Comscore Tracker

8 Lagu Rock Ini Terinspirasi Dari Kejadian Nyata yang Mengerikan

Ada lagu favoritmu?

Seni meniru kehidupan, dan kehidupan meniru seni. Karena kehidupan mengandung saat-saat kesedihan dan kegembiraan, hal-hal ini cenderung muncul dalam karya seni, termasuk lagu-lagu populer. Bahkan, terkadang kejadian tragis atau bencana diperlukan untuk beberapa lagu legendaris sebagai referensinya.

Kita semua tahu bahwa seks, narkoba, dan rock 'n roll adalah satu paket yang tidak terpisahkan layaknya selai, jeli, dan roti tawar. Namun terkadang hal-hal yang lebih mengerikan bisa menjadi inspirasi bagi lagu-lagu mereka. Berikut 8 lagu rock yang terinspirasi dari kejadian nyata yang mengerikan.

1. A Day In The Life - The Beatles

https://www.youtube.com/embed/usNsCeOV4GM

Semua orang pasti mengenal The Beatles, dan hampir semua orang menyukainya. Dari karir awal mereka dengan ciri khas rambut moptop hingga ke ranah psychedelic, The Beatles selalu memiliki hal yang baru untuk setiap selera musik yang berbeda. Dengan hamparan ide untuk setiap karyanya, The Bealtes juga turut menyertakan kejadian nyata dalam salah satu masterpiece mereka, A Day in the Life. Lagu ini terinspirasi oleh kecelakaan mobil yang tragis.

Dalam biografi karya Hunter Davies, John Lennon menjelaskan bahwa lirik pertama lagu itu, yang dimulai, “I read the news today oh boy/About a lucky man who made the grade” adalah tentang kematian Tara Brown, seorang sosialita London, pewaris kekayaan bir Guinness serta teman dari personil The Beatles dan Rolling Stones.

Brown mengendarai mobil sport-nya dengan kecepatan tinggi, dan diduga gagal melihat perubahan lampu merah sehingga bertabrakan dengan truk yang diparkir. Dia meninggal karena luka-lukanya pada hari berikutnya. Lennon memang tidak 100% memasukkan kecelakaan tersebut ke dalam lagu ini, karena McCartney sendiri membantunya dan menambahkan beberapa unsur drugs ke dalamnya. Walaupun demikian lagu ini tetap menakutkan, bahkan sebelum selesai tepat pada waktunya.

2. Peace Frog - The Doors

https://www.youtube.com/embed/22GEvDupWGo

The Doors berhasil menyatukan blues, jazz, dan rock 'n roll murni di bawah suara khas yang dimiliki Jim Morrison, menjadikannya salah satu band rock terbesar sepanjang masa. Morrison, seorang penyanyi-penulis lagu, pembuat film, dan penyair, sering berbicara tentang ketertarikannya pada budaya asli Amerika, yang diekspresikan dalam banyak karyanya termasuk lagu keluaran tahun 1970, Peace Frog.

Lagu berdurasi tiga menit dengan banyak kata "darah" itu memang dinyanyikan dengan suka cita. Namun saat bagian "Indians scattered on dawn's highway bleeding/Ghosts crowd the young child's fragile eggshell mind," Morrison membawakannya seperti membaca puisi dengan nada serius.

Ceritanya, lirik-lirik ini diilhami oleh kecelakaan mobil yang melibatkan sekelompok orang Indian yang ditemui keluarga Morrison di jalan raya saat berusia empat tahun. Morrison, yang masih kecil pada waktu itu, merasa bahwa hantu-hantu orang Indian menetap di jiwanya. Kecelakaan itu sangat memengaruhi Morrison, dan ia akan terus merujuk insiden itu berkali-kali dalam hidupnya, menggambarkan adegan itu dengan mengerikan, seperti yang ia lakukan dalam lagu Peace Frog.

3. Adam's Song - Blink 182

https://www.youtube.com/embed/2MRdtXWcgIw

Band punk-pop, Blink-182, memang terkenal dengan ketidakseriusan dalam karirnya. Mereka pernah berlari telanjang melalui set video musik dan menyanyikan lagu-lagu konyol tentang panggilan telepon prank. Tetapi trio California ini tetap memiliki sisi yang serius juga, dan sisi itu diekspresikan dalam hit tahun 2000 mereka, Adam's Song.

Dengan lirik seperti, "I’m too depressed to go on/You’ll be sorry when I’m gone," tidak sulit untuk mengetahui inspirasi di balik lagu ini. Menurut artikel Washington Post tahun 2004, lagu ini ditulis setelah band menerima surat bunuh diri dari seorang fans. Untungnya, fans tersebut selamat dari upaya bunuh dirinya.

Tetapi sebuah ironi terjadi saat Greg Barnes, seorang siswa sekolah menengah berusia 17 tahun yang telah menyaksikan kengerian dari pembantaian SMA Columbine, menggantung dirinya di garasinya dengan lagu Adam's Song yang diputar di CD. Mark Hoppus kemudian memberi tahu MTV bahwa dia sedih mendengar berita bunuh diri tersebut, dan menegaskan kembali bahwa inti dari lagu ini adalah tentang mengatasi depresi dan pikiran untuk bunuh diri, bukan untuk menyerah padanya.

Baca Juga: Menenangkan, 7 Lagu KPop Ini Cocok untuk Menemani Galau dan Tidurmu!

4. Nebraska - Bruce Springsteen

https://www.youtube.com/embed/iir_xAbt-ak

Seperti rekannya yang kurus, Bob Dylan, Bruce Springsteen tidak asing dengan menulis lirik yang puitis. Dan dalam lagu solonya tahun 1982, Nebraska, Springsteen dengan berani mengambil sudut pandang seorang pembunuh berantai.

Saat menyanyikan "I saw her standin’ on her front lawn just a twirlin’ her baton / Me and her went for a ride, sir ... and 10 innocent people died,” Springsteen seperti menyalurkan suara sang pembunuh berantai, Charles Starkweather, yang membunuh 11 orang di Nebraska dan Wyoming pada akhir 50-an.

Starkweather melakukan 10 dari 11 pembunuhan dengan pacarnya, Caril Ann Fugate. Itulah sebabnya Springsteen menyinggung 10 pembunuhan, bukan 11, dalam lagu itu. Springsteen terinspirasi untuk menulis lagu setelah menonton film Badlands tahun 1973, yang secara tidak langsung didasarkan pada pembunuhan Starkweather.

5. Tears In Heaven - Eric Clapton

https://www.youtube.com/embed/JxPj3GAYYZ0

Eric Clapton, sang slowhand dari Inggris yang memulai ketenarannya dengan band Cream, dinobatkan sebagai gitaris terbesar kedua sepanjang masa versi majalah Rolling Stone. Lagu-lagu hitnya seperti Layla dan Cocain memang kental akan nuansa psychedelic, namun tidak ada yang bisa mengalahkan lagu paling emosional miliknya, Tears in Heaven.

Dalam lagu itu Clapton menceritakan putranya, Conor, yang baru berusia empat tahun ketika ia jatuh dari lantai ke-53 di salah satu apartemen kota New York pada tahun 1991. Lirik-lirik seperti "Would you know my name / If I saw you in heaven?” dan “I must be strong / And carry on / ‘Cause I know I don’t belong / Here in heaven” menunjukkan kesedihan intens Clapton setelah kecelakaan itu. Sejak saat itu ia mengatakan bahwa lagu ini berfungsi sebagai sarana untuk menyalurkan kesedihannya

6. Polly - Nirvana

https://www.youtube.com/embed/u24P2XiDGIY

Frontman Nirvana, Kurt Cobain, memang dikenal memiliki obsesi dengan semua hal aneh. Salah satu lagu Nirvana yang paling populer, Smells Like Teen Spirit, adalah lagu alternatif untuk kecemasan remaja, yang inspirasinya didapat dari merek deodoran wanita. Dari sekian banyak lagunya, Polly bisa dibilang sebagai lagu mereka yang memiliki latar belakang paling mengerikan.

Lagu akustik yang lembut itu diilhami oleh artikel dalam surat kabar yang dibaca Cobain, tentang seorang gadis berusia 14 tahun yang diculik, diperkosa, dan disiksa dengan obor oleh pemerkosa berantai bernama Gerald Arthur Friend pada tahun 1987. Mirip dengan apa yang Springsteen lakukan dalam Nebraska, Cobain mengambil perspektif Friend dalam menulis lagu, dan hampir memanusiakannya melalui nada dan lirik yang santai.

7. Sunday Bloody Sunday - U2

https://www.youtube.com/embed/EM4vblG6BVQ

U2 adalah salah satu band rock terkenal di era modern ini. Band asal Irlandia itu memang telah aktif sejak tahun 1976, dan mengeluarkan hit demi hit, Sunday Bloody Sunday menjadi salah satunya.

Dalam sebuah artikel Rolling Stone tahun 2010, vokalis U2, Bono, merefleksikan inspirasi untuk lagunya tersebut dari peristiwa tragis yang terjadi di kota Derry, Irlandia pada pagi hari 30 Januari 1972. Di tengah-tengah "The Troubles," konflik etno-nasionalis di Irlandia Utara yang berlangsung selama empat dekade, pasukan Angkatan Darat Inggris menembaki sekelompok pemrotes hak-hak sipil yang tidak bersalah dan tidak bersenjata, menewaskan 14 di antaranya, termasuk tujuh remaja.

Peristiwa ini dikenal sebagai "Bloody Sunday" dan selamanya akan menjelma dalam lagu U2 ini dengan nama yang hampir sama. Setelah kamu mengetahui kisah nyata di balik lagu ini, lirik seperti "Bodies strewn across the dead end street," yang dinyanyikan oleh Bono dalam lolongan khasnya, cukup untuk membuat tulang belakangmu menggigil.

8. Jeremy - Pearl Jam

https://www.youtube.com/embed/MS91knuzoOA

Pearl Jam adalah salah satu dari empat raja grunge di tahun 90-an. Salah satu lagu debut mereka, Jeremy, terkenal karena dinyanyikan dengan amarah yang sangat menghantui. Lagu ini ditulis berdasarkan seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun bernama Jeremy yang menembak dirinya sendiri di depan teman-teman sekelasnya, di sebuah sekolah menengah Texas pada tahun 1991.

Frontman Pearl Jam, Eddie Vedder, langsung menulis lagu setelah membaca kejadian tersebut di sebuah artikel surat kabar. Seperti ceritanya, bocah itu meninggalkan kelas, kembali dengan sebuah revolver .357 Magnum, berjalan ke depan kelas, memasukkan laras pistol ke dalam mulutnya dan menarik pelatuknya.

Lirik berulang "Jeremy spoke in class today" adalah metafora yang menyinggung fakta bahwa teman sekelas Jeremy menggambarkannya sebagai bocah yang pendiam. Mungkin kamu akan lebih merinding jika melihat mata Vedder dalam video musik Jeremy ini.

Nah itu tadi 8 lagu rock yang terinspirasi dari kejadian nyata yang mengerikan. Apapun kejadian buruk yang pernah terjadi, jadikan itu sebagai pelajaran agar tidak terulang lagi di masa yang akan mendatang.

Baca Juga: Ini 5 Nominasi "Lagu Original Terbaik" Oscar 2019, Mana Jagoanmu?

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

You can read my other articles on Qureta.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya