Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Suaraga Fest 2026 Digelar di Solo, Gabungkan Wellness dan Budaya

Suaraga Fest 2026 Digelar di Solo, Gabungkan Wellness dan Budaya
Konferensi pers "Suaraga" di Houm Yoga, Jakarta, Kamis (4/6/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Intinya Sih
  • Suaraga Fest 2026 akan digelar di Taman Balekambang, Solo pada 4–5 Juli 2026, menggabungkan musik, wellness, budaya, dan pasar kreatif dalam satu ruang pengalaman terpadu.
  • Festival ini lahir dari kolaborasi Vindes Corp, Boss Creator, dan Mad Haus dengan konsep utama Suara, Karya, dan Raga yang mencerminkan keseimbangan antara hiburan dan gaya hidup sehat.
  • Wali Kota Solo mendukung penuh acara ini sebagai langkah memperkuat ekonomi kreatif serta membangun citra Solo sebagai Wellness City dengan dukungan penampilan musisi seperti Maliq & D’Essentials.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Festival yang memadukan musik, wellness, budaya, hingga pasar kreatif siap hadir di Kota Solo. Suaraga Fest 2026, yang menjadi hasil kolaborasi tiga entitas kreatif, yakni Vindes Corp, Boss Creator, dan Mad Haus, ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat urban sekaligus memperkenalkan wajah baru Kota Solo.

Digelar di Taman Balekambang, Surakarta, pada 4-5 Juli 2026, Suaraga tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga mengajak pengunjung menikmati gaya hidup sehat, budaya lokal, hingga berbagai aktivitas kreatif dalam satu ruang yang terintegrasi.

1. Suaraga 2026 bakal hadirkan beragam pengalaman sekaligus

Suaraga 2026 bakal hadirkan beragam pengalaman sekaligus.jpg
Konferensi pers "Suaraga" di Houm Yoga, Jakarta, Kamis (4/6/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Co-Founder & CBO Vindes, Laksamana Satrio, menjelaskan bahwa nama Suaraga lahir dari tiga elemen utama yang menjadi fondasi festival tersebut, yaitu suara, karya, dan raga.

"Suaraga itu adalah tiga keyword sebenarnya: Suara, Karya, dan Raga. Kebetulan, ketiga hal ini merepresentasikan tiga entitas kami. Mad Haus dengan media dan suaranya, Boss Creator lewat Pestapora dan berbagai event lainnya melalui karyanya, dan kami (Vindes) mencoba mengisi raganya," kata Laksamana saat konferensi pers di Houm Yoga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, ketiga unsur tersebut kemudian diramu menjadi sebuah festival yang menawarkan pengalaman yang lebih luas dibanding sekadar acara musik biasa.

"Jadi kalau ditanya apakah Suaraga menggambarkan identitas tersebut, kami rasa cukup tergambarkan lewat Suara, Karya, dan Raga," lanjutnya.

2. Alasan Suaraga Fest diselenggarakan di Kota Solo

Alasan Suaraga Fest diselenggarakan di Kota Solo.jpg
Konferensi pers "Suaraga" di Houm Yoga, Jakarta, Kamis (4/6/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Dalam kesempatan yang sama, Laksamana mengungkap alasan pihaknya memilih Solo sebagai kota pertama penyelenggaraan Suaraga. Menurutnya, Solo memiliki karakter yang selaras dengan semangat festival yang mengedepankan keseimbangan hidup dan pengalaman yang lebih bermakna.

"Solo sudah dikenal dengan julukan Spirit of Java dan gaya hidup slow living-nya. Ketika orang-orang mulai lelah dengan hiruk-pikuk kehidupan kota besar, mereka memilih datang ke Solo," ungkap Laksamana.

Ia menjelaskan bahwa Suaraga hadir bukan hanya untuk mendatangkan wisatawan, tetapi juga menciptakan pengalaman baru yang membuat orang memiliki alasan lebih kuat untuk datang ke Solo.

"Kami ingin menggeser citra Solo yang selama ini dikenal sebagai destination-based tourism menjadi experience-based tourism melalui konsep Suaraga," tambahnya.

Selain itu, konsep wellness yang diusung festival ini juga diharapkan dapat memperkuat identitas Solo sebagai kota yang nyaman untuk hidup dan berkembang.

"Kami ingin memperkenalkan konsep wellness di Kota Solo kepada masyarakat urban dan masyarakat Indonesia secara umum, sekaligus menciptakan pengalaman wellness yang berbasis budaya lokal Solo," tutur Laksamana.

3. Mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Solo

Mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Solo.jpg
Konferensi pers "Suaraga" di Houm Yoga, Jakarta, Kamis (4/6/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Suaraga Fest 2026 juga mendapat dukungan dari Wali Kota Surakarta, Respati Ardianto. Menurutnya, festival seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam membangun pusat ekonomi baru melalui sektor kreatif.

"Semangat kami adalah menghadirkan pusat ekonomi baru di tengah kondisi ekonomi saat ini, dan salah satunya melalui industri kreatif. Ke depan kami juga ingin membangun city branding baru, yaitu sebagai Wellness City," ujar Respati.

Dukungan serupa datang dari grup musik Maliq & D'Essentials yang akan tampil di festival tersebut. Vokalis Angga Puradiredja menilai konsep wellness memiliki keterkaitan dengan pengalaman yang selama ini dibangun oleh bandnya saat tampil di atas panggung.

"Maliq dari awal, ini juga dari orang-orang ya, it's all about experience. Jadi kalau nonton Maliq tuh mereka dapet experience-nya, karena kita dari awal bukan hanya nyanyi aja tapi di situ ada koreografi, ada lifestyle, entertainment. Jadi orang suka nonton Maliq tuh kadang ada yang ngerti lagunya, gua suka nyanyi, tapi ada yang ga ngerti lagunya tapi gue joget deh, ada yang ga ngerti dua-duanya tapi lifestyle-nya gua suka," ujarnya.

Suaraga Fest 2026 akan berlangsung pada 4-5 Juli 2026 di Taman Balekambang, Solo, dengan menghadirkan sejumlah musisi, antara lain MALIQ & D'Essentials, SORE, Nadhif Basalamah, Silampukau, Fanny Soegi, ALI, hingga Ucup Pop. Tiket Suaraga 2026 dijual dengan harga mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1 juta, dan sudah bisa dibeli melalui Loket.com.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N

Related Articles

See More