tegnah cerita. Padahal, dengan sejarah keluarga dan konflik yang dibawa film ini, Antonia sebenarnya bisa mendapatkan porsi cerita yang lebih kuat.
3. CGI semakin magis
Secara visual, Practical Magic 2 jelas terasa lebih berkembang dibandingkan film pertamanya. Wajar saja, mengingat teknologi CGI dan efek visual saat ini sudah jauh lebih maju dibandingkan ketika film pertama dirilis pada 1998. Adegan-adegan magisnya pun terasa lebih spektakuler, tapi gak lebay. Gak bohong, ada rasa ingin memiliki sihir dari keluarga Owens untuk bisa mengeluarkan kekuatan tersebut.
Yang terasa kurang berkembang justru karakter Sally dan Gillian. Meski sekarang mereka sudah jauh lebih dewasa, sifat dan dinamika keduanya masih terasa sangat mirip dengan versi mereka di film pertama saat masih berusia muda. Mungkin ini memang sengaja dilakukan agar karakter Sally dan Gillian tetap terasa familier, tetapi cukup disayangkan, karena keduanya diperankan oleh aktris sebesar Sandra Bullock dan Nicole Kidman. Meski begitu, hal ini tidak sampai mengganggu keseluruhan cerita, kok.
Namun, secara keseluruhan, Practical Magic 2 tetap menjadi tontonan yang menghibur sekaligus mengharukan. Film ini memang punya beberapa kekurangan, terutama dalam pengembangan karakter, tetapi hubungan antarkarakternya masih punya daya tarik tersendiri. Dan buat penonton perempuan, terutama yang sudah tumbuh bersama film pertamanya, ada sesuatu yang terasa cukup personal dari kisah tentang keluarga, perempuan, cinta, dan warisan yang dibawa film ini.
Siap merasakan sihir keluarga Owens lagi di bioskop? Film Practical Magic 2 akan tayang di bioskop Indonesia pada 9 September 2026.





















