Sarwendah Bantah Lakukan Pesugihan di Gunung Kawi, Sebut Cuma Syuting

- Sarwendah membantah tegas rumor pesugihan di Gunung Kawi, menegaskan kunjungannya semata untuk syuting program horor KBP The Lost World milik MOP Channel.
- Ia mengikuti tradisi makan nasi kuning dan izin adat bersama kru sebagai penghormatan kepada warga setempat, lalu berkeliling lokasi dengan juru kunci untuk kebutuhan syuting.
- Rumor bermula dari video Bang Brew TV; Pesulap Merah meminta maaf kepada Sarwendah karena potongan video memicu persepsi keliru soal pesugihan.
Beberapa waktu lalu, Sarwendah sempat menjadi perbincangan karena rumor dugaan pesugihan di kawasan Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur. Menanggapi rumor tersebut, Sarwendah akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.
Lewat podcast di kanal YouTube Denny Sumargo, Sarwendah menjelaskan soal kunjungannya ke Gunung Kawi. Ia menegaskan kedatangannya saat itu adalah untuk syuting dan tidak melakukan ritual pesugihan.
1. Sarwendah akui datang ke Gunung Kawi untuk syuting program horor

Saat disinggung soal rumor pesugihan, Sarwendah mengaku datang ke Gunung Kawi hanya untuk menjalani proses syuting program horor di YouTube milik salah satu perusahaan hiburan Ruben Onsu, MOP Channel.
"Aku syuting di situ. Aku syuting program KBP The Lost World. Ada videonya. Program di YouTube dan waktu itu, pada saat COVID, dijualnya tuh di online. Tiketan gitu, jadi kalau mau nonton, harus beli," ucap Sarwendah, dikutip dari video yang diunggah pada Rabu (29/7/2026).
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, tim produksi yang menentukan lokasi Gunung Kawi sebagai tempat syuting untuknya. Sebagai artis, Sarwendah mengaku hanya menjalankan tugas secara profesional untuk syuting selama berada di sana.
"Memang dia ada rute, Malang, berapa kotalah. Aku dapatnya yang di Gunung Kawi, diaturnya. Kita sebagai artis, ya sudah datang saja dong, karena kan itu syuting horor. Jadi aku ke situ ya memang syuting horor, bukannya berita-berita di luar sana. Itu sama sekali tidak benar," imbuhnya.
2. Sarwendah akui melakukan tradisi makan nasi kuning untuk menghormati adat

Selama menjalani proses produksi, Sarwendah dan timnya mengikuti aturan yang diarahkan warga Gunung Kawi. Ia mengaku sempat menjalani tradisi menyantap nasi kuning bersama kru demi menghormati adat setempat.
"Jadi pas datang, kita disuruh kayak matur nuhun-lah, izin. Jadi, ada adat di situ yang harus dilakukan, harus makan nasi kuning pokoknya bareng-bareng sama kru, karena kan kita datang ke sana izin mau syuting," ucapnya.
Sarwendah pun bercerita, ia dan timnya sempat dibawa berkeliling juru kunci atau kuncen ke beberapa lokasi di sekitar Gunung Kawi hanya untuk kebutuhan syuting. Setelah proses syuting tersebut rampung, ia mengaku tak pernah mengunjungi kawasan Gunung Kawi lagi.
3. Sarwendah tegas bantah lakukan ritual pesugihan di Gunung Kawi

Ketika Denny Sumargo mencoba menggali lebih dalam mengenai rumor pesugihan, Sarwendah kembali dengan tegas membantahnya. Ia pun menjamin kunjungannya saat itu tidak berkaitan dengan pesugihan, sekaligus menyebut berita yang beredar tidak benar.
"Gak ada, gak ada. Gak ada kata-kata pesugihan. Itu 1000 persen gak ada," katanya.
Isu pesugihan yang menyeret nama Sarwendah bermula dari video di kanal YouTube Bang Brew TV yang diunggah pada 14 Mei 2026. Video tersebut menampilkan perbincangan Pesulap Merah yang bertanya mengenai kegiatan para pengunjung di Gunung Kawi.
Kepada Pesulap Merah, pria yang diduga juru kunci bernama Pak Narko mengungkap ada sejumlah figur publik yang datang demi mencari keberkahan. Pria tersebut menyebut Sarwendah tidak sekadar datang karena memiliki acara, tapi juga ikut melakukan ritual.
Sementara itu, Pesulap Merah telah menyampaikan permintaan maaf kepada Sarwendah secara langsung, karena potongan video tersebut menimbulkan persepsi lain bagi publik.
"Aku minta maaf karena udah banyak orang-orang yang motong (video), sehingga apa yang aku edukasikan jadi gak sesuai. Kita mengedukasikan di sana gak pernah ada pesugihan," ucap Pesulap Merah saat dihubungi secara langsung di tengah podcast Sarwendah bersama Denny Sumargo.





















