Rilis Film Pramuka, Kwartir Nasional Siapkan Edaran Kwarda Wajib Nonton

- Film 'Pramuka' hasil kolaborasi Alamanda Production dan Kwarnas resmi diluncurkan sebagai media pendidikan karakter serta pengenalan semangat kepramukaan bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
- Ketua Kwarnas Budi Waseso mewajibkan seluruh kwartir daerah menonton film ini, menegaskan bahwa tujuannya bukan keuntungan bisnis melainkan kontribusi bagi pembentukan Generasi Emas Indonesia 2045.
- Alamanda Production bekerja sama dengan jaringan bioskop CGV untuk menggelar screening nasional dan sosialisasi nilai-nilai kepramukaan bersama para Kamabigus di berbagai kota dan kabupaten.
Alamanda Production dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka resmi berkolaborasi dan menghadirkan film bertajuk Pramuka. Bukan sekadar menjadi tontonan hiburan, film ini diharapkan menjadi media pendidikan karakter bagi generasi muda sekaligus memperkenalkan kembali semangat Pramuka kepada masyarakat luas.
Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso menegaskan, film ini memiliki misi sosial dan akan menjadi tontonan wajib. Dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026), ia mengungkap sejumlah rencana, termasuk mengajak seluruh anggota Pramuka di Indonesia untuk menonton film tersebut. Simak selengkapnya berikut ini!
1. Budi Waseso

Budi Waseso yang kini menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan pernyataan tegas bahwa film Pramuka akan jadi tayangan wajib bagi kwartir setiap daerah. Adapun kwartir adalah sebutan untuk badan pengelola dan satuan organisasi dalam Gerakan Pramuka yang bertugas memimpin dan mengendalikan pendidikan kepramukaan.
"Saya mewajibkan sebagai Kwarnas itu kepada Kwarda (kwartir daerah) di seluruh Indonesia. Ini wajib nonton. Ya, nanti edaran sudah saya sampaikan, wajib nonton. Karena saya berharap ada film-film berikutnya yang menceritakan tentang pramuka dan saya ingin menampung ide-ide dari seluruh daerah," ujar Budi Waseso dalam konferensi pers.
2. Budi Waseso tidak fokus kepada keuntungan belaka

Pria yang akrab disapa Buwas ini turut menegaskan, film Pramuka tidak dibuat dengan orientasi bisnis semata. Ia berharap film tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki semangat kepramukaan. Menurutnya, film ini selaras dengan mimpi yang digadang-gadang oleh pemerintah, yaitu Generasi Emas Indonesia di 2045 mendatang.
"Tidak orientasinya ke bisnis. Tidak sebanyak-banyaknya kita mendapatkan keuntungan dari layar lebar ini. Tapi bagaimana layar lebar ini betul-betul bermanfaat berkontribusi pada negara bangsa ini. Untuk generasi muda itu, berarti kita berkontribusi pada negara, kepada bangsa. Itu yang paling utama," jelas Buwas.
3. Rumah produksi film Pramuka akan bekerja sama dengan CGV di seluruh Indonesia

Sementara itu, produser Alamanda Production, Amanda Latief, mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan rangkaian screening dan sosialisasi film di berbagai daerah yang memiliki jaringan bioskop CGV. Melalui kegiatan tersebut, Kwarnas akan mengundang para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) untuk menyaksikan film ini bersama. Mereka juga akan mengikuti sesi sosialisasi mengenai nilai-nilai kepramukaan yang diangkat dalam film.
"Kami sudah berkomitmen untuk seluruh Indonesia, kota dan kabupaten yang ada kerjasama bioskop dengan CGV kami akan melaksanakan kegiatan sosialisasi film pramuka nantinya kita akan screening filmnya seluruh Indonesia yang ada CGV kita akan undang di situ para Kamabigus (Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan) untuk menonton filmnya," ujar Amanda Latief selaku produser dari Alamanda Production.
Film Pramuka mengisahkan Panji yang mengikuti perkemahan Penggalang bersama regunya. Tanpa diketahui siapa pun, adiknya, Budi, diam-diam ikut menyelinap ke dalam rombongan. Petualangan mereka berubah menjadi mencekam saat tersesat di hutan dan tanpa sengaja menemukan markas penjahat. Peluncuran Pramuka pada Senin (20/7/2026) ini juga memiliki makna istimewa, karena berlangsung pada tahun peringatan Hari Pramuka ke-65 serta berada dalam periode menjelang penyelenggaraan Jambore Nasional XII Tahun 2026.





















