Supergirl vs. Superman, Siapa yang Lebih Kuat?

- Film Supergirl (2026) menghadirkan Kara Zor-El bersama Krypto dan menampilkan Superman sebagai kameo, menjadi bagian penting dari kelanjutan DC Universe setelah film Superman (2025).
- Supergirl dan Superman memiliki kekuatan hampir setara, namun perbedaan karakter membuat Kara lebih agresif sementara Clark lebih berpengalaman dalam mengendalikan emosi serta kekuatannya.
- Meski keduanya sama-sama tangguh, DCU saat ini menempatkan Superman sedikit unggul karena pengalaman dan kontrol diri yang matang dibandingkan Supergirl yang masih emosional dan impulsif.
Supergirl (2026) menandai kembalinya sepupu Superman ke layar lebar setelah terakhir kali mendapatkan film solo pada 1984. Sebagai bagian dari DC Universe (DCU) sekaligus lanjutan dari Superman (2025), film ini mengikuti petualangan Kara Zor-El (Milly Alcock) bersama anjing setianya, Krypto, dalam perjalanan melintasi galaksi. Adapun, Supergirl juga menampilkan Superman (David Corenswet) sebagai kameo.
Setelah penantian panjang, fans DC akhirnya bisa menyaksikan interaksi duo Kryptonian ikonik dalam format film layar lebar yang sebelumnya lebih banyak diperlihatkan melalui serial televisi atau animasi. Kemunculan dan interaksi mereka pun memantik pertanyaan yang selalu menarik untuk dibahas ketika dua karakter ikonik berbagi layar, yaitu siapakah yang lebih kuat antara Supergirl dan Superman di DCU?
1. Supergirl dan Superman nyaris setara dalam hal kekuatan

Sudah menjadi fakta umum bahwa para Kryptonian telah dianugerahi kekuatan dari paparan sinar matahari kuning. Semakin lama mereka terpapar, maka semakin besar pula kekuatan yang dimiliki. Salah satu cara efektif untuk menghentikan para Kryptonian ialah menggunakan kryptonite, yaitu mineral radioaktif dari pecahan planet Krypton yang mampu melemahkan atau membunuh mereka.
Supergirl dan Superman memiliki kekuatan yang nyaris identik, mulai dari fisik super, mata laser, hingga napas beku. Versi DCU tampaknya juga mempertahankan kemampuan-kemampuan tersebut sebagaimana yang digambarkan dalam komik DC. Karena itu, jika hanya membandingkan kekuatan dasar, Supergirl dan Superman di DCU bisa dibilang cukup imbang.
2. Pengalaman hidup membentuk Supergirl menjadi pribadi yang keras

Superman, atau yang dikenal sebagai Clark Kent oleh manusia Bumi, tumbuh di bawah asuhan Jonathan dan Martha Kent yang penuh kasih sayang sehingga membentuknya menjadi sosok yang penuh empati. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Kara yang memiliki masa lalu kelam. Pengalaman traumatis ketika dia menyaksikan orang-orang yang dia sayangi meninggal sebelum kehancuran planet Krypton membuatnya tumbuh menjadi sosok yang keras kepala.
Jika suatu saat mereka berdua saling bertarung, Superman tetap harus berhati-hati terhadap sepupunya. Hal ini dikarenakan Supergirl memiliki sifat yang lebih keras dengan gaya bertarung yang lebih agresif ketimbang Superman. Apalagi, dalam Supergirl, dirinya diperlihatkan tak ragu membunuh Krem of the Yellow Hills (Matthias Schoenaerts) yang meracuni anjing kesayangannya dan membunuh ayah Ruthye (Eve Ridley).
3. Superman lebih berpengalaman dalam mengendalikan kekuatannya

Supergirl adalah sosok yang masih dibayangi trauma dan belum sepenuhnya dapat mengendalikan kekuatannya. Kondisi ini berbeda dengan Superman yang jauh lebih berpengalaman dalam menahan diri. Dalam Superman, sang Man of Steel terlihat benar-benar berhati-hati saat melawan monster yang mengamuk di kota Metropolis serta tidak membunuh Lex Luthor (Nicholas Hoult) meski dia memiliki kesempatan untuk melakukannya.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, masa kecil Clark yang dia habiskan bersama keluarga Kent membuatnya memahami arti penting kemanusiaan. Bahkan setelah dia mengetahui pesan terakhir kedua orangtua kandungnya yang memintanya untuk menaklukkan Bumi, Clark tetap menolak misi tersebut. Karena itulah, dalam duel antara Supergirl dan Superman, sang Man of Steel kemungkinan besar akan berusaha mencari cara untuk mengakhiri duel tanpa harus melukai sepupunya.
4. Prestasi Supergirl dan Superman sama-sama sulit dipandang sebelah mata

Usut punya usut, Supergirl dan Superman bisa dibilang cukup jarang saling bertarung dalam komik DC. Meski begitu, kedua penyintas Krypton ini sering diperlihatkan bertarung dalam berbagai adaptasi.
Film animasi Superman/Batman: Apocalypse (2010), misalnya, memperlihatkan sang Man of Steel yang mampu mengatasi Supergirl setelah ia dicuci otak oleh Darkseid meski sedikit kewalahan. Sementara itu, dalam game Injustice 2 (2017), Supergirl menjadi salah satu tokoh penting yang bergabung dengan kubu Batman demi menjatuhkan rezim Superman.
Secara pencapaian, Superman telah mengalahkan banyak supervillain yang tergolong overpowered, sebut saja Doomsday dan Darkseid. Namun, jika ditelusuri lebih lanjut, Supergirl sebenarnya juga memiliki satu pencapaian yang membuatnya dianggap lebih kuat dari sepupunya. Peristiwa ini terjadi dalam komik Crisis on Infinite Earths #7 (1985) saat Anti-Monitor—ancaman tingkat multiverse DC—mempermainkan hampir semua superhero, termasuk Superman, Girl of Steel berhasil merusak zirah sang supervillain sebelum akhirnya gugur secara heroik.
5. Sejauh ini di DCU, Superman masih sedikit unggul dari Supergirl

Kemunculan Supergirl dalam adaptasi live action terbaru kembali memunculkan perdebatan klasik mengenai siapa yang lebih kuat di antara duo Kryptonian tersebut. Walaupun DCU saat ini masih berada di fase awal, tidak menutup kemungkinan kita bakal melihat pertarungan perdana Supergirl vs. Superman di masa mendatang. Apalagi, Kara juga dipastikan kembali dalam film Superman: Man of Tomorrow (2027) yang disebut-sebut bakal menghadirkan Brainiac, supervillain paling ikonik dari komik DC, sebagai antagonis utama.
Rasanya cukup aman untuk menyimpulkan bahwa Superman masih layak ditempatkan sedikit di atas Supergirl dalam hierarki kekuatan DCU. Alasan kenapa sang Man of Steel lebih unggul bukan karena kekuatannya, melainkan karena pengalaman serta kontrol emosi yang lebih dewasa ketimbang sepupunya. Di sisi lain, sang Girl of Steel tetap dapat membuat Superman kewalahan karena keberaniannya mengambil tindakan ekstrem jika diperlukan.
Perjalanan DCU dalam mengadaptasi kisah-kisah menarik dari komik DC masih sangat panjang. Untuk saat ini, Superman masih menjadi karakter terkuat di semesta tersebut. Namun, bukan tidak mungkin Supergirl akan berkembang menjadi lebih kuat hingga mampu menggeser posisi Man of Steel sebagai karakter terkuat di DCU.


















