Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sederet Artis Kecam Dugaan Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa FH UI
sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (Instagram.com/andovidalopez | Instagram.com/claurakiehl)
  • Dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI memicu kecaman publik setelah beredarnya percakapan grup chat yang berisi konten melecehkan terhadap perempuan.
  • Sejumlah artis seperti Denny Sumargo, Cinta Laura, dan Andovi da Lopez menuntut tindakan tegas serta transparansi dari pihak kampus dalam menangani kasus ini.
  • Figur publik lain seperti Rachel Amanda, dr. Tirta, dan Melanie Subono menyoroti pentingnya menghentikan normalisasi candaan seksis dan mendorong korban untuk berani melapor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) sedang menjadi sorotan. Kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan dalam sebuah grup chat yang diduga memuat unsur pelecehan seksual terhadap perempuan.

Sejumlah figur publik pun turut angkat suara. Mulai dari Denny Sumargo, Cinta Laura, hingga dr. Tirta mengecam tindakan tak bermoral tersebut dan menuntut tindakan tegas serta transparansi dari pihak kampus dalam menangani kasus ini.

1. Denny Sumargo

sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (Instagram.com/sumargodenny)

Lewat postingan di Instagram Story-nya, Denny Sumargo mengimbau siapa pun tidak ikut-ikutan dalam percakapan yang tidak pantas dan menyarankan untuk segera keluar dari grup WhatsApp atau grup lainnya jika menemukan obrolan yang mengarah pada pelanggaran atau hal-hal yang tidak baik.

“Jangan kalian di dalam grup itu kalian kemudian ngobrol sesuatu yang akhirnya bisa merugikan kalian kayak contoh kasus Ul, anak-anak Ul itu yang lagi rame, jangan ikut-ikutan lah gitu tuh. Kalau ada kayak begitu kalian keluar dari grup karena itu berbahaya dan itu bisa menimbulkan masalah kedepannya kalau sampai di dalam grup itu ada yang melakukan suatu pelanggaran hukum atau hal-hal yang tidak baik di masyarakat kalian juga bisa ikut kena,” kata Denny Sumargo, Selasa (14/4/2026).

Lebih lanjut, Denny juga mengkritik keras para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. “Dan untuk para pelaku yang melakukan hal kayak begitu kalian tuh tolol,” ujar Denny.

2. Andovi da Lopez

sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (Instagram.com/andovidalopez)

Sementara itu, Andovi da Lopez sebagai alumni FH UI mendesak almamaternya untuk segera menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa tersebut. Ia menilai penanganan perkara tersebut menjadi ujian penting bagi reputasi FH UI sebagai lembaga pendidikan hukum terkemuka di Indonesia.

This is a litmus test for FHUI, maksud gue apa? Kalau fakultas hukum terbaik Indonesia tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik, ini menjadi suatu representasi dan gambaran terhadap negara ini. All of our eyes on you FH UI,” kata Andovi.

Sementara dalam caption di Instagram-nya, ia menuliskan, “Apakah FHUI dan Universitas Indonesia akan berani menjatuhkan keputusan dan sanksi?”

3. Cinta Laura

sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (Instagram.com/claurakiehl)

Cinta Laura juga vokal menanggapi kasus ini. Menurutnya, kekerasan seksual dalam bentuk apa pun dan di mana pun sama sekali tidak dapat diterima. Ia pun mengaku sangat geram karena kasus ini malah terjadi di lingkungan pendidikan dan melibatkan calon penegak hukum.

“Fakta bahwa kasus ini terjadi di lingkungan pendidikan dan melibatkan calon penegak hukum bener2 bikin aku marah,” kata Cinta di Instagram Story-nya, Selasa (14/4/2026).

Gak cuma itu, Cinta juga mendesak agar pihak kampus bersikap transparan dan mengusut tuntas para pelaku tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.

“Pihak kampus harus transparan dan usut tuntas para pelaku. Gak boleh ada intervensi dari pihak manapun yang mau ngelindungin pelaku!” lanjutnya.

4. Rachel Amanda

sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (Instagram.com/auroramanda95)

Ada juga Rachel Amanda yang membagikan template rape culture pyramid yang menjelaskan bahwa kekerasan seksual tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berawal dari hal-hal yang dinormalisasi, seperti candaan seksis, objektifikasi, hingga victim blaming.

“Masalahnya: kalau bagian bawah terus dinormalisasi, bagian atas jadi lebih mungkin terjadi. Jadi ketika ada orang atau sekelompok orang yang isinya ngelecehin perempuan atau bahkan laki-laki itu sendiri dan dianggap "becanda" itu bukan hal kecil. Itu bagian dari fondasi rape culture,” tulis Rachel Amanda yang juga merupakan lulusan UI.

5. dr. Tirta

sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (x.com/tirta_cipeng)

Senada dengan Rachel Amanda, dr. Tirta juga menyoroti pentingnya menjaga perilaku dalam percakapan sehari-hari. Ia mengingatkan agar tidak menormalisasi candaan bernuansa mesum, karena bisa menjadi kebiasaan.

“Terkait kasus rame2 d grup wa. Hikmah yang diambil, tolong Biasakan jangan bercandaan mesum, karena bercandaan tersebut akan menjadi kebiasaan yg dibawa terus menerus sampe dewasa,” tulisnya di X.

6. Melanie Subono

sederet artis tanggapi kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI (Instagram.com/melaniesubono)

Melanie Subono juga ikut bersuara. Ia mengajak para perempuan untuk lebih sadar bahwa segala bentuk perlakuan yang menimbulkan rasa tidak nyaman sudah termasuk pelecehan. Menurutnya, tindakan seperti meminta foto seksi, memanggil dengan cara tidak menyenangkan, hingga bercandaan tentang tubuh yang kerap dianggap biasa di tongkrongan, juga merupakan bentuk pelecehan.

“Atas apa yang terjadi di Ul. Cewek2 terutama plis SEBAR dan SAVE tulisan atau video gue ini dan DENGARKAN BAIK2. Kita harus sadar apapun yang membuat kita tidak nyaman itu sudah masuk pelecehan. Saat ada cowok MINTA DIKIRIMIN FOTO SEKSI atau memanggil dengan cara tidak menyenangkan, dll itu pun sudah pelecehan. Apalagi termasuk BERCANDA mengenai TUBUH yang sangat umum di tongkrongan dll,” tulis Melanie sebagai caption Instagram-nya.

Gak sampai di situ saja, Melanie juga mendorong korban untuk berani melapor, baik melalui pihak sekolah, kampus, maupun layanan pengaduan yang tersedia. Ia menegaskan bahwa apa pun yang terjadi bukanlah kesalahan korban dan pilihan berpakaian tidak pernah menjadi alasan bagi siapa pun untuk merendahkan atau melecehkan orang lain.

Editorial Team