Review One Piece Season 2, Lebih Memuaskan dari Season 1?

- One Piece Season 2 hadir di Netflix dengan delapan episode penuh aksi, menampilkan perjalanan Luffy dan kru Topi Jerami menuju Grand Line untuk membuktikan legenda harta karun One Piece.
- Musim kedua memperluas dunia One Piece live-action dengan lokasi ikonik seperti Loguetown, Reverse Mountain, hingga Drum Island, serta memperkenalkan banyak karakter baru dari kelompok Baroque Works.
- Upaya menjaga kesetiaan pada manga membuat detail visual dan kostum terlihat mencolok, namun serial ini tetap menawarkan tontonan seru bagi penggemar lama maupun penonton baru.
Pegangan yang kuat karena Going Merry siap memulai perjalanan tim bajak laut Topi Jerami menuju Grand Line! Akhirnya Netflix merilis juga seluruh delapan episode One Piece Season 2 pada 10 Maret lalu, yang pastinya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh kamu dan juga para Nakama lainnya.
Perjalanan ke Grand Line artinya bakal banyak cerita dan petualangan yang bakal dihadapi Luffy dan kawan-kawan, dalam usaha mereka untuk menemukan legenda harta karun One Piece. Mereka juga bakal singgah di banyak tempat, ketemu sama banyak kawan dan lawan, dan percaya deh, gak ada dari semua itu yang berjalan mulus begitu saja.
Kamu masih ragu-ragu mau lanjut nonton live-action One Piece atau stop sampai sini aja? Sini aku ceritain pandanganku setelah nonton delapan episode One Piece Season 2 di Netflix.
Table of Content
Sinopsis One Piece Season 2 (2026)
Pada One Piece Season 2, Luffy dan kru bajak laut Topi Jerami melanjutkan perjalanan mereka menuju Grand Line. Mereka masih berusaha untuk membuktikan legenda harta karun One Piece itu nyata. Dengan dunianya yang makin meluas, Luffy, Zoro, Nami, dan Usopp mulai banyak menemui rintangan dari karakter-karakter antagonis yang siap menghadang.
| Producer | Takuma Naito, Amie Horiuchi |
| Writer | Matt Owens, Ian Stokes, Ashley Wigfield, Tom Hyndman, Lindsay Gelfand, Allison Weintraub, Joe Tracz, Alex Regnery, Elizabeth Hunter |
| Age Rating | R |
| Genre | Aksi & Petualangan, Sci-fi & Fantasy |
| Duration | 60 Minutes |
| Release Date | 10-03-2026 |
| Theme | ocean, sea, ship, friendship, based on comic, pirate, fighting, super power |
| Production House | Tomorrow Studios, Kaji Productions, Film Afrika, Netflix, Boy Detective |
| Where to Watch | Netflix |
| Cast | Iñaki Godoy, Emily Rudd, Mackenyu, Jacob Gibson, Taz Skylar |
Trailer One Piece Season 2 (2026)
Cuplikan One Piece Season 2
1. Lebih action-packed, Zoro bisa bantai ratusan musuh sendirian!
Rasa antusiasku mulai meninggi tepatnya setelah menonton episode 3. Mulai dari sini hingga beberapa episode seterusnya, terasa banget nuansa action dari pertarungan antar karakter. Zoro bisa dibilang sangat menonjol ketika bahas soal adegan action. Bayangain aja, dia dengan tiga pedangnya, dua dipegang dengan tangan dan satu lagi digigit di mulut, seperti gak terlihat kesulitan saat membantai 100 keroco Baroque Works di Cactus Island yang berusaha menjebak mereka.
Tapi untungnya, momen-momen penuh aksi ini gak cuma ditunjukkan sama Zoro seorang diri saja. Tepatnya di episode 4, kru Topi Jerami lainnya juga ikut menunjukkan skill bertarung mereka. Bahkan Usopp yang pengecut sekalipun, semangatnya ikut terpacu untuk menyelamatkan teman-temannya yang sudah terjebak sama rencana busuk Mr. 3 dan kawan-kawan dan berhasil jadi pahlawan. Secara keseluruhan, duel antara karakter hero dan villain di sini dibalut dengan koreografi stunt action yang cukup memanjakan mata.
2. Coverage cerita dan dunianya lebih luas
One Piece memang punya cerita yang sangat luas. Gak heran sih, karena manganya saja sejak tahun 1997 hingga sekarang belum juga tamat. Pada musim kedua ini, kita menyaksikan bagaimana dunia One Piece live-action perlahan-lahan diperluas juga, dengan memperkenalkan tempat-tempat baru dan karakter-karakter baru yang tinggal di dalamnya.
Mulai dari Loguetown yang jadi tempat bersejarah di mana era bajak laut besar dimulai, arus laut aneh nan mematikan yang membuka jalan ke Grand Line yang disebut Reverse Mountain, Cactus Island yang merupakan pulau pertama yang bisa ditemui di Grand Line, Little Garden yang merupakan kebun kecil bagi dua raksasa Brogy dan Dorry sebagai penghuninya, hingga Drum Island yang diselimuti salju sudah dimunculkan. Kesemua lokasi tersebut merupakan tempat-tempat penting dan populer di versi manganya.
Selain itu, One Piece Season 2 juga diperkaya dengan banyaknya karakter baru yang diperkenalkan. Kelompok Baroque Works tentu yang menjadi pusat perhatian, dengan menampilkan Miss Wednesday, Mr. 3, Miss All Sunday, Miss Valentine, hingga Mr. 7 dengan kekuatan anehnya yaitu bom upil, sukses merepotkan tim Topi Jerami. Kehadiran para karakter baru ini juga cukup memikat, langsung dapat tempat di hati penontonnya.
3. Gara-gara pengin seakurat mungkin sama manga, beberapa detail terlihat terlalu mencolok
Kamu mungkin setuju kalau salah satu daya pikat kesuksesan One Piece terletak bagaimana serial ini menunjukkan komitmen mereka, untuk bisa seakurat mungkin sama manganya. Mulai dari desain karakter hingga lokasi, semua jadi fan service yang membahagiakan bagi para Nakama yang sudah baca manga ataupun menonton animenya.
Apakah Netflix dan Tomorrow Studios sukses bikin dunia One Piece seakurat manga? Bisa dibilang iya, tapi ada konsekuensinya. Salah satu yang dirasakan, khususnya di musim kedua ini, adalah penampakan efek visual dan juga penampilan karakter yang rasanya terlihat terlalu mencolok. Contohnya ketika para karakter yang memiliki kekuatan dari Buah Iblis menunjukkan kekuatan absurd mereka, beberapa efek visualnya seperti tidak diusahakan untuk terlihat lebih natural. Kekuatan aslinya memang absurd dan gak masuk akal, sih. Makanya kelihatan aneh pas dibawa ke layar live-action.
Penampilan Miss Valentine dan Miss Goldenweek juga kelihatan mencolok sekali, terutama soal warna-warna ngejreng di outfit yang mereka pakai. Gak tahu kenapa, tapi jadi kayak nonton cosplayer lagi main film action aja gitu.
Secara keseluruhan, One Piece Season 2 masih sangat bisa dinikmati untuk ditonton. Ini bisa jadi kesempatan penonton baru yang malas baca manga atau nonton animenya yang sangat puanjang, untuk lebih mengenal dunia One Piece lewat serial live-action yang belum lama dimulai ini.

















