Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Review Serial Avatar: The Last Airbender Season 2, Toph Jadi Primadona

Review Serial Avatar: The Last Airbender Season 2, Toph Jadi Primadona
Still cut serial Avatar: The Last Airbender Season 2 (dok. Netflix/Avatar: The Last Airbender Season 2)
Share Article

Penggemar live action Avatar: The Last Airbender ayo merapat! Sukses memukul mundur Negera Api di akhir musim pertama, kali ini Aang harus berhadapan lagi dengan mereka demi melindungi para pengungsi Kerajaan Tanah.

Baru sehari tayang, serial tersebut sudah menduduki urutan ketiga di daftar 10 Serial TV Teratas di Indonesia Hari Ini per Jumat (26/6/2026). Buat kamu yang masih maju mundur buat nonton, ayo simak ulasannya di bawah ini!

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya!

  1. Sinopsis serial Avatar: The Last Airbender Season 2

    Avatar: The Last Airbender Season 2 (2026) akan melanjutkan perjalanan Aang (Gordon Cormier) bersama dengan teman-temannya. Telah menguasai angin dan air, kali ini Aang harus mencari guru dengan Jing netral untuk memahami elemen tanah.

    Namun, perjalanan Aang, Katara (Kiawentiio), dan Sokka (Ian Ousley) akan menemui banyak tantangan, termasuk dari Negera Api. Apakah Aang mampu melindungi semua orang sebagai Avatar?

    Avatar: The Last Airbender Season 2
    2026
    3.8/5
    Directed by Jabbar Raisani
    Producer

    Jabbar Raisani, Christine Boylan

    Writer

    Michael Danter DiMartino, Albert Kim, Bryan Konietzko

    Age Rating

    13+

    Genre

    Keluarga, Laga, Fantasi

    Duration

    55 - 70 Minutes

    Release Date

    25 Juni 2026

    Theme

    Adaptasi Komik, Young Adult

    Production House

    Nickelodeon Productions, Rideback

    Where to Watch

    Netflix

    Cast

    Gordon Cormier, Kiawentiio, Ian Ousley, Dallas Liu, Paul Sun-Hyung Lee, Daniel Dae Kim, Elizabeth Yu, Miyako, Maria Zhang

  2. Trailer serial Avatar: The Last Airbender Season 2

    Cuplikan serial Avatar: The Last Airbender Season 2

  3. Review serial Avatar: The Last Airbender Season 2

  4. 1. Kemunculan Toph menjadi primadona di Avatar: The Last Airbender Season 2

    Kemunculan Toph Beifong yang diperankan Miyako merupakan salah satu elemen penting dari Avatar: The Last Airbender Season 2 (2026). Terlebih lagi, banyak yang memuji visual Toph di live action mirip dengan versi animasinya.

    Bagi saya yang tidak mengikuti versi animasinya, kemunculan Toph justru menjadi angin segar. Karakternya yang hobi marah dan jutek, terasa kontras dengan sisi kekanak-kanakan Aang.

    Kolaborasi antara Aang, Katara, dan Sokka tetap menarik untuk dinantikan. Namun, di salah satu adegan, saya merasa adegan Katara dan Sokka yang sedang saling menguatkan justru terasa cringe.

  5. 2. Alurnya bertele-tele, tapi tetap bisa dinikmati

    Penonton yang sudah menyaksikan versi animasinya, rata-rata mengkritik perbedaan alur cerita live action Avatar: The Last Airbender Season 2 (2026) ini. Bahkan cukup banyak yang tidak lanjut menonton, karena merasa kecewa.

    Alih-alih membahas soal perbedaan itu, saya justru menyoroti alur cerita yang bertele-tele. Meski adegan laga yang disajikan semakin grande dan epic, tapi alurnya terasa lambat.

  6. 3. Visual yang disajikan tidak seindah musim pertama

    Satu hal yang saya ingat dari Avatar: The Last Airbender (2024) musim pertama, yaitu visualnya cantik. Hal ini sebenarnya tidak mengherankan, lantaran musim pertama berlatarkan Suku Air yang cenderung bersih dan cerah.

    Sementara di musim kedua, Aang diceritakan menjelajahi Kerajaan Tanah yang warnanya dominan gelap dan kusam. Bahkan, saat adegan di malam hari, saya harus meningkatkan kontras ke angka maksimal agar layar terlihat lebih jelas. Meski begitu, pewarnaan ini cukup selaras dengan keadaan Kerajaan Tanah yang penuh pengungsi.

    Avatar: The Last Airbender Season 2 (2026) cocok bagi kamu yang memang ingin menyaksikan kelanjutan petualangan Aang. Apakah kamu punya pendapat lain setelah menonton serial ini?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More